Empat Pilar Perkawinan yang Harus Diperhatikan

Khalifatul Ummah, S. Sy.

Kamis, 14 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi via pixabay.com

Ilustrasi via pixabay.com

Menikah tidak hanya sebatas mengubah status seseorang atau sekadar ganti status yang tertera di Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Tujuan dari pernikahan bukan pula untuk memuaskan hasrat manusiawi belaka. Lebih dari itu ada tujuan suci yang berguna sebagai benteng bagi manusia agar terhindar dari perkara keji.

Dengan begitu, setiap insan yang telah dipertemukan dengan jodohnya dan diikat dengan perjanjian suci melalui pernikahan, hendaknya cerdas merawat ikatan itu sendiri.

Disini penulis ingin berbagi tips merawat rumah tangga agar senantiasa dihiasi bunga-bunga cinta, dan selalu diberkahi.

Pertama, zawaj (berpasangan). Suami istri harus saling melengkapi dan saling kerjasama. Saling membutuhkan satu sama lain. Sebagaimana dalam Al Qur’an ” suami adalah pakaian bagi istri dan istri adalah pakaian bagi suami (QS. Al Baqarah:187). Perkawinan adalah menyatunya jiwa dan raga, tidak jiwa saja, pun tidak raga saja.

Baca Juga :  Tuhan, Alam, dan Manusia: Potret Pendidikan Anak Kampung

Kedua, Mitsaqan ghalidzan (perkawinan adalah ikatan yang kokoh). QS. An Nisa’:21. Suami istri Sama-sama berupaya dengan sungguh-sungguh untuk menjaga ikatan tersebut. Bukan satu menjaga dengan erat dan yang lainnya melemahkan.

Ketiga, Mu’asyarah bil ma’ruf (saling berbuat baik). Perkawinan dipelihara dengan sikap dan perilaku yang baik. Berusaha agar tidak pernah menyakiti, sehingga dua insan yang berpasangan saling merindu karena kebaikan pasangannya.

Baca Juga :  Knowledge by Presence: Menjangkau tentang “Barakah” yang Sesungguhnya

Keempat, Musyawarah sebagai cara sehat berkomunikasi dan mencari solusi, tidak bertindak apalagi mengambil keputusan sepihak. Terbiasa dengan musyawarah kita akan merasa saling membutuhkan.

Semoga bermanfaat, jika ada yang kurang silahkan dilengkapi di kolom komentar.

Berita Terkait

Inilah Fase Keindahan Hidup Umat Manusia
Sudah Waktunya Madura Naik Level
Berebut Tiket Cawabup Fauzi
Sedekah Sebagai Bukti Iman
Indonesia Negara Bersama
Mahluk Tuhan Paling Dahsyat
Pertumbuhan Demokrasi dan Kritisisme Publik 
Mengapa Suara Ganjar Anjlok?

Berita Terkait

Jumat, 17 Mei 2024 - 10:07 WIB

Inilah Fase Keindahan Hidup Umat Manusia

Rabu, 15 Mei 2024 - 14:19 WIB

Sudah Waktunya Madura Naik Level

Selasa, 14 Mei 2024 - 18:41 WIB

Berebut Tiket Cawabup Fauzi

Jumat, 10 Mei 2024 - 08:17 WIB

Sedekah Sebagai Bukti Iman

Senin, 25 Maret 2024 - 04:23 WIB

Indonesia Negara Bersama

Rabu, 20 Maret 2024 - 07:02 WIB

Mahluk Tuhan Paling Dahsyat

Kamis, 22 Februari 2024 - 13:01 WIB

Pertumbuhan Demokrasi dan Kritisisme Publik 

Kamis, 15 Februari 2024 - 16:26 WIB

Mengapa Suara Ganjar Anjlok?

Berita Terbaru

Inspirasi

Sejarah Hari Kebangkitan Nasional dan Relevansinya di Masa Kini

Senin, 20 Mei 2024 - 06:00 WIB

Shinta Faradina Shelmi (Foto: dokumen pribadi)

Opini

Mengutamakan Implementasi

Minggu, 19 Mei 2024 - 12:00 WIB

Khoirus Safi' (Foto: dokumen pribadi)

Opini

Kebodohan dan Ingin Diakui Tanpa Mengetahui

Minggu, 19 Mei 2024 - 09:00 WIB