Panen Raya Udang Vannamei, Presiden Prabowo: Sangat Menjanjikan

Redaksi Nolesa

Sabtu, 23 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo terlibat langsung bersama para pekerja lokal di tengah tambak udang vannamei (Foto: Istimewa)

Presiden Prabowo terlibat langsung bersama para pekerja lokal di tengah tambak udang vannamei (Foto: Istimewa)

KEBUMIN, NOLESA.COM – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto turun langsung mengikuti kegiatan panen raya udang vannamei di lokasi Budidaya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu, 23 Mei 2026.

Panen raya udang vannamei siklus ke-8 di BUBK Kebumen ini selain dihadiri Presiden Prabowo turut dihadir pula Bupati Kebumen Lilis Nuryani, Menko Pangan Zulkifli Hasan, Mensekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Wamen KP Didit Herdiawan Ashaf, Wamen Pertanian Sudaryono, Wamen Kemkomdigi Angga Raka Prabowo, hingga pimpinan dan anggota Komisi IV DPR RI.

Dalam panen raya udang vannamei ini Presiden Prabowo terlibat langsung berjibaku bersama para pekerja lokal di tengah tambak udang vannamei.

“Saya hadir menyaksikan panen raya udang, ini sudah tiga tahun dan hasilnya sudah tingkat tertinggi, tingkat dunia. Sangat menjanjikan,” ujar Presiden Prabowo, seperti dikutip InfoPublik.

Presiden Prabowo memastikan pemerintah terus mendorong produksi udang nasional, diantaranya melalui pembangunan budidaya terintegrasi di Waingapu seluas 2000 hektare, dan tambak udang di Sulawesi Utara seluas 200 hektare.

“Yang harus kita dukung adalah proyek yang produktif, yaitu menciptakan lapangan kerja, menghasilkan nilai tambah, menambah kekayaan bangsa indonesia, menambah penghasilan rakyat kita,” tegasnya.

Sememtara itu, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menyebut panen raya kali ini merupakan siklus ke-delapan sejak BUBK Kebumen diresmikan pada 2023. Seluruh hasil panen raya yang diperkirakan mencapai 80 ton, telah diserap pelaku usaha lokal dengan harga jual rata-rata 70.000 per kilogram.

Baca Juga :  SEMA PTKIN Dorong Perubahan SK Dirjen terkait Ormawa

Pihaknya memastikan tambak modern seluas 100 hektare ini terus berproduksi untuk mendukung peningkatan daya saing udang nasional di pasar global. Kegiatan budi daya udang di 139 petak produksi mengacu pada prinsip best practice, didukung fasilitas intake, tandon, saluran inlet dan outlet terpisah, kolam produksi, sampai IPAL yang ramah lingkungan.

“Ini semua hasil panen raya sekitar 80an ton untuk dieskpor. Ekspor udang kita itu paling besar ke Amerika, kemudian China dan Jepang,” ujar Menteri Trenggono.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Ajak Zulkifli Hasan Blusukan Pasar Rawamangun

Menilik data, nilai ekspor udang nasional mengalami peningkatan di 2025 dengan nilai mencapai USD1,87 miliar. Nilai itu lebih besar dari dari dua tahun sebelumnya di angka USD1,68 miliar (2024) dan USD1,73 miliar (2023).

Sebagai informasi, total luas BUBK Kebumen mencapai 100 hektare, dengan luas area terbangun 65 hektare diantaranya yang meliputi gedung perkantoran, serana prasana pendukung kegiatan budidaya, hingga kolam-kolam produksi yang jumlahnya 139 petak. Operasional BUBK Kebumen berhasil menyerap 645 orang tenaga kerja lokal. (*)

Penulis : Arif

Berita Terkait

Panglima Santri Nusantara Pimpin Apel HSN Ponpes Dar el Hikmah Riau
Menko PM Minta BUMN Optimalkan Aset Menganggur untuk Pemberdayaan Masyarakat
Menko PM Buka Jalan Perubahan Bansos 2027, Warga Rentan Jadi Sasaran Utama
Presiden Prabowo Lantik 26 Wantimpres, Salah Satunya Mantan Gubernur Jatim
Novita Hardini Dorong Kebijakan Industri Berkelanjutan
Influenza A Meluas, Neng Eem Dorong Penguatan Deteksi Dini dan Layanan Kesehatan
Said Abdullah: Evaluasi UU P2SK Perlu Didahulukan Sebelum Regulasi Baru
Novita Hardini Minta Rencana Ekspor Satu Pintu Dikaji Agar Tak Ganggu Industri

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:59 WIB

Panglima Santri Nusantara Pimpin Apel HSN Ponpes Dar el Hikmah Riau

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:42 WIB

Menko PM Minta BUMN Optimalkan Aset Menganggur untuk Pemberdayaan Masyarakat

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:31 WIB

Menko PM Buka Jalan Perubahan Bansos 2027, Warga Rentan Jadi Sasaran Utama

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:14 WIB

Presiden Prabowo Lantik 26 Wantimpres, Salah Satunya Mantan Gubernur Jatim

Senin, 28 September 2026 - 17:43 WIB

Novita Hardini Dorong Kebijakan Industri Berkelanjutan

Berita Terbaru

Bupati Fauzi mengenakan baju adat keraton dalam sebuah acara (Foto: Istimewa)

Daerah

Pemkab Sumenep Lestarikan Budaya Lewat Baju Adat Keraton

Kamis, 29 Okt 2026 - 07:07 WIB