SUMENEP, NOLESA.COM – Sorak tepuk tangan menggema di dalam GOR Pancasila, Surabaya, saat satu per satu pesilat terbaik Jawa Timur menunjukkan kemampuan mereka di arena pertandingan.
Di tengah ketatnya persaingan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Jawa Timur 2026, nama Kabupaten Sumenep kembali mencuri perhatian lewat penampilan atlet-atlet muda dari Ikatan Pencak Silat Indonesia Kabupaten Sumenep.
Adalah Fettum Muksin Alkatiri yang sukses mempersembahkan medali emas setelah tampil impresif sepanjang pertandingan. Dengan gerakan yang tenang namun penuh perhitungan, ia mampu menaklukkan lawan-lawannya hingga berdiri di podium tertinggi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Di sisi lain, perjuangan Arya Putra Fernanda juga tak kalah membanggakan. Setelah melalui pertandingan sengit dan penuh tekanan, Arya berhasil membawa pulang medali perak bagi kontingen Sumenep.
Bagi tim IPSI Sumenep, keberhasilan tersebut bukan sekadar capaian angka di papan klasemen. Prestasi itu menjadi hasil dari latihan panjang, disiplin, dan kerja keras para atlet serta pelatih yang selama ini berjuang membawa nama daerah di tingkat provinsi.
Pelatih Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Sumenep, Hidayatul Rohim, mengaku bersyukur atas pencapaian para atletnya. Menurutnya, hasil tersebut telah memenuhi target yang sebelumnya ditetapkan tim pelatih.
“Alhamdulillah pada Kejurprov kali ini atlet IPSI Kabupaten Sumenep bisa membawa pulang medali emas dan perak. Pencapaian ini sesuai dengan harapan kami, meski sebenarnya ada kesempatan untuk membawa pulang dua medali emas,” ujarnya, Jumat kemarin, 22 Mei 2026.
Ia menilai capaian tersebut menjadi bukti bahwa atlet-atlet pencak silat Sumenep memiliki kemampuan bersaing dengan daerah lain di Jawa Timur. Karena itu, pembinaan dan pengembangan atlet akan terus diperkuat agar prestasi serupa dapat terus dipertahankan.
Sementara itu, Ketua IPSI Kabupaten Sumenep, Santoso, menyampaikan rasa bangga atas perjuangan para atlet dan tim pelatih yang telah mengharumkan nama daerah.
“Terima kasih kepada seluruh pelatih dan tim yang telah bekerja keras sehingga atlet IPSI Sumenep mampu membawa pulang medali emas dan perak,” katanya.
Menurut Santoso, keberhasilan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi generasi muda di Kabupaten Sumenep untuk terus mengembangkan bakat di bidang olahraga, khususnya pencak silat yang merupakan bagian dari budaya bangsa.
Di balik medali yang dibawa pulang, tersimpan semangat dan harapan besar bahwa dari ujung timur Madura itu akan terus lahir pesilat-pesilat tangguh yang mampu bersaing di tingkat regional hingga nasional. (*)
Penulis : Rusydiyono









