Terinspirasi dari Gus Miek, Gus Thuba Dirikan ”Yakuza Manages”

Redaksi Nolesa

Kamis, 14 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nasional, NOLESA.COM – Organisasi masyarakat bernama “Yakuza Manages” tengah menjadi sorotan publik setelah resmi dideklarasikan di Kediri, Jawa Timur. Nama organisasi tersebut menuai perhatian lantaran identik dengan kelompok mafia asal Jepang, namun pendirinya menegaskan bahwa organisasi itu dibentuk untuk kegiatan sosial dan dakwah kemasyarakatan.

Sosok di balik pendirian Yakuza Manages diketahui adalah tokoh muda yang akrab disapa Gus Thuba. Ia disebut terinspirasi oleh gaya dakwah almarhum Gus Miek yang dikenal dekat dengan masyarakat akar rumput dan mengedepankan pendekatan humanis dalam menyampaikan pesan keagamaan.

Baca Juga :  Dipimpin Kiai Miftachul Akhyar dan Gus Yahya Presiden PKS Mengaku Siap Bersinergi dengan NU

Deklarasi organisasi tersebut digelar di Kediri pada Sabtu malam (9/5/2026) dan langsung ramai diperbincangkan di media sosial. Banyak warganet mempertanyakan alasan penggunaan nama “Yakuza”, yang selama ini lekat dengan organisasi kriminal di Jepang. Namun, Gus Thuba menegaskan bahwa istilah tersebut hanya dipakai sebagai simbol persaudaraan dan solidaritas antaranggotanya.

“Yang kami bangun adalah komunitas sosial, bukan kelompok kriminal. Kami ingin merangkul anak-anak muda agar punya ruang berkegiatan positif,” ujar Gus Thuba dalam keterangannya.

Menurutnya, Yakuza Manages hadir sebagai wadah silaturahmi, kegiatan sosial, hingga pemberdayaan masyarakat. Ia juga menyebut organisasinya banyak bergerak dalam kegiatan kemanusiaan dan penguatan solidaritas sosial di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Zikir dan Doa di Istana Merdeka sebagai Pembuka Rangkaian Peringatan HUT RI ke-77

Nama organisasi yang unik membuat Yakuza Manages cepat viral di berbagai platform digital. Sejumlah video deklarasi organisasi itu bahkan tersebar luas dan menuai beragam komentar dari publik. Meski demikian, pihak pendiri memastikan organisasi tersebut tetap berjalan sesuai aturan hukum dan nilai-nilai sosial kemasyarakatan.

Penulis : Wail Arrifki

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Dituntut 18 Tahun Penjara, Nadiem: Saya Tidak Menyesal
Ketum Perempuan Bangsa Minta Pelaku Kekerasan Seksual di Pati Tak Diberi Ampun
KPK Rilis LHKPN Terbaru Presiden Prabowo, Total Kekayaan Capai Rp 2,06 Triliun
Digugat ke PN Jakpus, Juri dan MC LCC Empat Pilar MPR RI Diminta Minta Maaf
Ketua Banggar DPR RI Pastikan APBN 2026 Masih Aman
Catatan Novita Hardini Terhadap Pengembangan KEK Kura-Kura Island
Hari Kebebasan Pers Sedunia, Ketua Dewan Pers Ajak Utamakan Berita Berkualitas
Arinna Premium Hijab Buktikan Kualitas Brand Lokal di Ajang Sedasa Summit

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:57 WIB

Terinspirasi dari Gus Miek, Gus Thuba Dirikan ”Yakuza Manages”

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:45 WIB

Dituntut 18 Tahun Penjara, Nadiem: Saya Tidak Menyesal

Kamis, 14 Mei 2026 - 02:48 WIB

Ketum Perempuan Bangsa Minta Pelaku Kekerasan Seksual di Pati Tak Diberi Ampun

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:31 WIB

KPK Rilis LHKPN Terbaru Presiden Prabowo, Total Kekayaan Capai Rp 2,06 Triliun

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:08 WIB

Digugat ke PN Jakpus, Juri dan MC LCC Empat Pilar MPR RI Diminta Minta Maaf

Berita Terbaru

Nasional

Dituntut 18 Tahun Penjara, Nadiem: Saya Tidak Menyesal

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:45 WIB

KOPRI PC PMII Sumenep menggelar Sosialisasi Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di MA Raudlah Najiyah, Lengkong (Foto: Istimewa)

Daerah

KOPRI Sumenep Kampanyekan Perlindungan Perempuan dan Anak

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:59 WIB