Dituntut 18 Tahun Penjara, Nadiem: Saya Tidak Menyesal

Redaksi Nolesa

Kamis, 14 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nasional, NOLESA.COM – Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim, mengaku tidak pernah menyesal pernah bergabung dalam pemerintahan meski kini menghadapi tuntutan hukuman 18 tahun penjara dalam perkara yang menjeratnya.

Pernyataan tersebut disampaikan Nadiem usai menjalani persidangan. Dalam keterangannya, ia mengaku tetap menghargai kesempatan yang pernah diberikan kepadanya untuk mengabdi kepada negara melalui kabinet pemerintahan.

Baca Juga :  Menkomdigi Perkenalkan PP TUNAS ke ITU

“Saya tidak pernah menyesal bergabung dalam pemerintah,” ujar Nadiem usai sidang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski demikian, Nadiem mengaku merasa sedih dan terpukul atas tuntutan berat yang kini dihadapinya. Ia menyebut perjalanan yang dijalani selama proses hukum berlangsung menjadi pengalaman yang tidak mudah.

Jaksa penuntut umum sebelumnya menuntut Nadiem dengan hukuman 18 tahun penjara. Tuntutan tersebut dibacakan dalam sidang lanjutan yang digelar di pengadilan terkait kasus dugaan korupsi yang menyeret namanya.

Baca Juga :  Hati-hati ASN Kemenag, Dengan Aplikasi ini Keaktifannya Mudah Dideteksi

Dalam persidangan, jaksa menilai terdakwa terbukti terlibat dalam tindak pidana sebagaimana dakwaan yang diajukan. Sementara pihak kuasa hukum Nadiem menegaskan akan melakukan pembelaan dan menyebut kliennya akan menghormati seluruh proses hukum yang berjalan.

Baca Juga :  Bersama PM Australia Presiden Jokowi Ingin Perkuat Sektor ini

Kasus yang menjerat mantan bos Gojek itu menjadi perhatian publik lantaran Nadiem selama ini dikenal sebagai figur muda yang berhasil membangun perusahaan teknologi besar sebelum masuk ke pemerintahan.

Sidang perkara tersebut dijadwalkan masih akan berlanjut dengan agenda pembacaan nota pembelaan atau pleidoi dari pihak terdakwa dalam waktu dekat.

Penulis : Wail Arrifki

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Panglima Santri Nusantara Pimpin Apel HSN Ponpes Dar el Hikmah Riau
Menko PM Minta BUMN Optimalkan Aset Menganggur untuk Pemberdayaan Masyarakat
Menko PM Buka Jalan Perubahan Bansos 2027, Warga Rentan Jadi Sasaran Utama
Presiden Prabowo Lantik 26 Wantimpres, Salah Satunya Mantan Gubernur Jatim
Novita Hardini Dorong Kebijakan Industri Berkelanjutan
Influenza A Meluas, Neng Eem Dorong Penguatan Deteksi Dini dan Layanan Kesehatan
Said Abdullah: Evaluasi UU P2SK Perlu Didahulukan Sebelum Regulasi Baru
Novita Hardini Minta Rencana Ekspor Satu Pintu Dikaji Agar Tak Ganggu Industri

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:59 WIB

Panglima Santri Nusantara Pimpin Apel HSN Ponpes Dar el Hikmah Riau

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:42 WIB

Menko PM Minta BUMN Optimalkan Aset Menganggur untuk Pemberdayaan Masyarakat

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:31 WIB

Menko PM Buka Jalan Perubahan Bansos 2027, Warga Rentan Jadi Sasaran Utama

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:14 WIB

Presiden Prabowo Lantik 26 Wantimpres, Salah Satunya Mantan Gubernur Jatim

Senin, 28 September 2026 - 17:43 WIB

Novita Hardini Dorong Kebijakan Industri Berkelanjutan

Berita Terbaru

Bupati Fauzi saat diwawancarai usai apel HSN 2026 (Foto: NOLESA.COM)

Daerah

Bupati Sumenep Terus Perkuat Kolaborasi dengan Pesantren

Jumat, 23 Okt 2026 - 07:00 WIB