Puisi-puisi Khairul Yaqin

Redaksi Nolesa

Senin, 28 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puisi-puisi Khairul Yaqin (ilustrasi/ist/nolesa.com)

Puisi-puisi Khairul Yaqin (ilustrasi/ist/nolesa.com)

Laut yang Terluka

Seperti senja yang terluka,

Bergeming saat angin membawa duka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di balik tembok itu, laut menangis sunyi

Karena kebebasan kini dibatasi oleh tanah.

Riak adalah jeritan yang terpendam,

Bukan gelombang, melainkan rindu yang hilang.

Namun pagar itu tetap berdiri angkuh dan terdiam,

Baca Juga :  Puisi-Puisi Safrina Muzdhalifah

Menutup telinga dari tangisan alam yang pastah.

Annnuqayah 2025

Suara Mereka

Diatas laut mereka menanam,

Bambu-bambu serupa belati.

Menusuk laut,

Menjadi sekat, menjadi peti.

Nelayan merintih,

Berharap suara mereka terdengar.

Annuqayah 2025

Laut yang Terpenjara

Katanya, pelindung.

Tapi bagi siapa?

Laut yang dulu dekapan ibu,

Kini dipagari tangan-tangan tamak.

Baca Juga :  Bincang Kopi

Gelombang menangis,

Perahu kecil tersesat sendiri.

Jalan buntu, ikan hilang

Di balik dinding rakus berduri.

Annuqayah 2025

Congkak…

Di mana janji laut yang adil?

Pantai yang memeluk semua

Pagar-pagar berdiri congkak

Memecah rezeki, mengusir doa.

Tak buta, tak lupa

Annuqayah 2025

Lidah Sungai yang Terkunci

Sungai dulu sering berbisik lembut,

Baca Juga :  Puisi-puisi Ilham Jayadi-Madura

Kini terbungkam oleh beton yang menutup mulut

Pohon berdiri teguh,

Telah roboh, jatuh oleh keegoisan yang menanjak

Khairul Yaqin Lahir di Sumenep, Santri Pp. Annuqayah daerah Lubangsa dan Mahasiswa universitas Annuqayah sekaligus Pustakawan Lubangsa.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Puisi-puisi Amanda Amalia Putri
Puisi-Puisi Moh Sulthanul Ulum
Puisi-puisi Nihalun Nada
Puisi-puisi Adzkia Fahdila Khairunisa
Puisi-puisi Amanda Amalia Putri
Puisi-puisi Ahmad Rizal
Puisi-puisi Nihalun Nada
Puisi-puisi Khalil Satta Èlman

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:38 WIB

Puisi-puisi Amanda Amalia Putri

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:36 WIB

Puisi-Puisi Moh Sulthanul Ulum

Minggu, 26 April 2026 - 15:24 WIB

Puisi-puisi Nihalun Nada

Senin, 22 Desember 2025 - 12:29 WIB

Puisi-puisi Adzkia Fahdila Khairunisa

Selasa, 16 Desember 2025 - 18:18 WIB

Puisi-puisi Amanda Amalia Putri

Berita Terbaru

(for NOLESA.COM)

Opini

Ketika Suara dan Wajah Tak Lagi Bisa Dipercaya

Kamis, 4 Jun 2026 - 19:58 WIB

(for NOLESA.COM)

Esai

Refleksi Self-love dan Feminisme dari Anne with an E

Kamis, 4 Jun 2026 - 18:26 WIB

(for NOLESA.COM)

Esai

Jantung Batik Solo

Kamis, 4 Jun 2026 - 17:44 WIB