JMSI Sumenep Dorong Kemitraan dengan Polresta Lebih Terbuka dan Profesional

Redaksi Nolesa

Rabu, 29 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua JMSI Sumenep Supanji bersama Kapolresta Sumenep Kombes Pol. Ariek Indra Sentanu (Foto: Istimewa)

Ketua JMSI Sumenep Supanji bersama Kapolresta Sumenep Kombes Pol. Ariek Indra Sentanu (Foto: Istimewa)

SUMENEP, NOLESA.COM – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kabupaten Sumenep mendorong penguatan kemitraan antara kepolisian dan insan pers melalui komunikasi yang lebih terbuka, profesional, dan saling menghargai.

Masukan tersebut disampaikan JMSI saat bersilaturahmi dengan Kapolresta Sumenep Kombes Pol. Ariek Indra Sentanu beserta jajaran di Sekretariat JMSI Sumenep, Jalan Sultan Abdurrahman Gang V Nomor 13, Kota Sumenep, Rabu, 29 Juli 2026.

Ketua JMSI Kabupaten Sumenep, Supanji, mengatakan hubungan antara kepolisian dan media tidak cukup dibangun melalui komunikasi formal. Menurutnya, kemitraan harus ditopang keterbukaan informasi dan pemahaman terhadap fungsi masing-masing pihak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pertemuan tersebut, JMSI menyampaikan sejumlah catatan terkait pengalaman peliputan yang dinilai perlu menjadi bahan evaluasi bersama.

“Kami ingin menyamakan persepsi tentang makna bermitra. Ada dua peristiwa yang menyakitkan jurnalis Sumenep, mulai dari rilis penemuan kokain hingga peresmian Polresta. Hal-hal seperti ini harus menjadi evaluasi bersama agar tidak terulang,” kata Supanji.

Baca Juga :  OJK dan LSAI Perkuat Literasi Keuangan Pemuda Sumenep

Ia menilai media memiliki posisi strategis sebagai mitra kepolisian dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Karena itu, akses terhadap informasi dan pelibatan wartawan dalam kegiatan kepolisian perlu diperkuat.

Selain akses peliputan, Supanji menyoroti pola kerja kehumasan Polresta Sumenep. Ia berharap penyampaian informasi kepada media dapat dilakukan lebih cepat, terbuka, dan memberikan ruang bagi wartawan untuk mengembangkan informasi sesuai kaidah jurnalistik.

“Alhamdulillah sekarang humas sudah dijabat Plt. Kalau masih tetap yang lama, rekomendasi kami memang diganti. Rilis yang dibagikan seharusnya berupa materi, bukan langsung menjadi berita, bahkan beberapa kali kami cek di grup mitra humas hasil AI. Sesekali ajak kami ke lapangan supaya informasi yang diterima lebih utuh,” ujarnya.

Menurut Supanji, keterlibatan wartawan secara langsung dalam kegiatan di lapangan penting untuk memperoleh informasi yang lebih lengkap. Dengan demikian, pemberitaan yang dihasilkan tidak hanya informatif, tetapi juga dapat memberikan gambaran yang lebih utuh kepada masyarakat.

Baca Juga :  DPRD Sumenep Dorong Pemdes Kreatif Menyikapi Pemangkasan Pagu DD

Menanggapi masukan tersebut, Kapolresta Sumenep Kombes Pol. Ariek Indra Sentanu mengapresiasi keterbukaan JMSI dalam menyampaikan kritik dan saran. Ia menegaskan bahwa masukan dari insan pers akan menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki komunikasi publik kepolisian.

“Kita harus open minded, tidak boleh anti kritik, dan harus mau belanja masalah. Itu bagian dari komunikasi yang baik,” tegasnya.

Ariek mengakui masih terdapat sejumlah hal yang perlu dibenahi, khususnya dalam bidang kehumasan dan komunikasi dengan media. Karena itu, pihaknya tengah memperkuat sistem agar pelayanan informasi kepada masyarakat dapat berjalan lebih baik.

“Terutama dalam konteks komunikasi publik dan berkomunikasi dengan teman-teman media, itu sudah menjadi PR kami. Berikan kami ruang dan waktu karena fondasinya sedang kami perkuat dan sistemnya sedang kami benahi,” katanya.

Baca Juga :  BPRS Bhakti Sumekar MoU dengan DPMD Dalam Penguatan BUMDes dan Koperasi Merah Putih

Menurut Ariek, media memiliki peran penting dalam membantu kepolisian menyampaikan informasi kepada masyarakat. Karena itu, hubungan antara kedua pihak perlu dibangun melalui komunikasi dan kolaborasi yang berkelanjutan.

“Polisi sangat membutuhkan dukungan teman-teman media. Kita tidak bisa besar kalau teman-teman media tidak mendukung. Mereka butuh informasi, maka kita juga jangan pelit memberikan informasi,” ungkapnya.

Ia memastikan seluruh masukan yang disampaikan JMSI akan dirangkum dan menjadi bahan evaluasi internal. Ariek berharap komunikasi antara Polresta Sumenep dan insan pers ke depan semakin intensif sehingga mampu menghadirkan informasi yang cepat, akurat, dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Kalau ada salah kata, kekhilafan, atau kebijakan yang kurang tepat, tolong ingatkan saya. Semua masukan akan kami rangkum dan evaluasi untuk perbaikan ke depan,” pungkasnya. (*)

Penulis : Rusydiyono

Berita Terkait

Daftar Anggota DPRD Partai Hanura di Madura
Mengapa Purbaya Dipecat? Ini Kata Ekonom
Elektabilitas PAN Capai 5,6 Persen, BM PAN Dorong Kader Perkuat Kerja Nyata
Bupati Ipuk Perkuat Pendidikan Spiritual Lewat Insentif Guru Rohani
Novita Hardini Dorong Hilirisasi Komoditas Pertanian dan Penguatan UMKM di Tapanuli Utara
Dandim Sumenep Pastikan Pembangunan Jembatan Belimbing Lanjuk Berjalan Sesuai Tahapan
Kemenag Sumenep Perkuat Peran Pengawas PAI untuk Tingkatkan Mutu Pembelajaran dan Karakter Siswa
Pemkab Bangkalan Perkuat Pendapatan Daerah dan Validasi DTSEN

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 20:18 WIB

Daftar Anggota DPRD Partai Hanura di Madura

Senin, 14 September 2026 - 19:52 WIB

Mengapa Purbaya Dipecat? Ini Kata Ekonom

Senin, 14 September 2026 - 14:59 WIB

Elektabilitas PAN Capai 5,6 Persen, BM PAN Dorong Kader Perkuat Kerja Nyata

Rabu, 9 September 2026 - 00:38 WIB

Bupati Ipuk Perkuat Pendidikan Spiritual Lewat Insentif Guru Rohani

Rabu, 9 September 2026 - 00:01 WIB

Dandim Sumenep Pastikan Pembangunan Jembatan Belimbing Lanjuk Berjalan Sesuai Tahapan

Berita Terbaru

Politik

Daftar Anggota DPRD Partai Hanura di Madura

Senin, 14 Sep 2026 - 20:18 WIB

Nasional

Mengapa Purbaya Dipecat? Ini Kata Ekonom

Senin, 14 Sep 2026 - 19:52 WIB