DPRD Sumenep Dorong Pemdes Kreatif Menyikapi Pemangkasan Pagu DD

Redaksi Nolesa

Selasa, 10 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DPRD Sumenep Dorong Pemdes Kreatif Menyikapi Pemangkasan Pagu DD (Foto: Ist)

DPRD Sumenep Dorong Pemdes Kreatif Menyikapi Pemangkasan Pagu DD (Foto: Ist)

SUMENEP, NOLESA.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep mengajak pemerintah desa untuk berbenah dalam mengelola keuangan desa.

Seruan ini disampaikan anggota Komisi I DPRD Sumenep Hairul Anwar sebagai respons terkait pemangkasan pagu Dana Desa sekitar 60 hingga 70 persen.

Politikus PAN Sumenep ini mengajak pemerintah desa agar tidak terus bergantung pada transfer anggaran dari pemerintah pusat.

Menurut dia, pemangkasan pagu DD tersebut jangan dianggap sebagai hambatan dalam membangun desa. Tetapi jadikan sebagai tantangan untuk terus berkreasi demi untuk memajukan desa.

“Desa bersama pemerintah kabupaten pada dasarnya diharapkan mampu berdiri secara finansial tanpa ketergantungan berlebih pada pemerintah pusat,” ujar Hairul, Selasa, 10 Februari 2026.

Hairul menuturkan bahwa kemandirian fiskal menjadi faktor penting agar pembangunan desa tetap berkelanjutan meski dukungan anggaran dari pusat berkurang.

Baca Juga :  Stafsus Wapres dan Bupati Ra Fauzi Bahas ini

Dia mengungkapkan, selama ini ketergantungan desa terhadap dana transfer masih sangat tinggi. Di Kabupaten Sumenep, sekitar 95 persen anggaran desa disebut masih bersumber dari pemerintah pusat, baik melalui Dana Desa (DD) maupun Alokasi Dana Desa (ADD).

“Karena itu, kami menilai perlu ada langkah konkret untuk mendorong desa menggali potensi lokal sebagai sumber pendapatan alternatif,” ujarnya.

Baca Juga :  Adakan Orasi Kebangsaan, Pemuda Istimewa Mendukung Penuh Presidensi G20 Indonesia

Menurutnya, kreativitas dan inovasi menjadi kunci agar desa mampu bertahan di tengah dinamika ekonomi.

Peran masyarakat desa juga dinilai penting untuk meningkatkan nilai tambah dari sumber daya alam yang tersedia.

“Harapan kami, desa harus lebih kreatif agar mandiri dalam pembangunan desa dan peningkatan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (*)

Penulis : Rusydiyono

Berita Terkait

Panen Raya Udang Vannamei, Presiden Prabowo: Sangat Menjanjikan
Legislator PKB Minta BI Paparkan Strategi Stabilkan Rupiah
Sekretaris PDIP Jatim: Gen Z Bisa Jadi Penentu Nasib Partai di Pemilu 2029
Dari Ujung Timur Madura, Pesilat Sumenep Raih Emas dan Perak
Kini Universitas Annuqayah Tambah Fakultas Hukum
MAKAYASA Percepat Ekspansi, Distribusi di Tapal Kuda Kian Solid
Reformasi Birokrasi Sumenep Naik Kelas, Raih Predikat A- dari Kementerian PANRB
Pemkab Sumenep Raih Penghargaan atas Komitmen Bangun Konektivitas Kepulauan

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:39 WIB

Panen Raya Udang Vannamei, Presiden Prabowo: Sangat Menjanjikan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:24 WIB

Legislator PKB Minta BI Paparkan Strategi Stabilkan Rupiah

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:09 WIB

Sekretaris PDIP Jatim: Gen Z Bisa Jadi Penentu Nasib Partai di Pemilu 2029

Sabtu, 23 Mei 2026 - 21:53 WIB

Dari Ujung Timur Madura, Pesilat Sumenep Raih Emas dan Perak

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:25 WIB

Kini Universitas Annuqayah Tambah Fakultas Hukum

Berita Terbaru

(for NOLESA.COM)

Resensi Buku

The Life That’s Waiting: untuk Jiwa yang Sedang Lelah

Sabtu, 23 Mei 2026 - 23:14 WIB

Legislator PKB Minta BI Paparkan Strategi Stabilkan Rupiah (Foto: Istimewa)

Nasional

Legislator PKB Minta BI Paparkan Strategi Stabilkan Rupiah

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:24 WIB