BANGKALAN, NOLESA.COM – UKM PSHT Komisariat Universitas Trunojoyo Madura (UTM) kembali menorehkan prestasi dalam ajang Kejuaraan Pencak Silat Trunojoyo Cup IV yang digelar di Universitas Trunojoyo Madura.
Dalam kejuaraan tersebut, kontingen UKM PSHT UTM berhasil membawa pulang Piala Rektor Universitas Trunojoyo Madura sekaligus meraih Juara Umum 3 Kategori Prestasi. Capaian itu diraih setelah para atlet bersaing dengan peserta dari berbagai perguruan tinggi, perguruan pencak silat, dan daerah.
Prestasi tersebut tidak lepas dari penampilan konsisten para atlet yang berhasil mengoleksi 11 medali emas dan satu medali perak. Perolehan itu sekaligus menjadi bukti keberhasilan pembinaan atlet UKM PSHT UTM yang terus berkembang dan mampu bersaing dalam kompetisi pencak silat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua Umum UKM PSHT Komisariat UTM, Andhika Surya Buana, mengaku bersyukur atas capaian yang diraih timnya. Menurut dia, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras atlet, pelatih, official, serta dukungan seluruh keluarga besar UKM PSHT UTM.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas pencapaian ini. Meraih Piala Rektor dan Juara Umum 3 tentu bukan hasil yang didapat dengan mudah. Semua ini merupakan buah dari kerja keras para atlet, pelatih, official, serta doa dan dukungan dari seluruh keluarga besar UKM PSHT UTM,” ujar Andhika.
Ia berharap capaian tersebut menjadi motivasi bagi seluruh anggota untuk meningkatkan kualitas pembinaan dan terus mengukir prestasi.
“Prestasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan dan membuktikan bahwa mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura mampu bersaing serta berprestasi di berbagai ajang pencak silat,” katanya.
Kebanggaan serupa disampaikan Coach Ramdhani Iqbal Fitrianto, S.Psi. Ia menilai capaian 11 medali emas dan satu perak merupakan hasil dari proses latihan yang panjang dan penuh perjuangan.
“Melihat atlet-atlet mampu tampil maksimal hingga berhasil mengumpulkan 11 medali emas dan 1 medali perak tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami sebagai pelatih. Semua latihan, pengorbanan, dan kerja keras yang selama ini dilakukan akhirnya membuahkan hasil yang sangat membanggakan,” ungkapnya.
Sementara itu, Coach sekaligus atlet, Iqbal Maulana, menilai kekompakan menjadi salah satu faktor penting di balik keberhasilan tim. Menurutnya, para atlet mampu menunjukkan mental juara meski menghadapi persaingan ketat.
“Setiap pertandingan memberikan tantangan yang berbeda, tetapi atlet-atlet mampu menunjukkan mental juara dan semangat pantang menyerah. Ini adalah hasil kerja sama seluruh tim, mulai dari atlet, pelatih, official, hingga seluruh pihak yang selalu memberikan dukungan,” tuturnya.
Kebahagiaan juga dirasakan para atlet peraih medali emas, yakni Zahro Tun Nisa yang dinobatkan sebagai Pesilat Terbaik, Anggun Melati Somah, dan Ade Syaifullah Al Banjari.
Mereka mengaku bangga dapat memberikan kontribusi bagi tim hingga berhasil membawa pulang Piala Rektor dan posisi Juara Umum 3.
“Semua proses latihan, pengorbanan, dan kerja keras akhirnya terbayarkan ketika kami berhasil naik podium. Prestasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berlatih, berkembang, dan memberikan yang terbaik pada setiap kejuaraan yang akan datang,” ungkap mereka.
Capaian di Trunojoyo Cup IV menjadi bukti bahwa UKM PSHT UTM tidak hanya aktif dalam pengembangan nilai persaudaraan dan organisasi, tetapi juga konsisten membina atlet berprestasi.
Prestasi tersebut diharapkan menjadi pijakan bagi UKM PSHT UTM untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan serta mengharumkan nama Universitas Trunojoyo Madura di berbagai kompetisi pencak silat, baik regional maupun nasional. (*)
Penulis : Robet









