Komisi IV DPRD Sumenep Dorong Pewarisan Nilai Cagar Budaya ke Generasi Muda

Redaksi Nolesa

Senin, 11 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi IV DPRD Sumenep, Dr. H. M. Asy’ari Muthhar (Foto: Istimewa)

Anggota Komisi IV DPRD Sumenep, Dr. H. M. Asy’ari Muthhar (Foto: Istimewa)

SUMENEP, NOLESA.COM – Anggota Komisi IV DPRD Sumenep, Dr. H. M. Asy’ari Muthhar, mendorong pelestarian cagar budaya dibarengi pewarisan nilai sejarah kepada generasi muda.

Menurutnya, pelestarian cagar budaya tidak cukup hanya menjaga bangunan dan situs bersejarah, tetapi juga harus menghadirkan pemahaman tentang nilai dan kearifan lokal yang terkandung di dalamnya.

“Yang penting bagaimana nilai yang terkandung di dalamnya bisa dijadikan pelajaran penting oleh generasi Sumenep. Sehingga cagar budaya itu tidak nirmakna,” kata Asy’ari, Senin, 11 Mei 2026.

Politisi PPP itu menilai cagar budaya merupakan bagian dari identitas daerah sekaligus warisan leluhur yang perlu dijaga bersama.

Karena itu, ia meminta pemerintah daerah tidak hanya fokus pada inventarisasi dan perlindungan objek cagar budaya, melainkan juga edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

Baca Juga :  PCNU Bogor Gelar Fun Futsal Cup 2026

“Ada kearifan lokal yang perlu dipahami sebagai warisan leluhur,” ujarnya.

Asy’ari juga memastikan DPRD akan mengawasi pelaksanaan program pelestarian cagar budaya, termasuk efektivitas dan penggunaan anggarannya.

“Tentu agenda itu akan diawasi, seperti efektivitasnya, dampaknya, penganggarannya, dan lain-lain,” tuturnya.

Ia menambahkan, keterlibatan masyarakat penting agar pelestarian cagar budaya tidak sekadar menjadi agenda seremonial.

Baca Juga :  Hari ini, 500 Lebih Warga Kepulauan Nikmati Layanan Mudik Pemkab Sumenep

“Pengawasan itu juga perlu dilakukan bersama-sama dengan masyarakat,” katanya.

Sebelumnya, Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga dan melestarikan cagar budaya sebagai bagian dari identitas daerah dan warisan sejarah.

Komitmen itu disampaikan saat pelantikan Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa, 5 Mei 2026. (*)

Penulis : Rusydiyono

Berita Terkait

Pemkab Bangkalan dan IDI Perkuat Sinergi, Dorong Layanan Kesehatan hingga Pelosok
Novita Hardini Dorong Susu Lokal Trenggalek Naik Kelas, dari Komoditas Jadi Penggerak Ekonomi
Bawa Keluhan Warga, Bupati Sumenep Perjuangkan Transportasi Laut ke Kemenhub
Sri Sultan Hamengku Buwono Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT dan Mahasiswa Terdampak
Pemda DIY Protes BPS soal Perubahan Data Desil Kesejahteraan Warga
Pesan Bupati Sumenep pada Syukuran HUT ke-81 RI
Legislator PKB Apresiasi Ojol Jadi Pelaku Usaha Mikro, Dorong Perlindungan dan Akses Pembiayaan
Menghidupkan Prajurit Keraton di Jemari Generasi Alpha

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:55 WIB

Pemkab Bangkalan dan IDI Perkuat Sinergi, Dorong Layanan Kesehatan hingga Pelosok

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:08 WIB

Novita Hardini Dorong Susu Lokal Trenggalek Naik Kelas, dari Komoditas Jadi Penggerak Ekonomi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:02 WIB

Bawa Keluhan Warga, Bupati Sumenep Perjuangkan Transportasi Laut ke Kemenhub

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:26 WIB

Sri Sultan Hamengku Buwono Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT dan Mahasiswa Terdampak

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:30 WIB

Pesan Bupati Sumenep pada Syukuran HUT ke-81 RI

Berita Terbaru