JAKARTA, NOLESA.COM – Jelang bulan suci Ramadhan 1447/2026 anggota Komisi VI DPR RI, Imas Aan Ubudiyah, meminta pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk menstabilkan harga daging sapi
Permintaan Imas Aan Ubudiyah legislator Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut disampaikan menyusul lonjakan harga daging sapi yang mencapai Rp140 ribu per kilogram di sejumlah daerah, seperti Banten dan Yogyakarta.
Kenaikan harga itu bahkan memicu aksi mogok berjualan oleh ratusan pedagang daging sapi di Cianjur, Jawa Barat, pada Minggu kemarin, 25 Januari 2026.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes terhadap tingginya harga di tingkat pengecer yang dinilai memberatkan pedagang dan konsumen.
Imas menilai, kebijakan pemerintah yang memberikan izin impor daging sapi sebanyak 250 ribu ton kepada BUMN harus dimanfaatkan secara optimal untuk menekan harga di pasaran.
“Kuota impor sebesar itu harus benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan publik. Jangan sampai masyarakat tetap membeli dengan harga mahal, sementara negara sudah membuka keran impor besar-besaran. Pemerintah harus hadir memastikan harga tetap terjangkau,” ujar Imas Aan di Jakarta pada Senin kemarin, 26 Januari 2026.
Ia mengingatkan, Ramadhan merupakan periode rawan terjadinya lonjakan harga pangan akibat meningkatnya permintaan. Karena itu, pemberian izin impor, termasuk tambahan kuota 30 ribu ton kepada pihak swasta, harus dijadikan instrumen intervensi pasar yang efektif.
Menurut Imas, ketersediaan stok daging sapi tidak akan berdampak signifikan tanpa disertai pengawasan ketat terhadap distribusi. Ia menilai, tanpa pengendalian yang tegas, kebijakan impor berpotensi tidak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Stabilitas harga pangan adalah tanggung jawab negara. Jangan biarkan mekanisme pasar berjalan tanpa kendali ketika kebutuhan masyarakat meningkat tajam. Negara wajib memastikan kebijakan impor ini benar-benar berpihak pada rakyat, khususnya kelompok berpenghasilan rendah,” tegasnya.
Imas berharap Kementerian Perdagangan bersama instansi terkait segera melakukan operasi pasar serta memperketat pengawasan distribusi daging sapi guna meredam gejolak harga sebelum memasuki bulan Ramadhan 1447 H. (*)
Penulis : Arif










