Jelang Ramadhan 1447 H, Pemerintah Didesak Stabilkan Harga Daging Sapi

Redaksi Nolesa

Selasa, 27 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi VI DPR RI, Imas Aan Ubudiyah (Foto: Ist)

Anggota Komisi VI DPR RI, Imas Aan Ubudiyah (Foto: Ist)

JAKARTA, NOLESA.COM – Jelang bulan suci Ramadhan 1447/2026 anggota Komisi VI DPR RI, Imas Aan Ubudiyah, meminta pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk menstabilkan harga daging sapi

Permintaan Imas Aan Ubudiyah legislator Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut disampaikan menyusul lonjakan harga daging sapi yang mencapai Rp140 ribu per kilogram di sejumlah daerah, seperti Banten dan Yogyakarta.

Kenaikan harga itu bahkan memicu aksi mogok berjualan oleh ratusan pedagang daging sapi di Cianjur, Jawa Barat, pada Minggu kemarin, 25 Januari 2026.

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes terhadap tingginya harga di tingkat pengecer yang dinilai memberatkan pedagang dan konsumen.

Imas menilai, kebijakan pemerintah yang memberikan izin impor daging sapi sebanyak 250 ribu ton kepada BUMN harus dimanfaatkan secara optimal untuk menekan harga di pasaran.

“Kuota impor sebesar itu harus benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan publik. Jangan sampai masyarakat tetap membeli dengan harga mahal, sementara negara sudah membuka keran impor besar-besaran. Pemerintah harus hadir memastikan harga tetap terjangkau,” ujar Imas Aan di Jakarta pada Senin kemarin, 26 Januari 2026.

Baca Juga :  Dalam Temu Nasional, PKB Dorong Gerakan Pesantren Ramah Anak dan Bebas Kekerasan Seksual

Ia mengingatkan, Ramadhan merupakan periode rawan terjadinya lonjakan harga pangan akibat meningkatnya permintaan. Karena itu, pemberian izin impor, termasuk tambahan kuota 30 ribu ton kepada pihak swasta, harus dijadikan instrumen intervensi pasar yang efektif.

Menurut Imas, ketersediaan stok daging sapi tidak akan berdampak signifikan tanpa disertai pengawasan ketat terhadap distribusi. Ia menilai, tanpa pengendalian yang tegas, kebijakan impor berpotensi tidak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Baca Juga :  Indonesia Kirim Bantuan Kemanusiaan ke Pakistan

“Stabilitas harga pangan adalah tanggung jawab negara. Jangan biarkan mekanisme pasar berjalan tanpa kendali ketika kebutuhan masyarakat meningkat tajam. Negara wajib memastikan kebijakan impor ini benar-benar berpihak pada rakyat, khususnya kelompok berpenghasilan rendah,” tegasnya.

Imas berharap Kementerian Perdagangan bersama instansi terkait segera melakukan operasi pasar serta memperketat pengawasan distribusi daging sapi guna meredam gejolak harga sebelum memasuki bulan Ramadhan 1447 H. (*)

Penulis : Arif

Berita Terkait

Legislator PKB Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi El Nino, Jangan Sampai Target Produksi Pangan Terganggu
Novita Hardini Soroti Tata Kelola KEK Pariwisata, Nilai Perlindungan Hak Masyarakat Belum Optimal
Anggaran MBG 2027 Diprediksi Menyusut, Banggar DPR Jamin Kualitas Program Tetap Optimal
Dino Patti Djalal Soroti Absennya Delegasi RI di Pemakaman Ayatollah Khamenei
Politikus PKB Minta Beasiswa Kedokteran Diperbanyak
Politikus PKB Minta Skema Rekrutmen Calon Manajer KDKMP Dievaluasi
Novita Hardini Desak Pengawasan Industri AMDK Diperketat Demi Lindungi Konsumen
Ratna Juwita: Perdamaian AS-Iran Jadi Peluang Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:52 WIB

Legislator PKB Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi El Nino, Jangan Sampai Target Produksi Pangan Terganggu

Rabu, 8 Juli 2026 - 01:16 WIB

Novita Hardini Soroti Tata Kelola KEK Pariwisata, Nilai Perlindungan Hak Masyarakat Belum Optimal

Senin, 6 Juli 2026 - 20:07 WIB

Anggaran MBG 2027 Diprediksi Menyusut, Banggar DPR Jamin Kualitas Program Tetap Optimal

Minggu, 5 Juli 2026 - 21:34 WIB

Dino Patti Djalal Soroti Absennya Delegasi RI di Pemakaman Ayatollah Khamenei

Minggu, 28 Juni 2026 - 17:45 WIB

Politikus PKB Minta Beasiswa Kedokteran Diperbanyak

Berita Terbaru

(for NOLESA.COM)

Sosok

Pramoedya Ananta Toer dan Tanah yang Tak Mengenalinya

Kamis, 16 Jul 2026 - 12:03 WIB

Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo (foto: Ist)

Daerah

Bupati Fauzi Pastikan Pengangkatan Kepsek Segera Tuntas

Rabu, 15 Jul 2026 - 22:00 WIB