SURABAYA, NOLESA.COM – PDI Perjuangan mulai mematangkan proses regenerasi kepengurusan ranting di Kota Surabaya dengan mengedepankan mekanisme penjaringan dari tingkat akar rumput.
Pola bottom-up tersebut diterapkan untuk memastikan kepengurusan baru lahir dari aspirasi kader di bawah sekaligus membuka ruang lebih besar bagi keterlibatan generasi muda dalam struktur partai.
Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Bubutan, Tri Didik Adiono, mengatakan penyusunan kepengurusan ranting periode baru dilakukan secara berjenjang, dimulai dari tingkat anak ranting, kemudian dibahas di ranting, diteruskan ke PAC, hingga ditetapkan oleh DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Proses ini benar-benar bottom-up atau dari bawah. Kami di PAC menerima dan menyampaikan usulan ke DPC. Harapannya, mereka yang terpilih nanti benar-benar kompeten dan mampu mengorkestrasi organisasi di wilayahnya,” ujar Didik, Rabu kemarin, 15 Juli 2026.
Anggota Komisi A DPRD Surabaya yang akrab disapa Didik Beldex itu menjelaskan, pergantian kepengurusan merupakan agenda organisasi yang dilaksanakan setiap lima tahun sebagai bagian dari proses kaderisasi dan penyegaran struktur partai.
Menurut dia, mekanisme berjenjang tersebut tidak hanya bertujuan menjaga demokrasi internal partai, tetapi juga memastikan setiap pengurus yang terpilih memiliki legitimasi dari kader di tingkat bawah.
Salah satu fokus regenerasi kali ini adalah memperbesar keterlibatan kader muda. Dalam setiap susunan pengurus ranting yang berjumlah sembilan orang, sedikitnya empat posisi dialokasikan bagi kader dari kalangan Generasi Z.
“Dari total sembilan orang dalam susunan pengurus ranting, minimal empat di antaranya wajib berasal dari kalangan Gen Z. Di wilayah kami, ketentuan itu sudah terpenuhi dalam usulan yang masuk saat ini,” katanya.
Didik menegaskan, proses seleksi tidak semata-mata didasarkan pada tingkat popularitas seseorang. Kapasitas kepemimpinan, rekam jejak, kemampuan membangun komunikasi dengan masyarakat, serta kecakapan mengelola organisasi menjadi pertimbangan utama dalam menentukan susunan kepengurusan baru.
Di Kecamatan Bubutan, penjaringan telah berlangsung di lima ranting, yakni Kelurahan Bubutan, Tembok Dukuh, Jepara, Gundih, dan Alun-Alun Contong. Namun, penetapan hingga pelantikan pengurus masih menunggu keputusan resmi dari DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya.
Menurut Didik, regenerasi yang bertumpu pada kekuatan akar rumput diharapkan mampu melahirkan kepengurusan yang lebih representatif, adaptif terhadap perkembangan zaman, sekaligus memperkuat konsolidasi partai hingga tingkat kelurahan menjelang berbagai agenda politik mendatang.
Sebelumnya, semangat regenerasi dan penguatan kader muda juga telah disuarakan PDI Perjuangan di sejumlah kecamatan lain, di antaranya Tenggilis Mejoyo dan Gunung Anyar. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya partai menjaga kesinambungan kaderisasi sekaligus memastikan organisasi tetap relevan dengan dinamika politik dan sosial yang terus berkembang. (*)
Penulis : Arif









