BANDUNG, NOLESA.COM – Ketua Umum DPP PKB, Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menghadiri gelaran PKB Jabar Fest dan Inagurasi DPAC PKB se-Jawa Barat yang berlangsung di Youth Centre Arcamanik, Bandung, Minggu, 15 Juni 2026.
Pada gelarab PKB Jabar Fest yang diikuti sekitar 11.000 pengurus DPAC PKB se-Jawa Barat yang hadir secara daring dan luring itu Cak Imin didampingi sang istri Rustini Muhaimin.
Selain itu turut mendampingi juga Waketum DPP PKB Cucun Ahmad Syamsurijal dan Faisol Riza, Bendum DPP PKB Bambang Susanto, Ketua Umum DPP Perempuan Bangsa Nihayatul Wafiroh, juga sejumlah Ketua DPW PKB, serta Anggota DPR RI dan DPRD Fraksi PKB.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pada kesempatan berharga inilah, Cak Imin menegaskan pentingnya politik yang hadir di tengah masyarakat melalui pelayanan, pemberdayaan, dan kerja-kerja kemanusiaan.
Cak Imin juga menyampaikan optimisme besar terhadap peran generasi muda dalam menentukan masa depan bangsa.
“Luar biasa. Saya bersyukur, 11.000 anak-anak muda ini siap menggantikan kami semua untuk memimpin republik ini dengan baik,” kata Cak Imin.
Cak Imin yang juga Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat itu menegaskan bahwa harapan agar para Ketua DPAC menjadi pemimpin masa depan bukanlah sekadar slogan. Menurutnya, Indonesia tengah menghadapi kekosongan figur kepemimpinan yang berkualitas dalam dua dekade terakhir.
Karenanya, Cak Imin berharap kader-kader muda PKB, khususnya para Ketua DPAC, mampu mengisi kekosongan kepemimpinan tersebut dengan menghadirkan keteladanan, integritas, dan kerja nyata di tengah masyarakat.
“Kita tidak sedang mencari kepemimpinan pencitraan. Yang kita cari adalah kepemimpinan yang benar-benar bekerja dan dirasakan manfaatnya oleh rakyat,” tegasnya.
Menko Pemberdayaan Masyarakat itu juga menekankan bahwa partai politik tidak boleh hanya hadir menjelang pemilu. Kehadiran partai harus dirasakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari, terutama saat menghadapi persoalan ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan berbagai tantangan sosial lainnya.
“PKB harus menjadi partai yang hadir dalam kehidupan masyarakat. Partai tidak boleh hanya hadir saat pemilu, tetapi harus hadir ketika rakyat membutuhkan pertolongan, membutuhkan solusi, dan membutuhkan harapan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPW PKB Jawa Barat, Syaiful Huda, mengatakan PKB Jabar Fest merupakan bagian dari upaya memperkuat hubungan partai dengan masyarakat sekaligus meneguhkan tradisi pengabdian yang selama ini menjadi karakter PKB.
Menurut Huda, konsolidasi organisasi harus menghasilkan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat melalui kerja-kerja sosial, kemanusiaan, dan pemberdayaan.
“PKB ingin memastikan bahwa kerja politik berjalan seiring dengan kerja sosial dan kerja kemanusiaan. Karena itu, konsolidasi organisasi harus menghasilkan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” pungkasnya. (*)
Penulis : Arif









