Puluhan Inovasi Bersaing di BRAVO INOTEK AWARD 2026, Pemkab Bangkalan Bidik Pelayanan Publik yang Lebih Efektif

Redaksi Nolesa

Kamis, 16 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puluhan Inovasi Bersaing di BRAVO INOTEK AWARD 2026, Pemkab Bangkalan Bidik Pelayanan Publik yang Lebih Efektif (Foto: Istimewa)

Puluhan Inovasi Bersaing di BRAVO INOTEK AWARD 2026, Pemkab Bangkalan Bidik Pelayanan Publik yang Lebih Efektif (Foto: Istimewa)

BANGKALAN, NOLESA.COM – Pemerintah Kabupaten Bangkalan terus mendorong lahirnya inovasi di lingkungan pemerintahan sebagai strategi meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Komitmen itu diwujudkan melalui pelaksanaan Seleksi Tahap II Paparan Inovasi Daerah BRAVO INOTEK AWARD 2026 yang digelar Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida), Rabu kemarin, 15 Juli 2026.

Pada tahapan ini, puluhan inovasi terbaik dari berbagai organisasi perangkat daerah dan instansi pelayanan publik dipresentasikan di hadapan tim penilai yang berasal dari unsur pentahelix.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Presentasi tersebut menjadi bagian dari proses penilaian untuk menentukan inovasi yang dinilai paling berdampak terhadap peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga :  Berkat Prestasinya, Siswi SDN 3 Kowel Pamekasan Dapat Reward dari Mas Tamam

Sebanyak 30 nominator mengikuti seleksi tahap kedua. Mereka terdiri atas 15 inovasi kategori perangkat daerah, lima inovasi kategori kecamatan, lima inovasi kategori puskesmas, lima inovasi kategori sekolah, serta enam karya desain Batik Bangkalan.

Beragam inovasi yang dipresentasikan menawarkan solusi atas berbagai persoalan pelayanan publik, mulai dari peningkatan efektivitas birokrasi, kemudahan akses layanan masyarakat, hingga penguatan daya saing daerah melalui kreativitas dan pemanfaatan teknologi.

Kepala Bapperida Kabupaten Bangkalan, Wibagio Suharta, mengatakan BRAVO INOTEK AWARD tidak sekadar menjadi ajang kompetisi antarinstansi, tetapi juga menjadi ruang evaluasi untuk memastikan setiap inovasi benar-benar dapat diterapkan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Baca Juga :  Semangat “Ngopene Soengennep”, Pemdes Romben Guna Siap Wujudkan Pelayanan dan Kesejahteraan Lebih Baik

“Melalui ajang ini, kami berharap inovasi yang telah dikembangkan tidak berhenti sebagai sebuah kompetisi, tetapi dapat diterapkan secara berkelanjutan sehingga mampu menjawab berbagai tantangan pelayanan publik dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” ujarnya.

Menurut Wibagio, budaya inovasi harus tumbuh di setiap perangkat daerah agar birokrasi mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman dan semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, pelayanan publik tidak hanya menjadi lebih cepat dan mudah diakses, tetapi juga lebih efektif, profesional, dan akuntabel.

Baca Juga :  Sah! Pemerintah Resmi Terbitkan Perpu Cipta Kerja

Ia menambahkan, inovasi menjadi salah satu instrumen penting dalam memperkuat reformasi birokrasi sekaligus meningkatkan kinerja pemerintah daerah. Karena itu, setiap perangkat daerah didorong untuk terus melahirkan gagasan-gagasan baru yang dapat diterapkan secara berkelanjutan.

Melalui BRAVO INOTEK AWARD 2026, Pemerintah Kabupaten Bangkalan berharap semangat berinovasi tidak berhenti pada proses penilaian, melainkan berkembang menjadi budaya kerja di seluruh perangkat daerah. Langkah tersebut diharapkan mampu mempercepat peningkatan kualitas pelayanan publik, memperkuat daya saing daerah, serta mendukung terwujudnya kesejahteraan masyarakat. (*)

Penulis : Robet

Berita Terkait

PDIP Surabaya Perkuat Regenerasi dari Akar Rumput, Kader Gen Z Didorong Masuk Kepengurusan Ranting
Legislator PKB Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi El Nino, Jangan Sampai Target Produksi Pangan Terganggu
Bupati Fauzi Pastikan Pengangkatan Kepsek Segera Tuntas
Lantik 31 Pejabat, Bupati Sumenep Tekankan Integritas dan Budaya Kerja Profesional
Fatayat NU Sumenep Dorong Perempuan Jadi Garda Pencegah Radikalisme melalui Literasi Keagamaan
Lantik 25 Pejabat Administrator, Bupati Fauzi Minta ASN Tingkatkan Kinerja dan Percepat Program Prioritas
UKM PSHT Universitas Trunojoyo Madura Raih Juara Umum II Airlangga Cup VIII
Hari Koperasi ke-79, Bupati Fauzi Dorong Koperasi Sumenep Lebih Modern dan Berdaya Saing

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:43 WIB

PDIP Surabaya Perkuat Regenerasi dari Akar Rumput, Kader Gen Z Didorong Masuk Kepengurusan Ranting

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:24 WIB

Puluhan Inovasi Bersaing di BRAVO INOTEK AWARD 2026, Pemkab Bangkalan Bidik Pelayanan Publik yang Lebih Efektif

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:52 WIB

Legislator PKB Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi El Nino, Jangan Sampai Target Produksi Pangan Terganggu

Rabu, 15 Juli 2026 - 22:00 WIB

Bupati Fauzi Pastikan Pengangkatan Kepsek Segera Tuntas

Selasa, 14 Juli 2026 - 16:29 WIB

Fatayat NU Sumenep Dorong Perempuan Jadi Garda Pencegah Radikalisme melalui Literasi Keagamaan

Berita Terbaru

(for NOLESA.COM)

Sosok

Pramoedya Ananta Toer dan Tanah yang Tak Mengenalinya

Kamis, 16 Jul 2026 - 12:03 WIB

Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo (foto: Ist)

Daerah

Bupati Fauzi Pastikan Pengangkatan Kepsek Segera Tuntas

Rabu, 15 Jul 2026 - 22:00 WIB