Indonesia Kirim Bantuan Kemanusiaan ke Pakistan

Redaksi Nolesa

Selasa, 27 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, NOLESA.com — Presiden Republik Indonesia Joko Widodo secara resmi melepaskan bantuan kemanusiaan dari pemerintah Indonesia kepada korban bencana banjir dan tanah longsor di Pakistan.

Pelepasan bantuan kemanusiaan itu bertempat di Landasan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Senin, 26 September 2022.

Presiden Jokowi menyampaikan ucapan dukacita yang mendalam atas jatuhnya korban jiwa akibat bencana yang terjadi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Atas nama pribadi dan juga atas nama rakyat Indonesia, saya menyampaikan dukacita yang mendalam atas jatuhnya korban jiwa akibat bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di Pakistan,” ucap Presiden dalam keterangannya saat melepas bantuan kemanusiaan.

Kepala Negara menuturkan bahwa bencana tersebut menimbulkan dampak yang luas bagi masyarakat Pakistan, seperti kerusakan tempat tinggal dan berbagai macam infrastruktur.

Baca Juga :  MaritimHUB, Terobosan Kemenhub untuk Kemudahan Akses Transportasi Laut

“Bencana banjir dan tanah longsor di Pakistan juga menimbulkan dampak yang luas bagi rakyat Pakistan, mulai kerusakan lahan pertanian, kerusakan sekolah, kerusakan rumah, dan juga infrastruktur. Serta memaksa kurang lebih 800 ribu orang mengungsi,” tutur Kepala Negara.

Oleh karena itu, Presiden menyampaikan bahwa Indonesia menyerahkan bantuan kemanusiaan berupa bantuan tunai sekitar USD1 juta serta bantuan kebutuhan dasar untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana di Pakistan.

“Untuk meringankan beban saudara-saudara kita di Pakistan dan sebagai wujud solidaritas internasional, pemerintah Indonesia memberikan bantuan kemanusiaan berupa kurang lebih USD1 juta bantuan secara tunai dan juga bantuan barang-barang yang hari ini segera kita berangkatkan,” ujar Presiden Jokowi.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Jadikan Papua Prioritas Pembangunan

Presiden berharap agar bantuan tersebut dapat mempercepat penanganan dan pemulihan pascabencana sehingga masyarakat dapat beraktivitas kembali. Selain itu, Presiden melanjutkan, pemerintah Indonesia juga akan mengirimkan tenaga kesehatan ke Palestina.

“Seusai dengan permintaan dari pemerintah Pakistan, saya juga tengah menyiapkan bantuan berupa tenaga kesehatan yang nantinya segera akan dikirimkan untuk memberikan pelayanan medis kepada warga Pakistan yang terdampak,” tutur Kepala Negara.

Pada kesempatan tersebut, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyampaikan bahwa bantuan tersebut akan segera dikirimkan pada hari ini, 26 September 2022.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Disambut Lagu Yamko Rambe Yamko Ketika Menghadiri PYCH

“Sekarang (pesawat) sudah siap-siap berangkat, dan yang satu lagi pesawat akan berangkat nanti malam, dan akan disertai oleh rombongan yang akan mewakili pemerintah Indonesia di sana, yang akan saya pimpin langsung. Tadi mendapat perintah langsung dari Bapak Presiden untuk saya berangkat bersama Kepala BNPB dan rombongan termasuk dari perwakilan NGO,” tutur Muhadjir.

Turut mendampingi Presiden dalam kegiatan tersebut antara lain Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kapolri Listyo Sigit Prabowo, dan Wakil Duta Besar Pakistan untuk Republik Indonesia Muhammad Faisal Fayyaz.(*)


Penulis : Arif

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Novita Hardini Bongkar Ancaman Struktural Industri Film
Saat Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah, Presiden Prabowo Minta Waspada
Keterangan Seskab Teddy Terkait Pertemuan Presiden Prabowo dengan Maruar Sirait
Legislator PKB Ingatkan Pentingnya Kesiapan Infrastruktur Jelang Mudik 2026
Novita Hardini: Ekonomi Kreatif Tak Boleh Tinggalkan Pekerjanya
Seskab Teddy dan Wagub Emil Bahas Percepatan Infrastruktur dan Program Prioritas Presiden di Jatim
Novita Hardini Ingatkan Krisis SDM dan Peran Penyiaran Publik
Sentil Menteri Perindustrian, Novita Hardini: Kita Harus Menjadi Raja di Negeri Sendiri

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 21:08 WIB

Novita Hardini Bongkar Ancaman Struktural Industri Film

Selasa, 3 Februari 2026 - 07:57 WIB

Saat Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah, Presiden Prabowo Minta Waspada

Jumat, 30 Januari 2026 - 22:52 WIB

Keterangan Seskab Teddy Terkait Pertemuan Presiden Prabowo dengan Maruar Sirait

Jumat, 30 Januari 2026 - 22:37 WIB

Legislator PKB Ingatkan Pentingnya Kesiapan Infrastruktur Jelang Mudik 2026

Jumat, 30 Januari 2026 - 14:03 WIB

Novita Hardini: Ekonomi Kreatif Tak Boleh Tinggalkan Pekerjanya

Berita Terbaru

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung, Erma Susanti (Foto: Ist)

Politik

PDIP Tulungagung Buka Pintu Lebar bagi Gen Z

Jumat, 6 Feb 2026 - 23:00 WIB

(for NOLESA.COM)

Opini

MBG dan Potensi Gesekan Ekonomi di Pondok Pesantren

Kamis, 5 Feb 2026 - 08:50 WIB

Pemkab-Pengadilan Agama Bangkalan teken MoU (Foto: Ist)

Daerah

Pemkab-Pengadilan Agama Bangkalan Teken MoU

Kamis, 5 Feb 2026 - 08:35 WIB