Soal Tewasnya Brigadir J, Koordinator Pusat Forsemashi: Polri Harus Beri Kepastian!

Redaksi Nolesa

Rabu, 27 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yogyakarta, NOLESA.com — Kasus penembakan brigadir J terus menjadi sorotan seluruh masyarakat Indonesia.

Simpang siur informasi terkait penembakan yang terjadi antara aparat kepolisian ini membuat masyarakat mendorong pihak kepolisian supaya transparan dalam menegakan keadilan dalam kasus tersebut.

Untuk itu, sebagai bentuk tanggung jawab moral mahasiswa, Forum Senat Mahasiswa Syariah dan Hukum Se-Indonesia (Forsemashi) juga angkat bicara terkait kasus “polisi tembak polisi” itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Koordinator Pusat Forsemashi, Muhammad Suhud menyatakan bahwa kasus ini harus diselesaikan secara transparan agar kepercayaan masyarakat kepada pihak kepolisian tetap terjaga.

Baca Juga :  Ribuan Santri Demo Polda DIY Supaya Mengusut Tuntas Insiden Penusukan Santri Krapyak Jogja

“Kasus tewasnya Brigadir J ini harus cepat diselesaikan secara objektif dan transparan oleh Polri agar tidak menimbulkan spekulasi-spekulasi liar di masyarakat yang kemudian mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap Polri, siapa pun pelakunya!,” tuturnya Suhud  kepada nolesa.com Rabu 27 Juli 2022.

Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga (UIN SUKA) Yogyakarta  ini juga menyatakan dukungannya kepada Kepolisian Republik Indonesia untuk menyelesaikan kasus ini secepatnya secara objektif.

“Kami mendukung segala upaya yang dilakukan oleh polri khususnya Bapak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan kami memberikan kepercayaan sepenuhnya bahwa kasus ini akan di selesaikan secara transparan dan objektif,” ujarnya.

Baca Juga :  Konflik Gersik Putih Semakin Meruncing, Kedua Belah Pihak Saling Lapor Polisi

Hal senanda juga ditegaskan Sekretaris Pusat Forsemashi, Ibrahim Ardyga juga menyatakan bahwa Kepolisian Republik Indonesia harus menyelesaikan kasus penembakan brigadir J ini sesuai dengan hukum yang berlaku.

“Sebagai mitra kritis pemerintah tentunya kami harus menegaskan bahwa Polri sebagai aparat penegak hukum harus menyelesaikan kasus ini sesuai dengan prinsip dasar penegakan hukum yaitu, penegakan hukum yang tak pandang bulu, supremasi hukum dan penegakan hukum sesuai aturan. Jika Polri melaksanakan prinsip itu kepercayaan masyarakat dan marwah Kepolisian sebagai aparat penegak hukum akan terjaga,” pungkas mahasiswa asal UIN Maulana Malik Ibrahim Malang ini.

Baca Juga :  Polres Sumenep Gencar Operasi Miras, Kini Sasar Warung di Kecamatan Talango

Untuk diketahui, Forum Mahasiswa yang fokus mengawal isu-isu hukum nasional ini secara tegas menyatakan dukungannya kepada Kapolri untuk menyelesaikan kasus tersebut secara cepat guna memberikan kepastian hukum agar informasi yang sampai kepada masyarakat tidak jelas dan nyata.(*)


Penulis: Ebet

Editor: Aris

Berita Terkait

Enam Poket Sabu Disita, Dua Pemuda Diciduk Satresnarkoba Sumenep
Polres Sumenep Diterpa Isu Tak Sedap, Bebaskan Empat Terduga Judi dengan Tebusan
Marlaf Sucipto: Bebaskan Korban Yang Jadi Terdakwa Kasus ODGJ Sapudi
APJB Sampaikan Permohonan Pernyataan Sikap kepada Kapolda Jawa Barat Terkait Pernyataan Pandji Pragiwaksono
Terkait Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Ganding, KOPRI Sumenep Minta Penanganan Tegas
Kasus ODGJ Sapudi: Ancaman 7 Tahun Ambruk, Tersisa Tuntutan 6 Bulan Penjara
Sidang Kasus ODGJ Ngamuk di Resepsi Sapudi: Hakim PN Sumenep Rekonstruksi Ungkap Terdakwa Justru Dicekik ODGJ
Korban Penganiayaan di Desa Bakeong Tuntut Tangkap Pelaku

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:56 WIB

Enam Poket Sabu Disita, Dua Pemuda Diciduk Satresnarkoba Sumenep

Jumat, 27 Februari 2026 - 19:26 WIB

Polres Sumenep Diterpa Isu Tak Sedap, Bebaskan Empat Terduga Judi dengan Tebusan

Jumat, 16 Januari 2026 - 06:43 WIB

Marlaf Sucipto: Bebaskan Korban Yang Jadi Terdakwa Kasus ODGJ Sapudi

Selasa, 13 Januari 2026 - 19:07 WIB

APJB Sampaikan Permohonan Pernyataan Sikap kepada Kapolda Jawa Barat Terkait Pernyataan Pandji Pragiwaksono

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:05 WIB

Terkait Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Ganding, KOPRI Sumenep Minta Penanganan Tegas

Berita Terbaru

BAZNAS Sumenep Gelar Khitanan Massal Gratis untuk 100 Anak

Daerah

BAZNAS Sumenep Gelar Khitanan Massal Gratis untuk 100 Anak

Kamis, 25 Jun 2026 - 23:02 WIB