Korban Penganiayaan di Desa Bakeong Tuntut Tangkap Pelaku

Redaksi Nolesa

Rabu, 16 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(for NOLESA.COM)

(for NOLESA.COM)

SUMENEP, NOLESA.COM – Seorang warga Desa Bakeong, Kecamatan Guluk-Guluk, Sumenep, Muhammad Budianto, menjadi korban pengancaman, penganiayaan, dan perusakan oleh tetangganya sendiri.

Peristiwa tersebut telah dilaporkan ke pihak berwajib dan saat ini masuk dalam tahap penyidikan, berdasarkan laporan polisi bernomor LP/B/5/V/2025/SPKT Polsek Guluk-Guluk, Polres Sumenep, Polda Jawa Timur, pada 18 Mei 2025.

Kejadian bermula ketika Budi, sapaannya, sedang memperbaiki mobil saudaranya di rumah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tiba-tiba, seorang pria berinisial M, warga setempat alias tetangganya, mendatanginya dan memicu percekcokan.

Baca Juga :  Oknum Ketua PPK Diduga Terlibat Penganiyaan, Ini Kata Ketua KPU Sampang

Tanpa diduga, M langsung memukul korban menggunakan ranting kayu hingga mengenai tubuhnya.

Tak hanya itu, lima orang lainnya turut serta dalam keributan sambil mengacungkan senjata tajam, seperti golok, keris, dan celurit.

Menyadari situasi semakin membahayakan, Budi meminta adiknya untuk tidak terlibat lebih jauh dan segera masuk ke dalam rumah.

Namun, tak lama kemudian, mereka melempar batu ke arah rumahnya, sehingga menghancurkan kaca jendela.

Tak terima, Budi akhirnya melaporkan peristiwa tersebut ke kepolisian setempat. Kini, pihak kepolisian telah memeriksa korban dan sejumlah saksi, sementara para terlapor masih dalam tahap pemanggilan.

Baca Juga :  Terlibat Pembunuhan Remaja Sumenep Dikejar Sampai Bandar Lampung

Kuasa hukum korban, Nadianto, SH., MH. mendesak penyidik untuk bersikap tegas, mengingat tindakan pengancaman dengan senjata tajam, penganiayaan, dan perusakan yang dilakukan secara berkelompok sangat berbahaya.

“Oleh karena itu saya meminta Polsek Guluk-guluk agar tegas dan tidak tebang pilih untuk memproses semua para terlapor karena tindakan tersebut cukup parah,” tegas pengacara korban, Rabu, 16 Juli 2025.

Baca Juga :  Polres Sumenep Gencar Operasi Miras, Kini Sasar Warung di Kecamatan Talango

Nadianto menambahkan, hingga kini kliennya masih mengalami trauma dan enggan pulang ke rumahnya yang berdekatan dengan kediaman pelaku. Sebab, khawatir terjadi kembali tindakan serupa kepadanya.

“Korban meminta penyidik untuk segera menangkap semua pelaku dan menahan agar tidak melarikan diri, apalagi beberapa kali panggilan para terlapor sering mangkir tidak menghadap saat di panggil dan berpotensi untuk melarikan diri maupun melakukan tindakan pengancaman lain kepada pelapor,” tandasnya.

Penulis : Yon

Berita Terkait

Enam Poket Sabu Disita, Dua Pemuda Diciduk Satresnarkoba Sumenep
Polres Sumenep Diterpa Isu Tak Sedap, Bebaskan Empat Terduga Judi dengan Tebusan
Marlaf Sucipto: Bebaskan Korban Yang Jadi Terdakwa Kasus ODGJ Sapudi
APJB Sampaikan Permohonan Pernyataan Sikap kepada Kapolda Jawa Barat Terkait Pernyataan Pandji Pragiwaksono
Terkait Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Ganding, KOPRI Sumenep Minta Penanganan Tegas
Kasus ODGJ Sapudi: Ancaman 7 Tahun Ambruk, Tersisa Tuntutan 6 Bulan Penjara
Sidang Kasus ODGJ Ngamuk di Resepsi Sapudi: Hakim PN Sumenep Rekonstruksi Ungkap Terdakwa Justru Dicekik ODGJ
Diduga Peras Kades Batang-Bagang Daya, Ketua LSM di Sumenep Diringkus Polisi

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:56 WIB

Enam Poket Sabu Disita, Dua Pemuda Diciduk Satresnarkoba Sumenep

Jumat, 27 Februari 2026 - 19:26 WIB

Polres Sumenep Diterpa Isu Tak Sedap, Bebaskan Empat Terduga Judi dengan Tebusan

Jumat, 16 Januari 2026 - 06:43 WIB

Marlaf Sucipto: Bebaskan Korban Yang Jadi Terdakwa Kasus ODGJ Sapudi

Selasa, 13 Januari 2026 - 19:07 WIB

APJB Sampaikan Permohonan Pernyataan Sikap kepada Kapolda Jawa Barat Terkait Pernyataan Pandji Pragiwaksono

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:05 WIB

Terkait Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Ganding, KOPRI Sumenep Minta Penanganan Tegas

Berita Terbaru

(for NOLESA.COM)

Suara Perempuan

Sepiring Kenangan dari Kota Madiun

Jumat, 19 Jun 2026 - 14:25 WIB

(for NOLESA.COM)

Mimbar

Nabi Sulaiman dan Semut

Jumat, 19 Jun 2026 - 12:36 WIB