Berjalan ke Arahku
Sekarang
engkau
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
berjalan ke arahku
dan aku tidak akan
ke mana-mana, Shei
Aku akan selalu
dan selalu berdiri di sini
menanti pelukmu berlabuh.
Sekarang
engkau berjalan
ke arahku
dan aku tidak akan ke mana-mana.
Tidak akan pernah
ke mana-mana,
selain ke arahmu!
2026
Bidadari Datang Setelah Abad yang Menyedihkan Itu Pergi
Setelah abad yang menyedihkan itu,
kau datang.
Membawa kembang
paling wangi di muka bumi.
Setelah abad yang
menyedihkan itu,
kau datang.
Menjelma sajak cinta
paling indah
yang pernah aku baca.
2026
Tulang Rusukku
Meskipun negara
sedang rumpang
tapi cintaku padamu tidak akan hilang.
Percayalah, Shei.
Wajahmu ialah keajaiban
yang menakjubkan
di hadapanku.
Izinkan aku
mencintaimu selamanya.
Biarkan detik jadi busuk
asal kau tetap jadi bagian
dari tulang rusukku.
2026
Kelak, Akan Datang Pertanyaan, Sesaat Setelah Aku Mengecup Keningmu Sebelum Tidur
– Buat Shei
Barangkali cinta
adalah kecupan hangat
yang mendarat tepat
di atas keningmu
sebelum tidur.
“Apakah cinta
lebih berharga
dari segalanya, Mas?”
Aku benci
menjawab pertanyaan
yang rumit
tapi aku rindu
mendengar
seluruh kerumitan
yang lahir dari sisimu.
Barangkali cinta
adalah kerumitan
yang selalu hadir
di tengah-tengah kita:
di antara kecupan
dan aneka pertanyaan.
2026
Bu Bidan
Bu bidan, jadilah engkau
kata-kata atau puisi
atau apa pun yang jauh lebih indah
dari kelahiran seorang bayi
di muka bumi.
Tidak ada yang lebih hangat
daripada sepasang lenganmu
yang memeluk keringkihan tubuhku.
Bu bidan, aku ingin hidup
dan bernafas
di antara pundakmu.
Aku ingin kau nyenyak
di sela debar dadaku.
2026
*) Anugrah Gio Pratama lahir di Lamongan, 22 Juni 1999. Saat ini berdomisili di Sampit. Ia merupakan alumni Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Lambung Mangkurat. Berprofesi sebagai pengajar. Menyukai kucing dan membenci pertikaian. Instagram: @anugrah_gio_pratama









