Puisi-puisi Anugrah Gio Pratama

Redaksi Nolesa

Sabtu, 29 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(for NOLESA.COM)

(for NOLESA.COM)

Berjalan ke Arahku

Sekarang

engkau

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

berjalan ke arahku

dan aku tidak akan

ke mana-mana, Shei

Aku akan selalu

dan selalu berdiri di sini

menanti pelukmu berlabuh.

Sekarang

engkau berjalan

ke arahku

dan aku tidak akan ke mana-mana.

Tidak akan pernah

ke mana-mana,

selain ke arahmu!

2026

Bidadari Datang Setelah Abad yang Menyedihkan Itu Pergi

Setelah abad yang menyedihkan itu,

kau datang.

Membawa kembang

paling wangi di muka bumi.

Baca Juga :  Puisi-puisi Zikri Amanda Hidayat

Setelah abad yang

menyedihkan itu,

kau datang.

Menjelma sajak cinta

paling indah

yang pernah aku baca.

2026

Tulang Rusukku

Meskipun negara

sedang rumpang

tapi cintaku padamu tidak akan hilang.

Percayalah, Shei.

Wajahmu ialah keajaiban

yang menakjubkan

di hadapanku.

Izinkan aku

mencintaimu selamanya.

Biarkan detik jadi busuk

asal kau tetap jadi bagian

dari tulang rusukku.

2026

Kelak, Akan Datang Pertanyaan, Sesaat Setelah Aku Mengecup Keningmu Sebelum Tidur

– Buat Shei

Barangkali cinta

Baca Juga :  Puisi-puisi Fathurrozi Nuril Furqon

adalah kecupan hangat

yang mendarat tepat

di atas keningmu

sebelum tidur.

“Apakah cinta

lebih berharga

dari segalanya, Mas?”

Aku benci

menjawab pertanyaan

yang rumit

tapi aku rindu

mendengar

seluruh kerumitan

yang lahir dari sisimu.

Barangkali cinta

adalah kerumitan

yang selalu hadir

di tengah-tengah kita:

di antara kecupan

dan aneka pertanyaan.

2026

Bu Bidan

Bu bidan, jadilah engkau

kata-kata atau puisi

atau apa pun yang jauh lebih indah

dari kelahiran seorang bayi

di muka bumi.

Baca Juga :  Puisi-Puisi Vera Nurfarhiyatin

 

Tidak ada yang lebih hangat

daripada sepasang lenganmu

yang memeluk keringkihan tubuhku.

 

Bu bidan, aku ingin hidup

dan bernafas

di antara pundakmu.

Aku ingin kau nyenyak

di sela debar dadaku.

2026

*) Anugrah Gio Pratama lahir di Lamongan, 22 Juni 1999. Saat ini berdomisili di Sampit. Ia merupakan alumni Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Lambung Mangkurat. Berprofesi sebagai pengajar. Menyukai kucing dan membenci pertikaian. Instagram: @anugrah_gio_pratama

Berita Terkait

Puisi-puisi Wail Arrifqi
Puisi-puisi Moh Sulthanul Ulum
Puisi-puisi Renata Xalisa Putri
Puisi-puisi Amanda Amalia Putri
Puisi-Puisi Moh Sulthanul Ulum
Puisi-puisi Nihalun Nada
Puisi-puisi Adzkia Fahdila Khairunisa
Puisi-puisi Amanda Amalia Putri

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 11:50 WIB

Puisi-puisi Anugrah Gio Pratama

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:01 WIB

Puisi-puisi Wail Arrifqi

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:15 WIB

Puisi-puisi Moh Sulthanul Ulum

Minggu, 7 Juni 2026 - 07:57 WIB

Puisi-puisi Renata Xalisa Putri

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:38 WIB

Puisi-puisi Amanda Amalia Putri

Berita Terbaru

SE Menkomdigi Untuk Lindungi Sisa Kuota Pelanggan Seluler (Foto: Istimewa)

Nasional

SE Menkomdigi Untuk Lindungi Sisa Kuota Pelanggan Seluler

Sabtu, 29 Agu 2026 - 13:17 WIB

(for NOLESA.COM)

Puisi

Puisi-puisi Anugrah Gio Pratama

Sabtu, 29 Agu 2026 - 11:50 WIB