Di Prancis, Presiden Prabowo Bicara Stabilitas Kawasan Timur Tengah

Redaksi Nolesa

Jumat, 29 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo dalam upacara resmi penyambutan kenegaraan di Prancis (Foto: Istimewa)

Presiden Prabowo dalam upacara resmi penyambutan kenegaraan di Prancis (Foto: Istimewa)

JAKARTA, NOLESA.COM – Salah satu misi kunjungan kenegaraan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto ke Prancis adalah perdamaian kawasan Timur Tengah.

Soal perdamaian kawasan Timur Tengah, disampaikan Presiden Prabowo pada saat upacara penyambutan resmi kenegaraan di Paris, Prancis, Kamis kemarin, 28 Mei 2026.

Pada kesempatan ini Presiden Prabowo menegaskan bahwa stabilitas kawasan Timur Tengah menjadi kepentingan bersama karena berdampak langsung terhadap energi dunia dan rantai pasok global.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya sependapat dengan Presiden Macron bahwa stabilitas Timur Tengah sangat penting dan akan berdampak langsung pada kondisi energi dunia dan rantai pasok global. Karena itu, perdamaian di kawasan Timur Tengah menjadi kepentingan kita bersama,” kata Presiden, seperti dikutip InfoPublik.

Prabowo juga menyampaikan apresiasi kepada Prancis yang dinilainya menjadi salah satu pelopor di Eropa dan negara Barat dalam mendukung solusi dua negara bagi Palestina.

Baca Juga :  Novita Hardini: Ketika Kebijakan Tidak Selaras, Industri Sulit Bergerak

Menurutnya, Indonesia tetap berpandangan bahwa perdamaian di Timur Tengah tidak akan terwujud tanpa keadilan bagi rakyat Palestina.

“Indonesia tetap berpandangan tidak mungkin ada perdamaian di Timur Tengah tanpa solusi dua negara, tanpa keadilan bagi rakyat Palestina,” katanya.

Baca Juga :  Terima Audiensi Demfasna, Firli Bahuri: Mahasiswa Harus Menjadi Agen Integritas!

Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo menyampaikan terima kasih atas sambutan kenegaraan yang diberikan Presiden Prancis Emmanuel Macron kepada dirinya dan delegasi Indonesia.

Ia menilai hubungan Indonesia dan Prancis saat ini berada pada tingkat terbaik. Prabowo juga menyebut Prancis dan Eropa sebagai kekuatan penting dalam tatanan dunia multipolar.

“Indonesia memandang Prancis dan Eropa sebagai kekuatan dunia yang penting. Kami ingin melihat peran Prancis dan Eropa semakin kuat, sehingga kita bisa bekerja sama dalam keadaan dunia yang multipolar,” ujarnya.

Baca Juga :  26 Tahun Reformasi: Mengenang Kebangkitan Civil Society, Mengingat Kejatuhan Soeharto

Satu hal, Presiden Prabowo Subianto meyakini tatanan dunia multipolar dapat menciptakan keseimbangan dan mendukung perdamaian dunia.

Ia juga mengapresiasi hubungan erat Indonesia dan Prancis yang terus berkembang. Menurutnya, kerja sama kedua negara perlu terus diperkuat dengan arah yang jelas dan komitmen yang kuat.

“Semoga Indonesia dan Prancis terus melangkah maju dengan arah yang jelas dan komitmen yang kuat,” tandas Presiden Prabowo. (*)

Penulis : Arif

Berita Terkait

Novita Hardini Ingatkan Kemenpar Soal Kolaborasi Sektor Pariwisata
KOPRI PMII DIY dan Jendela Dunia Kita Gelar Gerakan Literasi di Gunungkidul
Bobot Sapi Kurban Menkeu Purbaya Capai 868 Kilogram
Panen Raya Udang Vannamei, Presiden Prabowo: Sangat Menjanjikan
Legislator PKB Minta BI Paparkan Strategi Stabilkan Rupiah
Presiden Prabowo Targetkan Lapangan Kerja Formal Meningkat pada 2027
Menag Dorong Gerakan Pesantren Anti Kekerasan Seksual
Inilah Kesepakatan Temu Nasional Pesantren

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 22:08 WIB

Novita Hardini Ingatkan Kemenpar Soal Kolaborasi Sektor Pariwisata

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:40 WIB

KOPRI PMII DIY dan Jendela Dunia Kita Gelar Gerakan Literasi di Gunungkidul

Jumat, 29 Mei 2026 - 10:46 WIB

Di Prancis, Presiden Prabowo Bicara Stabilitas Kawasan Timur Tengah

Kamis, 28 Mei 2026 - 12:07 WIB

Bobot Sapi Kurban Menkeu Purbaya Capai 868 Kilogram

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:39 WIB

Panen Raya Udang Vannamei, Presiden Prabowo: Sangat Menjanjikan

Berita Terbaru

(for NOLESA.COM)

Opini

Generasi Cemas di Bawah Bayang-bayang AI

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:44 WIB