Puisi-puisi Wail Arrifqi

Redaksi Nolesa

Senin, 28 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puisi-puisi Wail Arrifqi (ilustrasi/ist/nolesa.com)

Puisi-puisi Wail Arrifqi (ilustrasi/ist/nolesa.com)

KEUKENHOF

di Holland 1949

tepat pada tengah-tengah

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

kota Hillegom- Lisse

kota kecil dekat Amsterdam

telah keluar dari kekeramatan panjang

penggundulan lahan, perawatan pohon

menjadi peristiwa dari terbentuknya sejarah

50 tahun lamanya

Duin en Bollenstreek

sebagai pemeran pameran pertama bunga-bunga

dari Eropa dan kota besar lainnya

Tulip, Edelwis, aster,

Azalea, iris, heliconia

Berjajar rapi

Setelah orang-orang pulang berkunjung

Ingatannya tentang keukenhof

Serupa besi-besi tua

Yang teramat panjang

Melebihi rel kereta

Perjalanan adalah kanvas

Melintas dan membekas

Pada napas.

Jogja 2024

Stasiun Haarlem

Aku ingin kembali ke Keukenhof, katamu

Membawa pulang tulip Panjang

Sedang 15 menit yang akan datang,

Kereta akan segera diberangkatkan

Baca Juga :  Puisi-puisi Ilham Wiji Pradana

Holland telah menyimpan kenangan

Keukenhof masih tinggal di dadamu

Yang tanggal

Mungkin itu yang sering membuatmu

Tak ingin cepat-cepat pulang

Sepanjang perjalanan

Yang terdengar hanya suara rel

Dan lampu yang tak kita ingat jumlahnya

Dan, kau masih terus memandang jauh

Meski sudah tak lagi tersentuh

Tenang,

Kita akan mengunjunginya lagi, kataku

Keukenhof segera hadir dalam mimpi

Ucapkan selamat tinggal

Lupakan, kota itu terlalu berbahaya

Bagi ingatan

Kau terancam jadi gila

Yang mengundang kematian terjaga

Jogja 2024

Loch Ness

1933 di Loch Ness

Nyawa tak dapat menyelamatkan

Kita dari kematian

Cinta hanyalah peti mati

Di dalamnya kenangan ikut terkubur

Kita akan menjadi museum

Di ingatan orang-orang

Yang dipenuhi ketakutan

Melebihi rimba ular

Baca Juga :  Kemana Rasa ini Harus Ditautkan

yang bertengkar lapar.

Maut tak mempunyai pintu

Ia bisa saja hadir dari balik air

Menjelma ikan-ikan,

Atau bahkan kapal pesiar.

Sungai itu terlalu hantu

Bagi kita yang pertama kali berlabuh

Loch ness cukup sadis

Untuk mengemis gerimis tangis

Maka, cari tempat lain saja

Jika tubuh kita tak ingin hilang tanpa nisan

Serta menjadi kekeramatan panjang.

Jogja 2024

Wiltshire

Rumput-rumput tumbuh dengan utuh

Dalam panas musim yang membakar sampai akar

Batu serupa kanvas

Pohon-pohon bagai beringin

Tempat dewa-dewa tinggal

Sebelum datang hujan

Di sekitarnya batu-batu terbentang satu persatu

Sebagai ritual keselamatan juga kekayaan

“datanglah kepadaku, datanglah

Aku akan memberikan kalian banyak keuntungan

Melebihi Tuhan”

Kembang-kembang berhamburan

Nasib di gantungkan

Baca Juga :  Pulang- Puisi Muhammad Dzunnurain

Sejarah dilupakan

Tuhan dibunuh diam-diam

Malam itu kita sama-sama menunggu

Atap dipenuhi bayang-bayang ketakutan

Juga mimpi yang akan padam.

Jogja 2024

*Loch Ness : Adalah danau besar yang terletak di dataran tinggi Skotlandia.

*Wiltshire : Merupakan sebuah daerah dataran rendah yang berada di Inggris

*Keukenhof : Taman Bunga terbesar di dunia yang terletak di Belanda

Wail Arrifqi, Pemuda Kelahiran Sumenep, Madura, serta Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta. Beberapa tulisannya, berupa esai dan puisi pernah dimuat di pelbagai media online maupun cetak.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Puisi-puisi Adzkia Fahdila Khairunisa
Puisi-puisi Amanda Amalia Putri
Puisi-puisi Ahmad Rizal
Puisi-puisi Nihalun Nada
Puisi-puisi Khalil Satta Èlman
Puisi-puisi Cahaya Daffa Fuadzen
Puisi-puisi Ilham Wiji Pradana
Puisi-puisi Dewis Pramanas

Berita Terkait

Senin, 22 Desember 2025 - 12:29 WIB

Puisi-puisi Adzkia Fahdila Khairunisa

Selasa, 16 Desember 2025 - 18:18 WIB

Puisi-puisi Amanda Amalia Putri

Sabtu, 29 November 2025 - 11:42 WIB

Puisi-puisi Ahmad Rizal

Sabtu, 27 September 2025 - 11:19 WIB

Puisi-puisi Nihalun Nada

Rabu, 9 Juli 2025 - 21:49 WIB

Puisi-puisi Khalil Satta Èlman

Berita Terbaru

(for NOLESA.COM)

Mimbar

Budaya Ngopi dalam Lanskap Kehidupan Modern

Selasa, 20 Jan 2026 - 00:45 WIB

Bupati Fauzi menyerahkan bantuan rumah kepada Rukmini di Desa Gelugur, Kecamatan Batuan, Senin, 19/1/2026 (Foto: Ist)

Daerah

Bupati Fauzi Serahkan Rumah kepada Rukmini

Senin, 19 Jan 2026 - 21:00 WIB