Peringatan!

Redaksi Nolesa

Jumat, 15 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh : Mr. Jo

Di saat kita mengalami kehampaan jiwa dan sekeliling kita mengajak untuk lupa.

Ketahuilah! Sesungguhnya manusia benar-benar melampaui batas, karena dia melihat dirinya serba cukup. (Al-Alaq: 6-7)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

(Dia), mengingatkan manusia akan posisinya melalui Hadits Qudsi yang menyesakkan dada;

“Wahai hamba-hamba Ku, kamu semua adalah sesat, kecuali yang Aku beri petunjuk. Maka mohonlah kepada Ku hidayah, akan Ku berikan padamu petunjuk”.

Baca Juga :  Tahan! Jaga Diri dari Sembarangan Menuduh dan Menyebarkannya

“Kamu semua fakir atau miskin, kecuali yang Aku berikan kecukupan. Maka mohonlah kepada Ku rezeki, akan Ku cukupi kebutuhanmu”.

“Kamu semua berdosa, kecuali yang Ku maafkan. Maka, siapa yang mengetahui bahwa Aku Maha Pengampun, hendaknya mohon kepada Ku ampunan, akan Ku ampuni ia. Aku tak peduli sebesar apa pun dosanya”.

Baca Juga :  Makna Gelar Haji bagi Orang Madura

Saudaraku, begitu seringnya Allah menegur kita dengan musibah, tetapi alangkah sedikitnya yang mampu kita pahami.

Janganlah kita melampaui batas, karena merasa diri ini serba cukup. Tak ada yang abadi dari permainan dunia, sebagaimana hidup ini juga tidak abadi.

Banyak sudah manusia yang mati, dan kita hanya menunggu kematian dipergilirkan.

Tetaplah istiqamah dalam berdo’a. Sebab, do’a merupakan pengakuan atas kelemahan diri ini.

Baca Juga :  Seleksi Calon Hakim Konstitusi dan “Tafsir Sesat” DPR

Do’a merupakan seruan seorang hamba — orang-orang yang merasa dalam posisi rendah — kepada Dzat Yang Maha Tinggi.

Do’a merupakan permintaan orang yang tidak punya kepada yang memiliki segala-galanya; Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Mumpung masih ada kesempatan buat kita, mari letakkan hati dan jiwa kita untuk bersujud di hadapan-Nya, untuk menuju perjalanan abadi.

Berita Terkait

Terpedaya Janji dan Kesombongan
Nabi Sulaiman dan Semut
Hari Tasyrik
Masjid Kampus Harus Berfungsi Lebih
Jangan Mematikan Hati
Allah Tidak Menciptakan Sesuatu yang Lebih Kuat Melebihi Doa
DPRD Sumenep Gelar Rapat Paripurna Penetapan Propemperda 2026
Saat Berpuasa, Manusia Mendapatkan Kembali Kekuasaan atas Dirinya

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 09:05 WIB

Terpedaya Janji dan Kesombongan

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:36 WIB

Nabi Sulaiman dan Semut

Kamis, 28 Mei 2026 - 11:42 WIB

Hari Tasyrik

Jumat, 15 Mei 2026 - 12:32 WIB

Masjid Kampus Harus Berfungsi Lebih

Jumat, 15 Mei 2026 - 09:11 WIB

Jangan Mematikan Hati

Berita Terbaru