Festival Kuliner KI Komunal, Cara Pemkab Sampang Jaga Warisan Budaya

Redaksi Nolesa

Senin, 15 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Festival Kuliner KI Komunal, Cara Pemkab Sampang Jaga Warisan Budaya (Foto: Istimewa)

Festival Kuliner KI Komunal, Cara Pemkab Sampang Jaga Warisan Budaya (Foto: Istimewa)

SAMPANG, NOLESA.COM – Pemerintah Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, melalui Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar), mengadakan Festival Kuliner Kekayaan Intelektual (KI) Komunal Kabupaten Sampang Tahun 2026.

Festival Kuliner KI ini digelar di Taman Wijaya Kusuma, Kabupaten Sampang, Minggu kemarin, 14 Juni 2026.

Hadir dalam Festival Kuliner KI ini Sekretaris Daerah Kabupaten Sampang Yuliadi Setiyawan, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Timur, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten Sampang, kepala perangkat daerah, pelaku usaha kuliner, serta berbagai unsur terkait lainnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sampang, Yuliadi Setiyawan, mengatakan Festival Kuliner KI Komunal tidak hanya menjadi ruang promosi produk kuliner lokal, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam menjaga warisan budaya sekaligus meningkatkan nilai ekonomi masyarakat Sampang.

“Kuliner tradisional merupakan bagian dari identitas daerah yang harus kita jaga bersama. Melalui festival ini, kita ingin mendorong agar produk lokal Sampang semakin dikenal, memiliki daya saing, serta mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” kata Sekda Yuliadi.

Lebih lanjut Sekda Yuliadi menegaskan kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, pelaku usaha, dan komunitas ekonomi kreatif menjadi kunci dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif yang berkelanjutan.

Baca Juga :  Alarm Dewan Sumenep Jelang Panen Tembakau

“Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Sampang menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pelestarian kekayaan intelektual komunal sekaligus memperkuat pengembangan ekonomi kreatif sebagai salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi daerah,” tegas Sekda Yuliadi.

Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan penyerahan secara simbolis Sertifikat Kekayaan Intelektual Komunal dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Timur kepada Pemerintah Kabupaten Sampang sebagai bentuk pengakuan dan perlindungan terhadap kekayaan budaya daerah.

Di tempat yang sama, Kepala Disporabudpar Kabupaten Sampang, H. Marnilem, dalam laporannya menyampaikan bahwa festival ini menjadi bagian dari upaya pelestarian sekaligus promosi kuliner khas daerah yang telah tercatat sebagai Kekayaan Intelektual Komunal (KI Komunal), serta mendorong penguatan sektor ekonomi kreatif berbasis potensi lokal.

Baca Juga :  PKB Sumenep Gelar Istigasah dan Doa Bersama untuk Indonesia Damai

“Tiga kuliner khas Kabupaten Sampang yang menjadi fokus utama dalam festival ini yakni Bebek Songkem, Dhun Adhun, dan Nasi Kobel sebagai bagian dari identitas budaya yang perlu terus dijaga dan diperkenalkan kepada masyarakat luas,” jelas dia.

Kadis Marnilem menambahkan, sebanyak 20 tenant turut ambil bagian dalam festival tersebut yang terdiri dari pelaku usaha kuliner lokal serta partisipasi siswa SMA dan SMK se-Kabupaten Sampang yang menampilkan berbagai produk unggulan hasil kreativitas mereka. (*)

Penulis : Fathor

Berita Terkait

Yogyakarta Jadi Tuan Rumah PIT IAGI ke-55 dan GEOSEA XIX 2026, Hadirkan Forum Geologi Asia Tenggara
Pemkab Sumenep Lestarikan Budaya Lewat Baju Adat Keraton
Hari Sumpah Pemuda, Bupati Sumenep Ajak Generasi Muda Perkuat Persatuan
Refleksi Hari Listrik Nasional, Bupati Sumenep Tekankan Pemerataan Akses Energi
BLK dan GP Ansor Sumenep Jalin Kerjasama Perkuat Keterampilan Kader Muda NU
Hadapi POPDA Jatim 2026, Atlet Sumenep Diminta Junjung Sportivitas
Bupati Sumenep Dorong Pelestarian Ayam Bekisar Lewat Lomba Nasional
Kopi Surga PC ISNU Sumenep, Sajikan Kopi Gratis di Malam Puncak HSN 2026

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 18:16 WIB

Yogyakarta Jadi Tuan Rumah PIT IAGI ke-55 dan GEOSEA XIX 2026, Hadirkan Forum Geologi Asia Tenggara

Kamis, 29 Oktober 2026 - 07:07 WIB

Pemkab Sumenep Lestarikan Budaya Lewat Baju Adat Keraton

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:32 WIB

Hari Sumpah Pemuda, Bupati Sumenep Ajak Generasi Muda Perkuat Persatuan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:38 WIB

Refleksi Hari Listrik Nasional, Bupati Sumenep Tekankan Pemerataan Akses Energi

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:55 WIB

Hadapi POPDA Jatim 2026, Atlet Sumenep Diminta Junjung Sportivitas

Berita Terbaru

Bupati Fauzi mengenakan baju adat keraton dalam sebuah acara (Foto: Istimewa)

Daerah

Pemkab Sumenep Lestarikan Budaya Lewat Baju Adat Keraton

Kamis, 29 Okt 2026 - 07:07 WIB