Pemerintah Siapkan 1.574 Posko Kesehatan untuk Libur Nataru 2024/2025 di Seluruh Wilayah Indonesia

Redaksi Nolesa

Rabu, 25 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Siapkan 1.574 Posko Kesehatan untuk Libur Nataru 2024/2025 di Seluruh Wilayah Indonesia (Foto: IP/nolesa.com)

Pemerintah Siapkan 1.574 Posko Kesehatan untuk Libur Nataru 2024/2025 di Seluruh Wilayah Indonesia (Foto: IP/nolesa.com)

Jakarta, NOLESA.com – Demi kelancaran hari libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025, melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Pemerintah telah menyiapkan 1.574 posko kesehatan di seluruh Indonesia.

Sebagaimana penjelasan Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin pada Selasa 24 Desember 2024, kemarin, pihaknya ingin memastikan masyarakat bisa menikmati hari libur Nataru dengan kondisi aman dan sehat.

“Posko kesehatan yang tersebar di berbagai lokasi strategis akan memberikan layanan kesehatan dasar, penanganan darurat, dan fasilitas rujukan yang cepat jika diperlukan,” jelas Menkes Budi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia mengungkapkan, bahwa jajaran Kemenkes melakukan pemantauan secara langsung ke salah satu posko kesehatan di KM 57 Karawang, Jawa Barat untuk mengecek persiapan dan penyediaan fasilitas kesehatan, serta SDM yang bertugas di posko tersebut.

Baca Juga :  Cek! Agenda Presiden Jokowi di Bangka Belitung

Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemenkes Azhar Jaya menyampaikan bahwa tenaga kesehatan, termasuk dokter dan perawat, akan berjaga dalam tiga shift sehingga pelayanan tetap berjalan selama 24 jam.

Untuk wilayah Jawa Barat, sebanyak 97 rumah sakit telah disiapkan sebagai rujukan, termasuk sembilan rumah sakit di daerah Karawang yang lokasinya dekat dengan Posko Kesehatan KM 57.

“Selama liburan Nataru, kami juga memastikan puskesmas di jalur Pantura dan jalur arteri tetap buka 24 jam. Tidak ada cuti bagi tenaga kesehatan di fasilitas tersebut,” kata Azhar.

Baca Juga :  Indonesia-Zambia Bahas Penguatan Kerja Sama Ekonomi, Ini Rincian Kesepakatannya

Menurutnya, posko kesehatan telah didirikan diberbagai lokasi strategis seperti jalan tol, tempat istirahat (rest area), persimpangan jalan arteri, tempat wisata, bandara, terminal, dan pelabuhan.

Khusus untuk Jawa Barat, tersedia 266 posko yang akan memberikan pelayanan kesehatan terpadu untuk masyarakat yang melakukan perjalanan selama libur Natal dan Tahun Baru.

Layanan posko kesehatan meliputi pemeriksaan kesehatan dasar seperti cek tensi dan gula darah, serta penanganan gawat darurat.

Posko-posko ini juga dilengkapi ambulans roda empat dan roda dua untuk menjangkau lokasi-lokasi sulit, terutama jika terjadi kemacetan panjang.

Baca Juga :  Sesuai Edaran BPIP, Berikut Pedoman Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2025

Fasilitas yang tersedia di setiap posko kesehatan meliputi tempat tidur pasien, alat pemeriksaan seperti tensimeter, stetoskop, infus set, cairan infus, obat-obatan, tabung oksigen.

Kemudian perlengkapan gawat darurat (emergency set), meja konsultasi, kursi, tempat penyimpanan obat, form pencatatan pasien, serta mobil ambulans.

Kemenkes mengimbau masyarakat untuk mempersiapkan diri sebelum bepergian, termasuk memastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan baik.

“Istirahat yang cukup, patuhi rambu lalu lintas, dan manfaatkan posko kesehatan jika merasa lelah atau membutuhkan bantuan,” tutup Azhar.

Penulis : Arif

Editor : Ahmad Farisi

Sumber Berita: Infopublik

Berita Terkait

Panglima Santri Nusantara Pimpin Apel HSN Ponpes Dar el Hikmah Riau
Menko PM Minta BUMN Optimalkan Aset Menganggur untuk Pemberdayaan Masyarakat
Menko PM Buka Jalan Perubahan Bansos 2027, Warga Rentan Jadi Sasaran Utama
Presiden Prabowo Lantik 26 Wantimpres, Salah Satunya Mantan Gubernur Jatim
Novita Hardini Dorong Kebijakan Industri Berkelanjutan
Influenza A Meluas, Neng Eem Dorong Penguatan Deteksi Dini dan Layanan Kesehatan
Said Abdullah: Evaluasi UU P2SK Perlu Didahulukan Sebelum Regulasi Baru
Novita Hardini Minta Rencana Ekspor Satu Pintu Dikaji Agar Tak Ganggu Industri

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:59 WIB

Panglima Santri Nusantara Pimpin Apel HSN Ponpes Dar el Hikmah Riau

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:42 WIB

Menko PM Minta BUMN Optimalkan Aset Menganggur untuk Pemberdayaan Masyarakat

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:31 WIB

Menko PM Buka Jalan Perubahan Bansos 2027, Warga Rentan Jadi Sasaran Utama

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:14 WIB

Presiden Prabowo Lantik 26 Wantimpres, Salah Satunya Mantan Gubernur Jatim

Senin, 28 September 2026 - 17:43 WIB

Novita Hardini Dorong Kebijakan Industri Berkelanjutan

Berita Terbaru

Bupati Fauzi saat diwawancarai usai apel HSN 2026 (Foto: NOLESA.COM)

Daerah

Bupati Sumenep Terus Perkuat Kolaborasi dengan Pesantren

Jumat, 23 Okt 2026 - 07:00 WIB