SUMENEP, NOLESA.COM – Pengurus Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PC ISNU) Sumenep turut memeriahkan malam puncak Hari Santri Nasional (HSN) 2026 dengan menghadirkan layanan kopi gratis bagi panitia dan masyarakat yang datang ke lokasi kegiatan.
Melalui stand bertajuk “Kopi Surga: Nikmati Kopinya, Raih Berkahnya”, PC ISNU Sumenep mengajak pengunjung menikmati kopi secara cuma-cuma. Masyarakat dapat mengambil dan menyeduh kopi sendiri sambil mengikuti kemeriahan peringatan HSN 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung di depan Labang Mesem, kompleks Keraton Sumenep. Suasana malam puncak HSN semakin semarak dengan hadirnya ekspo yang menampilkan puluhan stand produk unggulan dari berbagai pesantren di Kabupaten Sumenep.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua PC ISNU Sumenep, KH. Mohammad Husnan A. Nafi’, mengatakan bahwa penyediaan kopi gratis ini merupakan bentuk kepedulian sekaligus kontribusi sederhana ISNU dalam menyambut para panitia dan masyarakat yang menghadiri peringatan Hari Santri Nasional.
Menurutnya, inisiatif tersebut diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi pengunjung sekaligus menjadi bagian dari upaya menyukseskan agenda tahunan yang diselenggarakan oleh PCNU Sumenep.
“Kopi gratis merupakan ide ISNU untuk memberikan kopi secara cuma-cuma kepada panitia serta masyarakat yang hadir,” ujarnya.
Ia menambahkan, keterlibatan PC ISNU Sumenep dalam peringatan HSN 2026 tidak hanya diwujudkan melalui stand kopi pada malam puncak. Sebelumnya, ISNU juga berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan dengan menggelar istighasah beberapa hari sebelum acara puncak berlangsung.
“Partisipasi ISNU tidak hanya terlihat pada malam puncak. Sebelumnya, PC ISNU Sumenep juga turut menyemarakkan HSN 2026 melalui kegiatan istighasah yang telah digelar beberapa hari lalu,” ungkapnya.
Melalui beragam partisipasi tersebut, PC ISNU Sumenep berharap peringatan Hari Santri Nasional tidak sekadar menjadi ajang seremonial, tetapi juga momentum untuk memperkuat persaudaraan, mempererat silaturahmi, serta menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. (yon/ra)






