Indonesia-Zambia Bahas Penguatan Kerja Sama Ekonomi, Ini Rincian Kesepakatannya

Redaksi Nolesa

Kamis, 26 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bali, NOLESA.COM—Presiden Republik Indonesia Joko Widodo bertemu Wakil Presiden Zambia, W.K. Mutale Nalumango.

Pertemuan Presiden Jokowi dengan Wapres Zambia Mutale Nalumango itu dilakukan usai menghadiri pembukaan The 7th Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) 2022 di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Rabu, 25 Mei 2022.

Selesai menghadiri pembukaan The 7th Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) itu, Presiden Jokowi menerima Wakil Presiden Zambia, W.K. Mutale Nalumango.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagaimana pres rilis Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, yang diterima nolesa.com, pada kesempatan itu, pimpinan kedua negara tersebut membahas upaya penguatan kerja sama di bidang ekonomi antara Indonesia dengan Zambia.

Baca Juga :  Pacu Pertumbuhan Ekonomi, Bappeda Sumenep Perkuat Sektor Unggulan

“Bapak Presiden menyampaikan harapan, ke depan ekspor Indonesia termasuk CPO, kertas, dan pakaian jadi terutama, dapat terus ditingkatkan ke Zambia,” terang Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam keterangannya usai pertemuan tersebut.

Tidak hanya itu, Presiden Jokowi juga menyampaikan informasi mengenai adanya beberapa BUMN Indonesia yang saat ini sedang menjajaki kerja sama di Zambia.

Seperti bidang perkeretaapian, dimana PT INKA sedang menjajaki penyediaan lokomotif dalam proyek Zambia Railway dari Victoria Falls menuju Kota Chingola.

“Selain itu, ada BUMN Indonesia yang juga sedang menjajaki kerja sama dalam konteks perluasan dan modernisasi terminal Bandara Internasional Lusaka,” kata Menlu RI Retno Marsudi.

Khusus sektor energi baru terbarukan, Presiden Jokowi menyampaikan adanya rencana pembuatan _joint venture_ antara perusahaan BUMN Indonesia dalam pembangunan dan pengelolaan pembangkit listrik tenaga surya di Zambia.

Baca Juga :  Janji Yudo Margono Apabila Dipercaya Menjadi Panglima TNI

“Bapak Presiden juga menyampaikan keinginan perusahaan-perusahaan farmasi Indonesia untuk berkontribusi dalam memperkuat sektor kesehatan di Zambia, terutama atau khususnya dalam upaya memenuhi vaksin yang diperlukan di Zambia,” urainya.

Sementara itu, Wakil Presiden Zambia menyampaikan apresiasinya terhadap Indonesia di dalam pengelolaan kebencanaan. Untuk diketahui, apresiasi serupa juga sebelumnya disampaikan oleh sejumlah pihak antara lain Presiden Majelis Umum PBB dan Deputi Sekretaris Jenderal PBB.

“Wakil Presiden Zambia juga menyampaikan apresiasi cara Indonesia mengelola Covid-19. Ini juga disampaikan di dalam pidato Deputi Sekjen PBB dan juga Presiden Majelis Umum PBB,” imbuh Menlu RI itu.

Baca Juga :  Momentum Hari Santri Nasional 2021, Presiden Jokowi Berharap MES Menjadi Penggerak Ekonomi

Untuk selanjutnya, Wakil Presiden Zambia juga menyampaikan mengenai pentingnya Indonesia dan Zambia dapat melakukan pertemuan _joint commission_. Karenanya Wapres Zambia menyampaikan keinginannya agar Indonesia dapat membantu peningkatan kapasitas di sektor-sektor yang diperlukan Zambia, yakni di bidang manajemen kebencanaan dan pertambangan.

“Tadi juga disebutkan keinginan bekerja sama dalam _capacity building_ masih, tetapi juga sebagai tambahan di bidang pertanian,” pungkasnya.

Untuk diketahui, dalam pertemuan penting tersebut, Presiden Jokowi tidak hanya didampingi Menteri Luar Negeri, melainkan juga didampingi Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Duta Besar RI untuk Zimbabwe merangkap Zambia Dewa Made J. Sastrawan, dan Plt. Direktur Afrika Kementerian Luar Negeri Tyas Baskoro Her Witjaksono Adji (*)

Penulis : Arif 

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

May Day 2026, Presiden Prabowo Tegaskan Komitmennya untuk Buruh
HAKIN 2026, KI Sumenep Dorong Akses Informasi Publik yang Transparan
Kemenpora Buka Program TPON, Berikut Syaratnya
Putri Ramadani Terpilih sebagai Ketua IPPNU Sumenep, Berikut Targetnya
Legislator PKB Soroti Kasus TBC di Banyuwangi, Inilah 4 Catatannya
Hadiri Musancab PDIP Sumenep, Said Tekankan Peran Partai Hidupkan Pesantren dan NU
Komitmen Jaga Kebudayaan, Musancab PDIP Sumenep Hadirkan Tari Kembang Paseser
HDDAP, Langkah Konkret Pemkab Sumenep Genjot Transformasi Pertanian

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:39 WIB

May Day 2026, Presiden Prabowo Tegaskan Komitmennya untuk Buruh

Kamis, 30 April 2026 - 14:47 WIB

HAKIN 2026, KI Sumenep Dorong Akses Informasi Publik yang Transparan

Selasa, 28 April 2026 - 21:26 WIB

Kemenpora Buka Program TPON, Berikut Syaratnya

Senin, 27 April 2026 - 17:59 WIB

Putri Ramadani Terpilih sebagai Ketua IPPNU Sumenep, Berikut Targetnya

Minggu, 26 April 2026 - 18:30 WIB

Hadiri Musancab PDIP Sumenep, Said Tekankan Peran Partai Hidupkan Pesantren dan NU

Berita Terbaru

Kemenpora Buka Program TPON, Berikut Syaratnya (Foto: Istimewa)

Nasional

Kemenpora Buka Program TPON, Berikut Syaratnya

Selasa, 28 Apr 2026 - 21:26 WIB