Fokus

Ahmad Farisi

Senin, 21 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Di sebuah kafe. Tempat biasa saya nongkrong. Seorang laki-laki dengan tubuh tinggi datang.

Ia sedikit basah. Cuacanya gerimis. Dia duduk di meja sebelah saya.

Sebelum duduk. Ia ke kasir dulu. Memesan secangkir kopi. Sekaligus segelas air.

Lalu. Ia membuka tas. Mengeluarkan buku. Dibacalah buku itu.

Ia hanya seorang diri. Fokus membaca. Tak sedikit bergeser.

Matanya fokus menatap kata demi kata dalam buku itu. Menguyahnya.

Sementara orang-orang di sekitarnya. Termasuk saya. Ngobrol bebas.

Tak terasa. Hari mulai petang. Suasana magrib mulai terasa.

Baca Juga :  Deinstitusionalisasi Agama: Kritik Gus Dur dan Cak Nur atas Gagasan Negara Islam

Di luar. Gerimis masih melanjutkan ritualnya. Membasahi bumi.

Namun. Laki-laki itu masih terbuai dalam kegiatan membaca.

Mungkin. Membaca adalah hobinya. Atau, bagian dari hidupnya.

Saya mengagumi lelaki itu. Di tengah keramaian. Masih membaca. Sebuah hal yang jarang kita temui.

Baca Juga :  Demokrasi dan Transparansi Kebijakan Publik

Namun. Terlepas dari semua itu. Saya jadi berpikir. Bahwa, untuk menjadi diri kita sendiri. Mewujudkan mimpi-mimpi kita. Kita perlu fokus.

Menanggalkan segala pembicaraan dan kebisingan di sekitar kita. Termasuk ocehan-ocehan tetangga.

Berita Terkait

Indonesia Negara Bersama
Mahluk Tuhan Paling Dahsyat
Pertumbuhan Demokrasi dan Kritisisme Publik 
Mengapa Suara Ganjar Anjlok?
Selamat Datang di Era Otoritarianisme Kompetitif
Memanfaatkan Masa Tenang sebagai Ritual Pemilu Damai
HPN, Pilpres, dan Demokrasi Kita
HPN 2024 dan Jurnalisme Masa Kini

Berita Terkait

Senin, 25 Maret 2024 - 04:23 WIB

Indonesia Negara Bersama

Rabu, 20 Maret 2024 - 07:02 WIB

Mahluk Tuhan Paling Dahsyat

Kamis, 22 Februari 2024 - 13:01 WIB

Pertumbuhan Demokrasi dan Kritisisme Publik 

Kamis, 15 Februari 2024 - 16:26 WIB

Mengapa Suara Ganjar Anjlok?

Kamis, 15 Februari 2024 - 07:15 WIB

Selamat Datang di Era Otoritarianisme Kompetitif

Minggu, 11 Februari 2024 - 19:00 WIB

Memanfaatkan Masa Tenang sebagai Ritual Pemilu Damai

Jumat, 9 Februari 2024 - 14:10 WIB

HPN, Pilpres, dan Demokrasi Kita

Jumat, 9 Februari 2024 - 13:09 WIB

HPN 2024 dan Jurnalisme Masa Kini

Berita Terbaru

Suara Perempuan

Menjadi Mahasiswa Cerdas dan Tangguh

Sabtu, 20 Apr 2024 - 15:09 WIB