Kuliner, NOLESA.com — Orang Madura di perantauan tidak hanya identik dengan toko kelontong dan tukang besi tua. Namun masih banyak sederet usaha yang digeluti demi mengais rupiah.
“Yang penting halal, usaha apapun akan kita jalani sepanjang bisa menjadi jalan menuju kesuksesan di perantauan,” kata Sarima ketika ngobrol bersama nolesa.com dikala mudik lebaran Idulfitri 1444 H kemarin.
Faktanya memang begitu, orang Madura ketika merantau tidak semua menggeluti usaha toko kelontong atau bisnis besi tua. Tetapi masih banyak beragam usaha lainnya yang dijalani demi mengais rupiah.
Seperti jualan rujak buah misalnya. Bisnis kuliner yang satu ini sekilas terlihat receh. Tapi rata-rata orang Madura mampu menyulap jualan rujak buah menjadi usaha yang luar biasa banyak menghasilkan pundi-pundi rupiah.
Seperti dikutip dari akun TikTok @duniakulinersurabaya, Sabtu 29 April 2023. Di Surabaya terdapat orang Madura yang jualan rujak buah. Seperti toko kelontong pada umumnya, rujak buah usaha kuliner orang Madura itu buka 24 jam.
“Ini lho rujak buah Madura viral yang bukanya itu 24 jam nonstop,” katanya dari suara Video TikTok (VT) di akun tersebut.
Berdasarkan keterangan dalam VT tersebut, nama warung yang jualan rujak buah itu Warung Bu Sipul.
“Lokasinya itu ada di depan toko barokah di jalan duku bolak banteng sekolahan,” ujarnya.
Untuk isian rujaknya di warung milik orang Madura itu cukup beragam. Ada nanas, kedongdong, bengkoang, timun, dan tahu goreng. Yang dipadu dengan bumbu yang dengan bahan baku petis khas Madura.
“Satu porsi rujak buah campur disini itu harganya 10 ribu,” sebut pemilik VT tersebut.
Penulis: Wail Arrifqi
Editor: Ahmad Farisi









