Di Tepi Sungai Toteker – Puisi Wail Arrifqi

Wail Arrifqi

Minggu, 4 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kita menghamba pada alir sungai

Yang mendinginkan seluruh ruh tubuh

Ketika tanah-tanah tak lagi bersikeras

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lepas dari masa yang belum tuntas

Merakit tawa di bawah rimbun pohon beringin

Baca Juga :  Puisi-Puisi Muhammad Asqalani eNeSTe

 

Kita menyelam sampai tak menemukan palung paling dalam

Selain doa-doa yang terus memanjang

Supaya kebahagiaan tak cepat menjadi kenang

Pulang dengan baju basah

Menggenggam banyak luka yang sulit obatnya

Baca Juga :  Biarkan Aku di Belakangmu

 

Kita sengaja menimbun masa depan

Menyetrikanya, hingga halus tak ada bekas kutukan

Lalu, waktu mengejar kita

Menerobos rimbun tebing, dari jeritan

“Aku tak ingin pulang, sebelum adzan berkumandang”

Baca Juga :  Puisi-puisi Zikri Amanda Hidayat

 

Kita lupa bahwa kesempurnaan

Adalah kesederhanaan bagi kelaparan

Yang sulit dijangkau oleh ingatan

Sebelum bapak, ibu melayangkan cubitan

Atau sesekali memukul punggung dengan aduh mengerikan.

Jogja 2023

Berita Terkait

Puisi-puisi Nihalun Nada
Puisi-puisi Adzkia Fahdila Khairunisa
Puisi-puisi Amanda Amalia Putri
Puisi-puisi Ahmad Rizal
Puisi-puisi Nihalun Nada
Puisi-puisi Khalil Satta Èlman
Puisi-puisi Cahaya Daffa Fuadzen
Puisi-puisi Ilham Wiji Pradana

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 15:24 WIB

Puisi-puisi Nihalun Nada

Senin, 22 Desember 2025 - 12:29 WIB

Puisi-puisi Adzkia Fahdila Khairunisa

Selasa, 16 Desember 2025 - 18:18 WIB

Puisi-puisi Amanda Amalia Putri

Sabtu, 29 November 2025 - 11:42 WIB

Puisi-puisi Ahmad Rizal

Sabtu, 27 September 2025 - 11:19 WIB

Puisi-puisi Nihalun Nada

Berita Terbaru

Pemilu Mendatang, PDIP Sumenep Target 15 Kursi di DPRD (Foto: Istimewa)

Politik

Pemilu Mendatang, PDIP Sumenep Target 15 Kursi di DPRD

Minggu, 3 Mei 2026 - 10:29 WIB