Menko Gus Imin Tinjau Lokasi Banjir Cisolok, Upayakan Perbaikan Lebih Cepat

Redaksi Nolesa

Jumat, 28 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menko Gus Imin Tinjau Lokasi Banjir Cisolok, Upayakan Perbaikan Lebih Cepat, Kamis, 27/11/2025 (Foto: Ist)

Menko Gus Imin Tinjau Lokasi Banjir Cisolok, Upayakan Perbaikan Lebih Cepat, Kamis, 27/11/2025 (Foto: Ist)

JAKARTA, NOLESA.COM – Pemerintah menegaskan komitmennya mempercepat relokasi warga terdampak banjir bandang di Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi.

Menko PM Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus Imin menyampaikan hal itu saat meninjau wilayah terdampak dan menyerahkan bantuan kepada masyarakat setempat.

Gus Imin mengapresiasi seluruh pihak yang cepat bergerak mendampingi warga, termasuk pemerintah daerah, TNI, lembaga keuangan, serta organisasi masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyoroti kontribusi berbagai elemen dalam pembangunan hunian baru bagi 15 keluarga yang kehilangan tempat tinggal.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah hadir dan membantu masyarakat, mulai dari Bupati dan jajaran, DPRD, tokoh masyarakat, hingga relawan yang menggalang bantuan. Semoga dicatat sebagai amal kebaikan,” ujar Gus Imin di Sukabumi, Kamis, 27 November 2025.

Baca Juga :  Politikus PKB Minta Beasiswa Kedokteran Diperbanyak

Dalam kunjungan tersebut, ia menekankan pentingnya penerapan Perlindungan Sosial Adaptif sebagai upaya lebih sistematis menghadapi risiko bencana.

Menurut Ketum PKB ini pemerintah pusat, daerah, dan sektor swasta perlu bekerja serempak di tengah meningkatnya ancaman bencana.

“Perlindungan Sosial Adaptif harus menjadi pijakan bersama. Kita ingin antisipasi dilakukan sejak dini, bukan hanya bergerak setelah bencana terjadi,” tegasnya.

Gus Imin juga menyampaikan rencananya melaporkan kepada Presiden terkait kendala regulasi, terutama penggunaan lahan PTPN yang diperlukan untuk relokasi warga. Ia berharap aturan dapat disederhanakan agar proses pemindahan tidak kembali tertunda.

Baca Juga :  Meski Prabowo-Gibran Unggul 51%, Bisa Jadi Pilpres 2024 Akan Tetap Berlangsung Dua Putaran

Di hadapan warga, ia menyoroti persoalan penerima bantuan iuran BPJS yang terhapus akibat penyesuaian Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional. Ia meminta pemerintah pusat dan daerah memperbaiki data agar warga tidak kehilangan hak layanan kesehatan atau ketenagakerjaan.

“Kita akan sinkronkan data agar warga yang berhak tetap menerima bantuan. Pemerintah daerah dan pusat akan berkolaborasi memperbaikinya,” ujarnya.

Gus Imin kembali mengapresiasi kolaborasi lintas pihak yang membantu masyarakat Sukabumi, mulai dari pemerintah hingga filantropi dan komunitas lokal. Ia menilai sinergi tersebut menjadi contoh baik bagi penanganan serta mitigasi bencana di berbagai daerah.

Baca Juga :  Wamen Komdigi Minta Pelaku Industri Media Bersiap Hadapi Dominasi Platform Digital

“Kita ingin solidaritas dan gotong royong ini menjadi model nasional dalam menghadapi kerawanan bencana. Indonesia berada di kawasan rawan, sehingga kesiapan dan perencanaan harus matang sejak awal,” ungkapnya.

Sebagai langkah lanjutan, pemerintah bersama mitra bantuan mulai menyiapkan pembangunan cluster hunian baru untuk warga Cisolok. Gus Imin menegaskan percepatan pembangunan agar masyarakat segera memulai kembali kehidupan secara normal setelah bencana.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Kita akan memastikan hunian baru segera berdiri dan dapat ditempati. Semoga gotong royong dan solidaritas yang kita miliki sebagai bangsa terus tumbuh,” tutupnya. (*)

Penulis : Arif

Berita Terkait

Said Abdullah: Evaluasi UU P2SK Perlu Didahulukan Sebelum Regulasi Baru
Novita Hardini Minta Rencana Ekspor Satu Pintu Dikaji Agar Tak Ganggu Industri
BM PAN Periode 2026–2031 Gelar Meet and Greet, Teguhkan Soliditas dan Satu Komando
Mengapa Purbaya Dipecat? Ini Kata Ekonom
Elektabilitas PAN Capai 5,6 Persen, BM PAN Dorong Kader Perkuat Kerja Nyata
Novita Hardini Dorong Hilirisasi Komoditas Pertanian dan Penguatan UMKM di Tapanuli Utara
Presiden Prabowo Minta Anggaran Mitigasi Bencana Ditambah
SE Menkomdigi Untuk Lindungi Sisa Kuota Pelanggan Seluler

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 13:37 WIB

Said Abdullah: Evaluasi UU P2SK Perlu Didahulukan Sebelum Regulasi Baru

Rabu, 16 September 2026 - 11:02 WIB

BM PAN Periode 2026–2031 Gelar Meet and Greet, Teguhkan Soliditas dan Satu Komando

Senin, 14 September 2026 - 19:52 WIB

Mengapa Purbaya Dipecat? Ini Kata Ekonom

Senin, 14 September 2026 - 14:59 WIB

Elektabilitas PAN Capai 5,6 Persen, BM PAN Dorong Kader Perkuat Kerja Nyata

Rabu, 9 September 2026 - 00:22 WIB

Novita Hardini Dorong Hilirisasi Komoditas Pertanian dan Penguatan UMKM di Tapanuli Utara

Berita Terbaru

Wabup Bangkalan Moch. Fauzan Ja’far memimpin rakor pemenuhan titik usulan listrik desa (Foto: Istimewa)

Daerah

Pemkab Bangkalan Matangkan Usulan Titik Listrik Desa

Jumat, 25 Sep 2026 - 13:23 WIB

Pemkab Sumenep dan Blitar Jalin Kerja Sama Pembangunan (Foto: Istimewa)

Daerah

Pemkab Sumenep dan Blitar Jalin Kerja Sama Pembangunan

Jumat, 25 Sep 2026 - 07:05 WIB