Puisi-puisi Unais Muhammad Madura

Redaksi Nolesa

Minggu, 30 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi (pixabay)

Ilustrasi (pixabay)

Hening Malam

Pena di tanganku menari

Huruf-huruf berloncatan dari balik dadaku

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seperti bunyi Sungai di Lembah yang sunyi

Di tiap aksara ada cerita yang terpahat

Menggambarkan perjalanan luka berwarna

Seperti lukisan yang tercipta di atas kanvas kosong

Dengan setiap bait aku merangkai harap

Menyampaikan pesan-pesan yang tersembunyi

Seperti burung yang bernyanyi

Pena di tanganku menulis sajak

Sebagai suara dari jiwa yang merindu

Baca Juga :  Puisi-Puisi Lusa Indrawati

Seperti doa yang terbang dalam hening malam

Komunitas Persi, 2024

Menyimak

Disesak guyur suara angin

Debu mengapung

Jalanan sesak

Ranting gugur dengan cepat

Orang-orang menyisir jalan

Tubuh aku diikat

Setiap Langkah hanya hitungan

Komunitas Persi, 2024

Memeluk Rahasia

Sebatang rokok di bibir tua itu

Asapnya menari dalam hembusan angin

Seperti mimpi yang menyelinap dalam kesunyian

Dalam kepulan asap ada kegelisahan tersembunyi

Merangkai cerita yang terlupakan

Seperti langit malam memeluk rahasia

Baca Juga :  Salam Sepak Bola Dunia

Sebatang rokok dalam jepitan tangan

Menyiratkan kisah-kisah yang tertimbun

Seperti bait-bait puisi berhimpitan

Dibalik kerapuhan itu

Ada kekuatan di setiap hisapan

Seperti ledakan dalam dunia yang tertekan

Komunitas Persi, 2024

Ranjang Ibu

Buai kasih kau

Sentuh halus tubuhku

Langit biru berair

Kau timbun dada aku dengan rindu

Mata kau melambai

Pada ranjang

Hatiku terbang

Harap jarimu

Tunjuk Bintang

Dalam sarang amat sayang

Komunitas Persi, 2024

Dalam Bangunan

Baca Juga :  Aksara Asa Purnama

Di dalam bangunan itu

Aku membungkuk

Dengan mulut terkatup,

Dan hujan tiba-tiba turun

Pada mataku yang rapuh

Digerus waktu

Komunitas Persi, 2024


Unais Muhammad merupakan nama pena dari Moh. Unais Ali Faqih. Merupakan lelaki yang lahir di Batang-Batang. Saat ini sedang mencari sesuatu di kelas X Agama MA 1 Annuqayah. Ia mulai menemukan huruf-huruf yang hidup di Komunitas Persi (Penyisir Sastra Iksabad). Sekarang belajar bersarung di PP. Annuqayah Lubangsa Raya.

Berita Terkait

Puisi-puisi Anugrah Gio Pratama
Puisi-puisi Wail Arrifqi
Puisi-puisi Moh Sulthanul Ulum
Puisi-puisi Renata Xalisa Putri
Puisi-puisi Amanda Amalia Putri
Puisi-Puisi Moh Sulthanul Ulum
Puisi-puisi Nihalun Nada
Puisi-puisi Adzkia Fahdila Khairunisa

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 11:50 WIB

Puisi-puisi Anugrah Gio Pratama

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:01 WIB

Puisi-puisi Wail Arrifqi

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:15 WIB

Puisi-puisi Moh Sulthanul Ulum

Minggu, 7 Juni 2026 - 07:57 WIB

Puisi-puisi Renata Xalisa Putri

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:38 WIB

Puisi-puisi Amanda Amalia Putri

Berita Terbaru