UNY Latih Anak-anak Gedongkiwo Ubah Sampah Plastik Menjadi Wayang Edukatif

Redaksi Nolesa

Kamis, 4 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UNY Latih Anak-anak Gedongkiwo Ubah Sampah Plastik Menjadi Wayang Edukatif (for NOLESA.COM)

UNY Latih Anak-anak Gedongkiwo Ubah Sampah Plastik Menjadi Wayang Edukatif (for NOLESA.COM)

YOGYAKARTA, NOLESA.COM – Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya (FBSB) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menggelar pelatihan bertajuk Transformasi Sampah Plastik Menjadi Wayang sebagai Media Edukasi Lingkungan bagi Anak-Anak Gedongkiwo di Kelurahan Gedongkiwo, Kota Yogyakarta, pada Sabtu 25 April 2026, lalu.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Dosen Berkegiatan di Luar Kampus (DLK) FBSB UNY Tahun 2026. Pelatihan dipimpin oleh Prof. Dr. Drs. Iswahyudi, M.Hum. bersama tim dosen yang terdiri atas Danti Rizki Amalia, M.Pd., Dedy Sartono, M.Pd., Alifia Zahra Khoirunisa, M.Pd., serta mahasiswa Program Studi Pendidikan Kriya UNY.

Ketua tim pelaksana, Prof. Iswahyudi, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan mengedukasi anak-anak mengenai pentingnya menjaga lingkungan melalui pemanfaatan limbah plastik menjadi karya seni wayang yang kreatif dan edukatif.

Dalam pelatihan tersebut, peserta diperkenalkan pada dampak negatif sampah plastik terhadap lingkungan sekaligus mendapatkan pemahaman tentang seni wayang sebagai salah satu warisan budaya Jawa. Anak-anak mengikuti berbagai sesi, mulai dari pengenalan lingkungan dan budaya hingga praktik langsung membuat wayang dari botol plastik bekas yang telah dipilah dan dibersihkan.

Proses pembuatan wayang dilakukan secara bertahap, mulai dari membuat pola tokoh wayang, memotong bahan plastik sesuai desain, hingga merangkainya menjadi wayang yang siap dimainkan. Kegiatan berlangsung interaktif dan mendapat respons antusias dari para peserta.

Baca Juga :  Universitas Annuqayah Teken Kerja Sama Perlindungan Kekayaan Intelektual dengan Kemenkum Jatim

Salah satu peserta, Afifah, mengaku senang mengikuti pelatihan tersebut karena memberikan pengalaman baru dalam mengolah sampah menjadi karya seni. “Senang mengikuti pelatihan ini. Pertama kali mencoba,” ujarnya.

Tim pelaksana memilih metode pembelajaran berbasis seni karena dinilai lebih efektif dan menyenangkan bagi anak-anak. Melalui pendekatan tersebut, peserta tidak hanya belajar mengenai pengelolaan sampah, tetapi juga menumbuhkan kecintaan terhadap budaya lokal sejak usia dini.

Selain melibatkan dosen dan mahasiswa, pelatihan juga didukung pengelola sanggar seni di Gedongkiwo. Anak-anak dibimbing untuk membuat wayang dengan desain yang menarik, berwarna, dan aman digunakan. Hasil karya mereka kemudian ditampilkan dalam pertunjukan sederhana sebagai media penyampaian pesan lingkungan kepada masyarakat sekitar.

Baca Juga :  Tingkatkan Kepercayaan Diri Siswa, Dosen Ilmu Komunikasi Unpam Gelar Pelatihan Public Speaking di SMKS IPTEK Tangerang Selatan

Dedy Sartono, salah satu anggota tim pelaksana, menjelaskan bahwa inovasi wayang berbahan sampah plastik merupakan bentuk pemanfaatan teknologi tepat guna yang mudah diterapkan oleh masyarakat. Dengan alat sederhana dan bahan bekas rumah tangga, limbah plastik dapat diubah menjadi media edukatif bernilai seni sekaligus membantu mengurangi sampah di lingkungan perkotaan.

Melalui kegiatan ini, UNY berharap dapat mendorong lahirnya generasi muda yang kreatif, peduli terhadap lingkungan, serta bangga terhadap budaya bangsa. Program tersebut juga diharapkan dapat menjadi model edukasi lingkungan berbasis seni dan budaya lokal yang dapat diterapkan di berbagai daerah di Indonesia. (*)

Penulis : Arif

Berita Terkait

Ilkom UNPAM Perkuat Komunikasi Digital Bank Sampah Sentosa
GP Ansor Jatim Lepas Kader Kuliah di Tiongkok
Gus Muhaimin Dorong Lulusan Universitas Ibrahimy Jadi Penggerak Kemajuan Daerah
Tekan Persoalan Sampah, KKN Posko 43 Bangun Rocket Stove di PP Mis Annibros I
Menghidupkan Prajurit Keraton di Jemari Generasi Alpha
KKN Kolaborasi UIN Saizu Gandeng Karang Taruna Siapkan Lomba Agustusan di Desa Bejiruyung
Disdik Sumenep Siapkan Renovasi Rumah Dinas Rusak Guru SDN Berakas Raas
Naik Kelas, OPEC 2026 UPI Sumenep Kini Jadi Ajang Olimpiade Tingkat Jawa Timur

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:17 WIB

Ilkom UNPAM Perkuat Komunikasi Digital Bank Sampah Sentosa

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:26 WIB

GP Ansor Jatim Lepas Kader Kuliah di Tiongkok

Rabu, 23 September 2026 - 08:05 WIB

Gus Muhaimin Dorong Lulusan Universitas Ibrahimy Jadi Penggerak Kemajuan Daerah

Rabu, 16 September 2026 - 16:11 WIB

Tekan Persoalan Sampah, KKN Posko 43 Bangun Rocket Stove di PP Mis Annibros I

Jumat, 21 Agustus 2026 - 08:43 WIB

Menghidupkan Prajurit Keraton di Jemari Generasi Alpha

Berita Terbaru

Bupati Fauzi mengenakan baju adat keraton dalam sebuah acara (Foto: Istimewa)

Daerah

Pemkab Sumenep Lestarikan Budaya Lewat Baju Adat Keraton

Kamis, 29 Okt 2026 - 07:07 WIB