UNY dan SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta Selengarakan Pelatihan Strategi Literasi untuk Guru

Redaksi Nolesa

Kamis, 19 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

YOGYAKARTA, NOLESA.COM – Di tengah rendahnya peringkat literasi Indonesia dalam berbagai penilaian global, akademisi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menggandeng SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta meluncurkan program pelatihan guru intensif untuk mereformasi pendekatan pembelajaran berbasis teks.

Program yang mulai digelar bulan ini menargetkan kesenjangan sistemik dalam kemampuan literasi siswa yang dinilai sebagai hambatan utama terhadap kualitas pendidikan nasional.

Kolaborasi ini merupakan respons atas data dari Programme for International Student Assessment (PISA) milik OECD, di mana Indonesia secara konsisten berada di sepertiga terbawah dunia dalam hal kemampuan membaca. Dengan ujian modern yang semakin menuntut analisis teks, para pendidik dihadapkan pada tuntutan mendesak untuk memperbarui metode pengajaran berbasis literasi.

Kepala sekolah Hj. Retno Sumirat, M.Pd., mengaitkan peningkatan literasi dengan akuntabilitas lembaga, “Ini berdampak pada rapor mutu pendidikan.”

Selama dua sesi intensif pada 2 dan 11 Juni 2025, sebanyak 50 guru mengikuti lokakarya yang dipandu oleh Departemen Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) UNY.

Ketua program pengabdian kepada masyarakat UNY, Dr. Dwi Hanti Rahayu, menyatakan, “Pelatihan ini dilakukan karena meningkatkan literasi siswa merupakan tanggung jawab bersama sebagai para pendidik.”

Baca Juga :  Prodi Ilmu Komunikasi UNPAM Gelar Pelatihan Literasi dan Etika Digital bagi Siswa SMK Sasmita Jaya 1

Integrasi Literasi

Hari pertama difokuskan pada strategi integrasi teks, di mana Dr. Esti Swatika Sari dan Dr. Beniati Lestyarini mempresentasikan pendekatan lintas disiplin. Rekan tim lain, Eko Triono, M.Pd., dan Silmi Nur Azizah Tara, M.Pd., memfasilitasi latihan kolaboratif yang mendorong guru membongkar elemen literasi dalam mata pelajaran masing-masing.

Sesi kedua beralih ke perancangan penilaian. Kelompok guru berdasarkan mata pelajaran menyusun alat evaluasi berbasis teks, yang kemudian akan ditinjau dalam sesi pendampingan lanjutan.

Baca Juga :  Dewan Pendidikan Kabupaten Sumenep Prakarsai Pelaksanaan Rakor DP se-Indonesia

Pelatihan menekankan pentingnya pergeseran menuju deep learning—model pembelajaran yang mengutamakan keterlibatan kritis dibanding hafalan semata.

“Literasi bukan sekadar membaca; ini tentang menerjemahkan dunia,” tegas Dr. Esti Swatika Sari, M.Hum.

Saat Indonesia bersiap menghadapi siklus PISA 2026, upaya skala kecil ini menjadi sinyal bahwa perubahan sistemik tidak bermula dari kurikulum, melainkan dari kapasitas guru. Hasil dari evaluasi yang telah disusun para guru akan dipantau hingga 2026 sebagai tolok ukur reformasi yang dapat diperluas secara nasional.(*)

Penulis : Tri ET

Editor : Aidi

Berita Terkait

KKN Kolaborasi UIN Saizu Gandeng Karang Taruna Siapkan Lomba Agustusan di Desa Bejiruyung
Naik Kelas, OPEC 2026 UPI Sumenep Kini Jadi Ajang Olimpiade Tingkat Jawa Timur
Nayla Fakhirah Najmy Dinobatkan sebagai Siswi Teladan MTs Al Hasan Giligenting
Tingkatkan Literasi Siswa, PBSI UNY Latih Guru SMP Kulon Progo Susun Perangkat Pembelajaran Berbasis Deep Learning
Sekolah Rakyat Banyuwangi Capai 75 Persen, Bupati Ipuk Bawa Kabar Baik Saat Bertemu Mensos
Mahasiswa Universitas Annuqayah Borong Juara I dan II Lomba Video Konten Literasi
Pertama di Madura, UTM Resmi Buka Fakultas Kedokteran
Tim PkM FBSB UNY Perkuat Pengetahuan Ekologi Tradisional di Kalangan Pelajar

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 22:22 WIB

KKN Kolaborasi UIN Saizu Gandeng Karang Taruna Siapkan Lomba Agustusan di Desa Bejiruyung

Senin, 29 Juni 2026 - 17:34 WIB

Naik Kelas, OPEC 2026 UPI Sumenep Kini Jadi Ajang Olimpiade Tingkat Jawa Timur

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:32 WIB

Nayla Fakhirah Najmy Dinobatkan sebagai Siswi Teladan MTs Al Hasan Giligenting

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:48 WIB

Tingkatkan Literasi Siswa, PBSI UNY Latih Guru SMP Kulon Progo Susun Perangkat Pembelajaran Berbasis Deep Learning

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:47 WIB

Sekolah Rakyat Banyuwangi Capai 75 Persen, Bupati Ipuk Bawa Kabar Baik Saat Bertemu Mensos

Berita Terbaru