Syekh Ali Jaber, Khusus Hari Jumat Nabi Muhammad SAW Minta ini Kepada Umatnya

Redaksi Nolesa

Jumat, 28 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NOLESA.COM – Hari Jumat dikatakan Sayyidul Ayam atau rajanya hari. Itu karena di hari ini Allah SWT. melipatgandakan pahala segala amal kebaikan yang dikerjakan umat Islam.

Makanya, sebagai hamba Allah SWT. manusia jangan sampai melewatkan hari Jumat tanpa melakukan amal kebaikan, karena pahalanya melibihi dari kebaikan yang dikerjakan selain hari Jumat.

Baca Juga :  Presidensial Threshold dan Keharusan Membenahi Sistem Pemilu

Sebagaimana dilansir nolesa.com dari Instagram syekh.alijaber, Jumat, 28 Januari 2022, Syekh Ali Jaber menyampaikan, di hari Jumat orang Islam hendaknya memperbanyak bacaan shalawat kepada Rasulullah SAW.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Karena Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam menginginkan dan berpesan kepada kita, perbanyaklah shalawat kepadaku di hari Jumat,” terang Syekh Ali Jaber.

Baca Juga :  Mendorong Minat Siswa untuk Mempelajari Bahasa Arab

Bahkan, Syekh Ali Jaber, menyampaikan bahwa setiap hari Jumat, umat muslim boleh meninggalkan seluruh macam dzikir dan hanya fokus membaca bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW.

“Tidak salah, karena Rasulullah memang minta kita bershalawat kepada beliau di hari Jumat,” tuturnya.

Baca Juga :  Manusia sebagai Perahu

Sebab demikian, Syekh Ali Jaber mengajak seluruh umat Islam supaya setiap hari Jumat menyempatkan dan memperbanyak baca shalawat kepada Rasulullah SAW.

“Mau panjang boleh, mau pendek boleh, intinya bershalawat kepada Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wasallam,” Syekh Ali Jaber mengakhiri ceramahnya.

Penulis: Arif 

Editor : Rusydi 

Berita Terkait

Indonesia Negara Bersama
Mahluk Tuhan Paling Dahsyat
Pertumbuhan Demokrasi dan Kritisisme Publik 
Mengapa Suara Ganjar Anjlok?
Selamat Datang di Era Otoritarianisme Kompetitif
Memanfaatkan Masa Tenang sebagai Ritual Pemilu Damai
HPN, Pilpres, dan Demokrasi Kita
HPN 2024 dan Jurnalisme Masa Kini

Berita Terkait

Senin, 25 Maret 2024 - 04:23 WIB

Indonesia Negara Bersama

Rabu, 20 Maret 2024 - 07:02 WIB

Mahluk Tuhan Paling Dahsyat

Kamis, 22 Februari 2024 - 13:01 WIB

Pertumbuhan Demokrasi dan Kritisisme Publik 

Kamis, 15 Februari 2024 - 16:26 WIB

Mengapa Suara Ganjar Anjlok?

Kamis, 15 Februari 2024 - 07:15 WIB

Selamat Datang di Era Otoritarianisme Kompetitif

Minggu, 11 Februari 2024 - 19:00 WIB

Memanfaatkan Masa Tenang sebagai Ritual Pemilu Damai

Jumat, 9 Februari 2024 - 14:10 WIB

HPN, Pilpres, dan Demokrasi Kita

Jumat, 9 Februari 2024 - 13:09 WIB

HPN 2024 dan Jurnalisme Masa Kini

Berita Terbaru

Suara Perempuan

Menjadi Mahasiswa Cerdas dan Tangguh

Sabtu, 20 Apr 2024 - 15:09 WIB