Sikapi Indonesia Terkini, Ustadz Abdul Somad Tulis Puisi Berjudul AMUK

Redaksi Nolesa

Minggu, 31 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nasional, NOLESA.COM – Ustadz Abdul Somad (UAS) kembali menyampaikan pandangan kritisnya terhadap kondisi Indonesia saat ini.

Kali ini, UAS menuangkannya dalam bentuk puisi berjudul “AMUK” yang diunggah melalui akun Instagram resminya, @ustadzabdulsomad_official, pada Sabtu 30 Agustus 2025.

Dalam puisi tersebut, UAS menggambarkan kekecewaan masyarakat yang semakin menumpuk akibat berbagai persoalan, mulai dari janji-janji politik yang tak kunjung terealisasi, isu ijazah palsu, hingga kondisi ekonomi yang dirasa semakin menghimpit rakyat kecil.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masyarakat sudah lama kecewa / Mereka dimiskinkan tapi tidak gila / Dimanjakan BLT tiap pilpres dan pilkada / Janji-janji semata,” tulis UAS dalam salah satu bait puisinya.

Baca Juga :  Sudah Dipaparkan kepada Presiden, Inilah Dua Program Muslimat NU yang Bakal Dilaunching Ketika Kongres

Puisi yang ditulis dengan diksi lugas dan tajam itu juga menyinggung soal isu politik kekuasaan, termasuk wacana perpanjangan masa jabatan presiden hingga praktik politik dinasti. Menurutnya, kondisi tersebut hanya memperdalam luka sosial di tengah masyarakat.

UAS juga mengingatkan pemerintah agar memberikan solusi nyata atas masalah rakyat, bukan sekadar retorika. Ia menekankan bahwa kebutuhan dasar masyarakat seperti pendidikan terjangkau, lapangan kerja, kesehatan, hingga keringanan pajak harus menjadi prioritas.

Berikut isi lengkap puisi AMUK karya UAS:

AMUK

Oleh : UAS

Mengamuk seperti nyamuk
Ramai berdengung dan menusuk
Pernah membunuh namrudz terkutuk
400 tahun berkuasa di pucuk
Tumbang jatuh terkulai membusuk
Seperti batang kayu lapuk
Nampak kokoh padahal remuk

Kemarahan yang mengkristal
Terus menggumpal
Seperti ikan buntal
Pecah terpental
Berakibat fatal
Uya, Eko dan Sahroni hanya lagi sial
Hari sial yang tak punya tanggal

Masyarakat sudah lama kecewa
Mereka dimiskinkan tapi tidak gila
Dimanjakan BLT tiap pilpres dan pilkada
Janji-janji semata
Esemka tak kunjung tiba
Investor katanya antri ternyata tak ada
Katanya tak ada nafsu politika
Nyatanya mintak periode ketiga
Konstitusi diperkosa
Demi anak menantu berkuasa
Janji dan bohong semakin nyata
19 juta lapangan kerja
Tak kunjung tiba
Luka semakin menganga
Bertambah sakit kepala
Dari ijazah palsu sampai fufufafa
Jenuh, muak, bosan, nyaris putus asa

Masyarakat tidak minta banyak
Beri jalan yang layak
Anak sekolah murah dan enak
Tamat sekolah kerja tampak
Kalau sakit berobat tak tebayak
Jangan terlalu banyak pajak
Buzzer jangan diternak

Orang lapar
Jangan disuruh sabar
Bisa makin sangar
Menjarah dan membakar
Berikan solusi segar bukan kelakar
Tunjuk ajar supaya pintar
Agar hidup menjadi benar

Unggahan puisi AMUK ini pun menuai beragam respons dari warganet. Banyak yang menilai tulisan tersebut mewakili kegelisahan rakyat terhadap kondisi Indonesia saat ini.

Baca Juga :  Jelang Ramadhan 1447 H, Pemerintah Didesak Stabilkan Harga Daging Sapi
Baca Juga :  Menganyam yang Terserak, IAA Gelar Seminar Politik Santri

 

Penulis : Wail Arrifki

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Novita Hardini Desak Evaluasi Total Pariwisata Nasional, Singgung Vietnam hingga Contoh Sukses Dubai
Novita Hardini Ingatkan Kemenpar Soal Kolaborasi Sektor Pariwisata
KOPRI PMII DIY dan Jendela Dunia Kita Gelar Gerakan Literasi di Gunungkidul
Di Prancis, Presiden Prabowo Bicara Stabilitas Kawasan Timur Tengah
Bobot Sapi Kurban Menkeu Purbaya Capai 868 Kilogram
Panen Raya Udang Vannamei, Presiden Prabowo: Sangat Menjanjikan
Legislator PKB Minta BI Paparkan Strategi Stabilkan Rupiah
Presiden Prabowo Targetkan Lapangan Kerja Formal Meningkat pada 2027

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 22:08 WIB

Novita Hardini Ingatkan Kemenpar Soal Kolaborasi Sektor Pariwisata

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:40 WIB

KOPRI PMII DIY dan Jendela Dunia Kita Gelar Gerakan Literasi di Gunungkidul

Jumat, 29 Mei 2026 - 10:46 WIB

Di Prancis, Presiden Prabowo Bicara Stabilitas Kawasan Timur Tengah

Kamis, 28 Mei 2026 - 12:07 WIB

Bobot Sapi Kurban Menkeu Purbaya Capai 868 Kilogram

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:39 WIB

Panen Raya Udang Vannamei, Presiden Prabowo: Sangat Menjanjikan

Berita Terbaru

(for NOLESA.COM)

Opini

Ketika Suara dan Wajah Tak Lagi Bisa Dipercaya

Kamis, 4 Jun 2026 - 19:58 WIB

(for NOLESA.COM)

Esai

Refleksi Self-love dan Feminisme dari Anne with an E

Kamis, 4 Jun 2026 - 18:26 WIB

(for NOLESA.COM)

Esai

Jantung Batik Solo

Kamis, 4 Jun 2026 - 17:44 WIB