Konsisten Dorong Program Rumah Murah, BTN Mendapatkan Apresiasi

Redaksi Nolesa

Sabtu, 7 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Konsisten Dorong Program Rumah Murah, BTN Mendapatkan Apresiasi (foto: ist)

Konsisten Dorong Program Rumah Murah, BTN Mendapatkan Apresiasi (foto: ist)

Jakarta, NOLESA.com – Pengamat komunikasi korporasi Fatimah Ibtisam mengapresiasi langkah Bank Tabungan Negara (BTN) yang konsisten mendorong program rumah murah.

Menurut Fatimah, langkah BRI itu dapat mendorong minat rakyat dalam membeli rumah.

Saat ini, banyak narasi yang beredar yang mempromosikan lebih baik mengontrak dibanding membeli rumah, kebijakan BTN dinilai sebagai terobosan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Memang akhir-akhir ini beredar banyak pendapat bahwa anak muda lebih baik berinvestasi selain rumah. Hal ini di antaranya lantaran harga yang dinilai semakin tinggi. Tapi kebijakan BTN mengenai rumah terjangkau, memberikan kesempatan bagi masyarakat terutama anak muda, agar bisa memperoleh hunian,” ujar Fatimah dalam keterangannya kepada wartawan, Sabtu 7 September 2024.

Baca Juga :  BPS Pastikan Data Nasional Akurat dan Sesuai Standar Internasional

Program BTN yang menyajikan rumah dengan harga terjangkau selaras dengan misi pemerintah. Presiden Jokowi sejak awal menyatakan komitmennya untuk mendorong program sejuta rumah murah bagi masyarakat.

Sementara itu, Presiden terpilih Prabowo Subianto juga memiliki perhatian yang sama terkait menyediakan rumah murah bagi rakyat di desa.

Baca Juga :  Terinspirasi dari Gus Miek, Gus Thuba Dirikan ”Yakuza Manages”

Prabowo bahkan telah membentuk Satuan Tugas Perumahan yang dipimpin oleh Hashim Djojohadikusumo. Lewat Satgas ini, Prabowo menegaskan komitmennya menyediakan dua juta rumah bagi masyarakat di desa dan sejuta tempat tinggal di kota.

BTN, kata Fatimah, menjadi salah satu pilar utama yang mendukung program rumah rakyat pemerintah. “BTN membuktikan peran pentingnya dalam mendukung pemerintah dalam menyediakan rumah yang terjangkau bagi masyarakat. Seperti pekan lalu kita lihat BTN bersama Satgas Perumahan pimpinan Pak Hashim (Djojohadikusumo) telah meresmikan program 150 ribu rumah rendah emisi. Ini jelas menjadi program yang mendukung pembangunan yang sadar lingkungan sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujar Fatimah.

Baca Juga :  Jalur Kereta Api Lintas Makassar-Parepare Diresmikan Presiden Jokowi

“Apalagi generasi muda saat ini semakin sadar pentingnya pembangunan yang lebih ramah lingkungan. Yang kami dengar, kualitas rumah rendah emisi akan ditingkatkan. Sementara harganya dibuat terjangkau.”

“Sehingga ke depannya, bangunan akan semakin ramah lingkungan. Dan di sisi lain, lebih banyak tersedia hunian bagi masyarakat, sesuai program yang ditargetkan pemerintah,” tandasnya.

Penulis : Rusydiyono

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Jangan Terkecoh Konten Viral! Pakar Siber Beberkan Alasan Konten Bisa Dihapus
HUT Ke-81 RI Diawali Doa dan Zikir Kebangsaan
Sidang Kabinet Paripurna, Prabowo Tekankan Ketahanan Pangan hingga Jaminan Sosial Sesuai UUD 1945
Buntut Tambang Ilegal, GMPP Madura Desak Kapolres Bangkalan Dicopot
PKB Minta Pemerintah Ubah Paradigma Pembangunan Wilayah Kepulauan
Presiden Prabowo Targetkan Indonesia Swasembada Gula dalam Dua Tahun
Legislator PKB Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi El Nino, Jangan Sampai Target Produksi Pangan Terganggu
Novita Hardini Soroti Tata Kelola KEK Pariwisata, Nilai Perlindungan Hak Masyarakat Belum Optimal

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:30 WIB

Jangan Terkecoh Konten Viral! Pakar Siber Beberkan Alasan Konten Bisa Dihapus

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:25 WIB

HUT Ke-81 RI Diawali Doa dan Zikir Kebangsaan

Selasa, 21 Juli 2026 - 02:07 WIB

Sidang Kabinet Paripurna, Prabowo Tekankan Ketahanan Pangan hingga Jaminan Sosial Sesuai UUD 1945

Senin, 20 Juli 2026 - 20:35 WIB

Buntut Tambang Ilegal, GMPP Madura Desak Kapolres Bangkalan Dicopot

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:33 WIB

PKB Minta Pemerintah Ubah Paradigma Pembangunan Wilayah Kepulauan

Berita Terbaru