Bupati Sumenep Wajibkan Tamu Luar Daerah Diberi Hadiah Keris

Redaksi Nolesa

Senin, 10 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gagah: Bupati Sumenep memegang keris dalam sebuah acara resmi (Foto: Istimewa)

Gagah: Bupati Sumenep memegang keris dalam sebuah acara resmi (Foto: Istimewa)

SUMENEP, NOLESA.COM – Pemerintah Kabupaten Sumenep terus memperkuat identitas daerah sebagai Kota Keris. Salah satu langkah yang dilakukan Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, yakni mewajibkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menggunakan keris karya perajin lokal sebagai suvenir bagi tamu resmi dari luar daerah.

Kebijakan tersebut tidak sekadar bertujuan melestarikan warisan budaya, tetapi juga menjadi strategi untuk memperluas promosi keris Sumenep. Di sisi lain, meningkatnya penggunaan keris sebagai cendera mata diharapkan mampu mendorong permintaan produk, memperkuat ekonomi para empu dan perajin, serta memperkenalkan nama Sumenep hingga tingkat nasional dan internasional.

Bupati Fauzi, sapaan akrab Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan pemerintah daerah harus menjadi pihak pertama yang menggunakan sekaligus mempromosikan produk lokal. Menurutnya, produk budaya Sumenep memiliki nilai dan kualitas yang layak diperkenalkan kepada masyarakat luas.

“Saya menginstruksikan seluruh OPD agar setiap menerima tamu dari luar daerah memberikan suvenir berupa keris hasil karya perajin Sumenep. Kita memiliki produk yang berkualitas, bernilai budaya tinggi, dan telah menjadi identitas daerah yang harus kita banggakan,” kata Bupati Fauzi dalam sebuah kesempatan.

Bupati Fauzi menyerahkan Suvenir Keris kepada Sekdaprov NTB beberapa waktu lalu (Foto: Istimewa)

Ia menjelaskan, setiap keris yang dibawa pulang oleh tamu dari luar daerah secara tidak langsung menjadi media promosi bagi Sumenep. Keris tersebut tidak hanya membawa nama daerah, tetapi juga memperkenalkan kualitas dan keahlian para empu kepada masyarakat di berbagai wilayah.

“Keris bukan hanya benda pusaka. Di dalamnya terdapat sejarah panjang, filosofi kehidupan, karya seni, dan jati diri masyarakat Sumenep. Karena itu, keris harus terus diperkenalkan kepada dunia melalui langkah-langkah nyata,” ujarnya.

Baca Juga :  Semangat Hari Santri Nasional 2023, NU Sumenep Tanam Mangrove sebagai Ikhtiar Selamatkan Lingkungan

Menurut Bupati Fauzi, penggunaan keris sebagai suvenir resmi juga dapat memberikan dampak terhadap keberlangsungan usaha para empu dan perajin. Meningkatnya kebutuhan keris berpotensi membuka peluang pasar yang lebih luas sekaligus meningkatkan pendapatan pelaku usaha kerajinan tersebut.

“Kalau pemerintah konsisten menggunakan produk lokal, masyarakat dan para tamu akan semakin percaya terhadap kualitas karya anak daerah. Inilah bentuk keberpihakan nyata kepada para perajin kita,” tegasnya.

Politisi PDI Perjuangan itu menyebut Sumenep telah lama dikenal sebagai salah satu sentra keris terbaik di Indonesia. Keris Sumenep memiliki nilai sejarah, seni, dan budaya yang tinggi sehingga reputasi tersebut perlu terus dijaga melalui kebijakan pemerintah yang berpihak pada pelestarian budaya dan kesejahteraan perajin.

Baca Juga :  Bupati Achmad Fauzi Jadikan BCP sebagai Solusi Membantu Masyarakat Hadapi Lonjakan Harga Kebutuhan Pokok

“Kita ingin para empu tidak hanya dikenal sebagai penjaga tradisi, tetapi juga memperoleh manfaat ekonomi dari karya luar biasa yang mereka hasilkan. Budaya harus menjadi sumber kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Karena itu, Bupati Fauzi mengajak seluruh jajaran pemerintah menjadikan penggunaan produk lokal sebagai bagian dari budaya dalam setiap kegiatan pemerintahan.

“Mari kita jadikan keris sebagai kebanggaan bersama. Ketika kita mencintai dan menggunakan karya masyarakat sendiri, sesungguhnya kita sedang menjaga sejarah, memperkuat identitas daerah, sekaligus membuka masa depan yang lebih baik bagi para perajin dan generasi penerus,” pungkasnya. (*)

Penulis : Rusydiyono

Berita Terkait

Bupati Sumenep Tetapkan Harga Impas Tembakau 2026, Lindungi Petani dari Harga Rendah
Pemkot Batam Perluas Akses Beasiswa, Anak Hinterland Kini Tembus Kampus-Kampus Terbaik Indonesia
Jangan Terkecoh Konten Viral! Pakar Siber Beberkan Alasan Konten Bisa Dihapus
SKK V Resmi Dibuka, Kopri PMII Sumenep Siapkan Kader Perempuan Pelopor Perubahan Sosial
IKA UNIJA Madura Kaji Wacana Kabupaten Kepulauan Sumenep Lewat Forum Akademik
Kapolresta Ariek Perkuat Sinergi dengan Insan Pers, Kunjungi Kantor PWRI Sumenep
Pemkab Bangkalan Percepat Sekolah Rakyat, Ditargetkan Siap Tahun Ajaran 2027
JMSI Sumenep Dorong Kemitraan dengan Polresta Lebih Terbuka dan Profesional

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 07:03 WIB

Bupati Sumenep Wajibkan Tamu Luar Daerah Diberi Hadiah Keris

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:29 WIB

Bupati Sumenep Tetapkan Harga Impas Tembakau 2026, Lindungi Petani dari Harga Rendah

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:55 WIB

Pemkot Batam Perluas Akses Beasiswa, Anak Hinterland Kini Tembus Kampus-Kampus Terbaik Indonesia

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:30 WIB

Jangan Terkecoh Konten Viral! Pakar Siber Beberkan Alasan Konten Bisa Dihapus

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:24 WIB

IKA UNIJA Madura Kaji Wacana Kabupaten Kepulauan Sumenep Lewat Forum Akademik

Berita Terbaru