Darul Hasyim Fath ; Wawasan Kebangsaan untuk Menangkal Paham Radikalisme

Redaksi Nolesa

Sabtu, 10 Desember 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, NOLESA.com — Penangkapan kasus dugaan terorisme di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur terjadi tidak hanya sekali.

Karenanya, peristiwa memilukan itu perlu penanganan serius dari semua pihak untuk melakukan pencegahan agar bibit terorisme tidak tumbuh subur di bumi Sumenep.

Rangkaian peristiwa memilukan itulah yang kemudian memicu lahirnya gagasan berupa Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang wawasan kebangsaan bagi masyarakat.

Sebagaimana pernyataan Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, Darul Hasyim Fath Raperda Wawasan Kebangsaan itu dinilai penting. Apalagi bulan lalu Kabupaten Sumenep diterpa peristiwa penangkapan kasus dugaan terorisme.

“Dan Raperda Wawasan Kebangsaan ini sebagai langkah untuk menangkal paham radikalisme,” tegas politisi PDIP itu.

Baca Juga :  Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep Prakarsai Raperda Pembatasan Penggunaan Gawai Bagi Anak di Bawah 15 Tahun

Kader Banteng asal Pulau Masalembu itu juga menjelaskan raperda itu juga sejalan dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 71 Tahun 2012 yang mengamanatkan pendidikan wawasan kebangsaan.

“Regulasi tentang wawasan kebangsaan nantinya akan menjadi instrumen bagi generasi muda untuk memahami keberagaman suku, tradisi, dan agama,” terang Darul.

Baca Juga :  Prediksi Bupati Ra Fauzi Mengenai Daun Kelor Jadi Kenyataan

Selebihnya, lanjut Darul, Raperda itu sebagai upaya untuk menumbuhkan kesadaran dalam menjaga harmoni di tengah masyarakat yang majemuk.

“Kita ingin menjaga keberlangsungan hidup yang harmoni demi menjaga keberagaman bangsa ini,” ujarnya menegaskan.


Penulis : Rusydiyono

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Ketum Perempuan Bangsa Minta Pelaku Kekerasan Seksual di Pati Tak Diberi Ampun
Novita Hardini Konsisten Hadirkan Layanan Kesehatan Mata Gratis
KOPRI Sumenep Kampanyekan Perlindungan Perempuan dan Anak
KNPI Sumenep Dilantik, Komitmen Jadikan Rumah Perjuangan Pemuda
KPK Rilis LHKPN Terbaru Presiden Prabowo, Total Kekayaan Capai Rp 2,06 Triliun
Digugat ke PN Jakpus, Juri dan MC LCC Empat Pilar MPR RI Diminta Minta Maaf
Universitas Annuqayah Teken Kerja Sama Perlindungan Kekayaan Intelektual dengan Kemenkum Jatim
Bupati Bangkalan Maksimalkan PAD Melalui PBB

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 02:48 WIB

Ketum Perempuan Bangsa Minta Pelaku Kekerasan Seksual di Pati Tak Diberi Ampun

Kamis, 14 Mei 2026 - 02:28 WIB

Novita Hardini Konsisten Hadirkan Layanan Kesehatan Mata Gratis

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:59 WIB

KOPRI Sumenep Kampanyekan Perlindungan Perempuan dan Anak

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:22 WIB

KNPI Sumenep Dilantik, Komitmen Jadikan Rumah Perjuangan Pemuda

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:31 WIB

KPK Rilis LHKPN Terbaru Presiden Prabowo, Total Kekayaan Capai Rp 2,06 Triliun

Berita Terbaru

KOPRI PC PMII Sumenep menggelar Sosialisasi Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di MA Raudlah Najiyah, Lengkong (Foto: Istimewa)

Daerah

KOPRI Sumenep Kampanyekan Perlindungan Perempuan dan Anak

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:59 WIB