Alarm Dewan Sumenep Jelang Panen Tembakau

Redaksi Nolesa

Jumat, 19 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DPRD Sumenep Minta Pemkab Bergerak Tekan PMI Ilegal (Foto: Istimewa)

DPRD Sumenep Minta Pemkab Bergerak Tekan PMI Ilegal (Foto: Istimewa)

Sumenep, NOLESA.com – Tidak lama lagi petani tembakau di Madura, khususnya di Kabupaten Sumenep akan memasuki masa panen. Seiring dengan itu petani mulai kuatir harga tembakau tidak mencukupi modal tanam.

Untuk itu, anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, Juhari meminta pabrikan supaya membeli tembakau dengan harga maksimal. Petani jangan sampai merugi.

“Biasanya yang menjadi problem petani tembakau jelang panen soal harga. Berapa pabrikan mematok harga terendah hingga tertinggi,” ucap anggota Komisi II DPRD Sumenep itu.

Guna mengantisipasi hal tersebut, Juhari yang merupakan politisi senior PPP ini mengimbau kepada semua pihak untuk memikirkan nasib petani tembakau di Sumenep.

Terlebih Pemerintah Kabupaten Sumenep, Juhari meminta supaya hal demikian difasilitasi. Pihak pabrikan dan perwakilan petani untuk duduk bareng bahas harga temabakau.

“Sebelum panen semua pihak harus duduk bareng agar pabrikan bisa membeli dengan harga yang bagus. Menyepakati kisaran harga tembakau, sehingga para petani tembakau yang menyambut musim panen tahun ini tidak lagi memiliki rasa khawatir dan harap-harap cemas,” tegas dia.

Baca Juga :  Selama Reses, Juhari Libatkan Semua Pihak untuk Menampung Beragam Keluhan Rakyat

Anggota dewan asal Dapil 6 itu juga mengimbau petani agar menjaga kualitas tembakau. Petani jangan sampai memanen daun tembakau yang masih muda.

“Karena untuk mendapatkan harga yang bagus, pihak petani juga harus memberikan tembakau berkualitas baik,” pesannya.

Secara khusus, Juhari juga meminta dinas terkait serius mendampingi petani di bawah melalui petugas penyuluh pertanian. Penyuluh

Baca Juga :  Unik, Bupati, Dandim, dan Kapolres Sumenep Sama-sama Menikah pada Tanggal 6 Juni

Sejatinya sejak awal menanam sampai panen terus memberikan pendampingan untuk menghasilkan kualitas tembakau yang baik.

Bahkan, dalam waktu dekat Komisi II DPRD Sumenep berencana memanggil dinas terkait untuk membahas masalah tembakau. Sebab masalah tembakau ini, tegasnya, menyangkut kesejahteraan petani di Sumenep.

“Tahun lalu harga tembakau cukup baik. Semoga harga tembakau musim ini lebih baik lagi,” tandas politisi alumni Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah Sukorejo itu.

Penulis : Rusydiyono

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

KOPRI Sumenep Kampanyekan Perlindungan Perempuan dan Anak
KNPI Sumenep Dilantik, Komitmen Jadikan Rumah Perjuangan Pemuda
KPK Rilis LHKPN Terbaru Presiden Prabowo, Total Kekayaan Capai Rp 2,06 Triliun
Digugat ke PN Jakpus, Juri dan MC LCC Empat Pilar MPR RI Diminta Minta Maaf
Universitas Annuqayah Teken Kerja Sama Perlindungan Kekayaan Intelektual dengan Kemenkum Jatim
Bupati Bangkalan Maksimalkan PAD Melalui PBB
Ketua Banggar DPR RI Pastikan APBN 2026 Masih Aman
Pemkab Pastikan 1.356 Jemaah Haji Sumenep Berangkat Aman

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:59 WIB

KOPRI Sumenep Kampanyekan Perlindungan Perempuan dan Anak

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:22 WIB

KNPI Sumenep Dilantik, Komitmen Jadikan Rumah Perjuangan Pemuda

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:31 WIB

KPK Rilis LHKPN Terbaru Presiden Prabowo, Total Kekayaan Capai Rp 2,06 Triliun

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:08 WIB

Digugat ke PN Jakpus, Juri dan MC LCC Empat Pilar MPR RI Diminta Minta Maaf

Selasa, 12 Mei 2026 - 22:41 WIB

Universitas Annuqayah Teken Kerja Sama Perlindungan Kekayaan Intelektual dengan Kemenkum Jatim

Berita Terbaru

KOPRI PC PMII Sumenep menggelar Sosialisasi Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di MA Raudlah Najiyah, Lengkong (Foto: Istimewa)

Daerah

KOPRI Sumenep Kampanyekan Perlindungan Perempuan dan Anak

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:59 WIB