Puisi-puisi Abdurrahman ZN-Di Stasiun Kereta

Redaksi Nolesa

Minggu, 28 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Di stasiun Kereta

Di stasiun kereta

Terlukis rel dalam mata

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ada anak kecil hilang permata

Duduk santai bersama botol tolol

Tak ada alas kaki

baju bolong-bolong

Semua pergi termasuk selebriti anti bakteri

Di balik

Tidur beralas kardus

Berbantal sunyi di gang-gang kecil

Berselimut dingin

Lelah, tapi mau gimana lagi

Apalagi dalam hujan air mata

Ada bungkam

Annuqayah, 24

Di atas Kasur dan Tutup Pintu Rumah

Dibalik hasil para pemikir

Otak-otak tak mampu

Meski bahagia yang luar biasa bagi saudara

Namun pengembara bahagia sederhana semakin pudar

Pelan-pelan berserakan dipinggir dan tengah jalan

Oh tuan yang terhormat

Harap terpikir sampah yang semakin menumpuk

Di atas kasur dan tutup pintu rumah

Baca Juga :  Pulang- Puisi Muhammad Dzunnurain

Kadang sampai hilang perintah

Lantas siapa yang pantas disalahkan

Para pemikir?

Ataukah otak kecil yang tak mampu?

Annuqayah, 24

Teman-teman Para Tuan

Putar begitu cepat, sambil bercerita anak kecil

Yang hidup sangat redup, di setiap hari hanya bisa;

Menghitung injak kaki, jalan-jalan pincang

Yang menjelma kursi hidup dengan putaran roda, saksi lapar terdengar

Di bawah tol orang-orang bertahan pada pikir, kira-kira begitu

Masih terlihat dalam lekuk mata-mata hati mereka

Bahwa ada mimpi yang begitu tinggi

Namun terlupakan dengan harus

Terhipnotis jam gelap terpejam

Kali ini sampah-sampah masih berserakan, kata mereka

Kata mereka salah tangan sebab tak pikir

Ingat, tak sadar, teman malam kau para tuan

Annuqayah, 24

Tentang Kau

Kali ini, aku menulis sajak tentang kau di bawah atap, yang di dalamnya ada ruang khusus untuk merakit indah, dan itu akan sempurna bila jam itu menunjuk kau jadi pembangun di setiap lelap menyusuri gang-gang berlumpur

Baca Juga :  Puisi-puisi Fileski Walidha Tanjung

Sajak-sajak ini di mulai, lalu ikutilah kau menulis kertas kosong baris juang, tulislah sampai kau tumui yang telah di ceritakan di bawah bulan-bulan tengah jalan serta gambarlah peristiwa, kau tahu

Saat sajak ini hampir selesai, sambutlah aku, kau akan aku selipkan dalam lemari hati rapat-rapat sampai kau tak dapat nafas: sebab terlalu panas

“Kau, sungguh demi air mata di dalam doa, kau dimana-mana, ketika terlelap kau menyapa dalam mimpi, ketika terbangun kau bersila dalam pikir hati, apa lagi bisa sengaja, itulah semua tentang kau” Kata kau

Bila semua telah selesai, jangan kau tanyakan “Apakah telah usai? kau ingat, ini hanyalah baris demi baris sajak yang itu tentang kau, tetaplah tersenyum seperti hari lalu. Terakhir bukan akhir, percayalah, ada manis selain pemanis

Baca Juga :  Kumpulan Puisi Ramana Lingga Ardi (RLA)

Jelas sakit, tapi sementara, penjumlah, termasuk mata kaki

Annuqayah, 24


Abdurrahman ZN nama pena dari Abdurrahman As shawi lahir pada tanggal 07 Mei 2001 di desa Candi, dan merupaka alumni PP. Nasy’atul Muta’allimin. Proses menulis sejak bergabung dalam komunitas Penyisir Sastra Iksabad (PERSI), kuliah di INSTKA (Institut Ilmu Keislaman Annuqayah) Jurusan Tasawuf & Psikoterapi (TP). Sekarang bermukim di PP. Annuqayah Lubangsa. Sebagian karyanya sudah dimuat di media cetak maupun online. Bisa di hubungi melalui, Fb: Abdurrahman As shawi, IG: Abdurrahman As shawi

Berita Terkait

Puisi-puisi Nihalun Nada
Puisi-puisi Adzkia Fahdila Khairunisa
Puisi-puisi Amanda Amalia Putri
Puisi-puisi Ahmad Rizal
Puisi-puisi Nihalun Nada
Puisi-puisi Khalil Satta Èlman
Puisi-puisi Cahaya Daffa Fuadzen
Puisi-puisi Ilham Wiji Pradana

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 15:24 WIB

Puisi-puisi Nihalun Nada

Senin, 22 Desember 2025 - 12:29 WIB

Puisi-puisi Adzkia Fahdila Khairunisa

Selasa, 16 Desember 2025 - 18:18 WIB

Puisi-puisi Amanda Amalia Putri

Sabtu, 29 November 2025 - 11:42 WIB

Puisi-puisi Ahmad Rizal

Sabtu, 27 September 2025 - 11:19 WIB

Puisi-puisi Nihalun Nada

Berita Terbaru

Kemenpora Buka Program TPON, Berikut Syaratnya (Foto: Istimewa)

Nasional

Kemenpora Buka Program TPON, Berikut Syaratnya

Selasa, 28 Apr 2026 - 21:26 WIB

(for NOLESA.COM)

Puisi

Puisi-puisi Nihalun Nada

Minggu, 26 Apr 2026 - 15:24 WIB