Pa’piong Kuliner Warisan Toraja untuk Nusantara

Redaksi Nolesa

Rabu, 15 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesona Nusantara, NOLESA.com – Indonesia tidak hanya kaya bahasa dan budaya. Tetapi juga menyimpan beragam kuliner khas daerah yang menjadi kekayaan nusantara.

Salah satunya Toraja Provinsi Sulawesi Selatan. Selain dengan dengan masyarakat yang kental akan ada istiadat, Toraja juga memiliki kuliner khas yang wajib dicoba oleh masyarakat di belahan nusantara ini.

Dilansir dari kabartoraya.com, Rabu 15 November 2023, Toraja adalah salah satu destinasi yang wajib dituju saat berencana untuk berkeliling Indonesia, karena memiliki kekayaan seni dan budaya yang tidak ada habisnya.

Selain itu masyarakat di Tana Toraja juga masih banyak melakukan tradisi demi tradisi yang menjadi turun temurun nenek moyang, salah satunya adalah cita rasa dari makanan khas toraja yang bernama Pa’piong.

Pa’piong adalah salah satu makanan khas Sulawesi Selatan, yang merupakan makanan kebangsaan bagi masarakat Toraja.

Uniknya makanan ini disajikan di dalam batang bambu yang berukuran cukup besar cara masaknya cukup letakkan pada bara api yang menyala selama 1 hingga 2 jam lamanya.

Baca Juga :  Mencicipi Jepa, Makanan Penyelamat Dikala Krisis Pangan Masalembu

Pa’piong biasa di hidangkan pada acara-acara besar masyarakat setempat seperti Rambu Solo atau Rambu Tuka.

Rempah pada pembuatan makanan ini pun cukup sederhana, diantaranya cabai, bawang merah, bawang putih, garam, ajinomoto, potongan jahe, dan juga batang serai.

Yang menjadikan kuliner ini unik adalah pada teknik memasaknya, dengan menggunakan bambu sebagai media yang kemudian langsung diletakan pada bara api yang menyala selama 1 hingga 2 jam lamanya.

Setelah bumbu tersedia, kemudian ikan mas yang sudah di potong kecil- kecil dicampur dengan bumbu lalu di masukan pada batang bambu beruas 8 hingga 10 centimeter. Makanan ini sepintas mirip dengan Pantollo. bisa juga mengganti ikan dengan daging ayam atau pun sapi sesuai dengan selera.

Baca Juga :  Begini Konsep Bupati Fauzi Pulihkan Perekonomian Warga Sumenep

Tak hanya itu masyarakat setempat juga biasa menyajikan makanan ini bersama dengan nasi hangat, sayur bulunangko, mayana, dan burak atau pohon pisang muda.

Untuk kamu yang penasaran dengan makanan dengan cita rasa gurih, sedikit pedas dan legit ini kamu bisa berkunjung ke Tana Toraja dan Toraja utara.


Sumber : kabartoraya.com

Berita Terkait

Tapakerbau, Kampung Otak-otak Bandeng Disiapkan Jadi Ikon Kuliner Sumenep
Rempeyek: Dari Dapur Tradisional ke Meja Makan Modern
Sambut Ramadan 1446, Arinna Cafe and Resto Sumenep Hadirkan Menu Baru Serba Steak
Mau Buat Gudeg Khas Jogja yang Enak? Ini Resepnya
Mencicipi Bakso Kawi Mas Jum
Begini Cara Mengolah Daging Sapi Kurban Menjadi Masakan Rendang
Rekomendasi Resep Opor Ayam untuk Lebaran Idul Adha 1445 H
Soto Betawi Kuliner Khas Jakarta

Berita Terkait

Kamis, 13 November 2025 - 21:10 WIB

Tapakerbau, Kampung Otak-otak Bandeng Disiapkan Jadi Ikon Kuliner Sumenep

Jumat, 4 Juli 2025 - 21:13 WIB

Rempeyek: Dari Dapur Tradisional ke Meja Makan Modern

Senin, 10 Februari 2025 - 20:34 WIB

Sambut Ramadan 1446, Arinna Cafe and Resto Sumenep Hadirkan Menu Baru Serba Steak

Minggu, 28 Juli 2024 - 05:06 WIB

Mau Buat Gudeg Khas Jogja yang Enak? Ini Resepnya

Selasa, 18 Juni 2024 - 13:00 WIB

Mencicipi Bakso Kawi Mas Jum

Berita Terbaru

Pemilu Mendatang, PDIP Sumenep Target 15 Kursi di DPRD (Foto: Istimewa)

Politik

Pemilu Mendatang, PDIP Sumenep Target 15 Kursi di DPRD

Minggu, 3 Mei 2026 - 10:29 WIB