Mencicipi Jepa, Makanan Penyelamat Dikala Krisis Pangan Masalembu

Redaksi Nolesa

Senin, 6 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesona Nusantara, NOLESA.com — Indonesia tidak hanya kaya budaya dan bahasa. Lebih dari juga kaya dengan kuliner khas daerah yang tersebar di Nusantara.

Uniknya lagi, kuliner khas itu terkadang dibuat dari jenis yang sama. Tetapi karena cara mengolah dan bahan tambahannya yang beda sehingga menghasilkan jenis makanan baru yang berbeda pula jenis juga rasanya.

Semakin lengkaplah stok kuliner khas Indonesia yang siap memanjakan lidah penikmatnya.

Dari sekian kuliner warisan Nusantara, ada Jepa namanya. Kuliner ini merupakan makanan khas Suku Mandar Sulawesi Barat. Bahannya cukup sederhana. Jepa terbuat dari singkong dan parutan kelapa.

Walaupun Jepa kuliner khas Sulawesi Barat, Jepa juga bisa ditemukan di Sumenep, Madura, Jawa Timur. Tepatnya di Pulau Masalembu. Karena di pulau terluar Sumenep itu selain Suku Madura juga terdapat Suku Bugis dan Suku Mandar.

Baca Juga :  Guna Membuka Loker, Owner Batik Canteng Koneng Dorong Banuaju Timur Jadi Rumah Produksi Batik

Meskipun mereka hidup di Sumenep sudah dalam kurun waktu yang lumayan lama, namun  tetap mempertahankan Jepa sebagai kuliner warisan leluhurnya.

Bahkan, Jepa seringkali menjadi makanan alternatif ketika bahan makanan pokok menipis. Jepa dikonsumsi sebagai pengganti nasi.

Termasuk ketika terjadi badai kemarin. Karena tidak ada pengiriman beras sebagai bahan makanan pokok ke Pulau Masalembu, Suku Bugis dan Mandar mengkonsumsi Jepa.

Baca Juga :  Mau Buat Gudeg Khas Jogja yang Enak? Ini Resepnya

“Orang Madura biasanya makan ketela sama pisang, Suku Mandar dan Bugis makan Jepa, makanan khas Suku Mandar Sulawesi Barat yang terbuat dari bahan singkong dan parutan kelapa,” kata Darul Hasyim Fath anggota DPRD Sumenep yang merupakan putra Masalembu ketika menjelaskan krisis pangan setelah badai menerjang pulau tersebut.


Penulis : Wail

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Bubur Suro, Kuliner Tradisional yang Identik dengan Tahun Baru Islam
Pantai Lon Malang Sampang, Wisata Alam Cantik dan Ramah Kantong
Nikmati Keindahan Madura dari Ketinggian Teras Langit Sumenep
Nikmati Keindahan Air Terjun Basoka, Pesona Alamnya Bikin Betah
Liburan Sambil Lihat Ikan Koi? Datang ke Lebeng Timur Sumenep
Tapakerbau, Kampung Otak-otak Bandeng Disiapkan Jadi Ikon Kuliner Sumenep
Jelajahi “Amazon-nya Madura” di Wisata Susur Sungai Saroka, Destinasi Baru yang Wajib Dikunjungi
Rempeyek: Dari Dapur Tradisional ke Meja Makan Modern

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 16:42 WIB

Bubur Suro, Kuliner Tradisional yang Identik dengan Tahun Baru Islam

Sabtu, 30 Mei 2026 - 08:33 WIB

Pantai Lon Malang Sampang, Wisata Alam Cantik dan Ramah Kantong

Senin, 23 Maret 2026 - 20:08 WIB

Nikmati Keindahan Madura dari Ketinggian Teras Langit Sumenep

Jumat, 30 Januari 2026 - 23:11 WIB

Nikmati Keindahan Air Terjun Basoka, Pesona Alamnya Bikin Betah

Minggu, 18 Januari 2026 - 00:19 WIB

Liburan Sambil Lihat Ikan Koi? Datang ke Lebeng Timur Sumenep

Berita Terbaru

Wabup Sumenep Hadiri Doa Bersama Tahun Baru Islam (Foto: Istimewa)

Daerah

Wabup Sumenep Hadiri Doa Bersama Tahun Baru Islam

Selasa, 16 Jun 2026 - 15:17 WIB