Tingkatkan Literasi Siswa, PBSI UNY Latih Guru SMP Kulon Progo Susun Perangkat Pembelajaran Berbasis Deep Learning

Redaksi Nolesa

Selasa, 23 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tingkatkan Literasi Siswa, PBSI UNY Latih Guru SMP Kulon Progo Susun Perangkat Pembelajaran Berbasis Deep Learning

Tingkatkan Literasi Siswa, PBSI UNY Latih Guru SMP Kulon Progo Susun Perangkat Pembelajaran Berbasis Deep Learning

KULON PROGO, NOLESA.COM – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) PBSI Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menggelar Pelatihan Penyusunan Perangkat Pembelajaran Membaca Berbasis Deep Learning di Pondok Makan Omah Mbeji, Kulon Progo, Rabu kemarin, 17 Juni 2026.

Pelatihan Penyusunan Perangkat Pembelajaran Membaca Berbasis Deep Learning ini diikuti 50 guru Bahasa Indonesia SMP se-Kabupaten Kulon Progo.

Pelatihan tersebut dipimpin oleh Ketua Tim PkM, Prof. Dr. Maman Suryaman, M.Pd. dengan anggota Dr. St. Nurbaya, M.Hum., M.Si., Dr. Firstya Evi Dianastiti, M.Pd., Titis Kusumaningrum Witdaryadi Putri, M.Pd., dan Mei Anjar Kumalasari, M.Pd.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program ini bertujuan meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun pembelajaran membaca yang mendorong siswa berpikir kritis, reflektif, dan kreatif melalui pendekatan deep learning.

Baca Juga :  Kemenag Sumenep Gelar Kompetisi Sains Madrasah, Juaranya akan Diutus ke Provinsi Jatim

Dalam sambutannya, Prof. Maman Suryaman menyampaikan bahwa implementasi pendekatan deep learning menjadi salah satu arah baru dalam pembelajaran yang menekankan pengalaman belajar yang meaningful (bermakna), mindful (penuh kesadaran), dan joyful (menyenangkan).

“Guru tidak cukup hanya mengajarkan isi bacaan. Mereka juga harus membimbing siswa berpikir kritis, reflektif, dan kreatif melalui aktivitas membaca,” ujar Prof. Maman.

Peserta pelatihan terdiri atas guru-guru bahasa Indonesia dari berbagai SMP di Kabupaten Kulon Progo. Selama pelatihan, peserta memperoleh materi mengenai konsep dasar deep learning, strategi meaningful, mindful, dan joyful learning, penyusunan modul ajar, pemilihan bahan bacaan yang menantang kemampuan berpikir tingkat tinggi, serta penyusunan asesmen pembelajaran membaca.

Selain itu, peserta juga mendapatkan pendampingan dalam mengembangkan perangkat pembelajaran yang dapat langsung diterapkan di sekolah masing-masing.

Baca Juga :  Bupati Ji Fauzi Terima Jaka Caraka yang Bakal Mewakili Indonesia ke Jepang

Sementara itu, Ketua MGMP Bahasa Indonesia SMP Kabupaten Kulon Progo Agus Triyanto, mengaku sangat mengapresiasi kegiatan ini karena memberikan wawasan dan keterampilan baru bagi para guru dalam menghadapi tantangan pembelajaran abad ke-21.

“Pelatihan ini sangat relevan dengan kebutuhan guru saat ini karena memberikan contoh konkret penyusunan perangkat pembelajaran berbasis deep learning,” kata Agus Triyanto.

Selain sesi pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan praktik penyusunan perangkat pembelajaran membaca berbasis deep learning. Para peserta secara aktif berdiskusi dan bekerja dalam kelompok untuk merancang perangkat pembelajaran yang mengintegrasikan strategi meaningful, mindful, dan joyful learning.

Tim PkM PBSI UNY memberikan umpan balik secara langsung terhadap perangkat yang disusun sehingga guru memperoleh pengalaman belajar yang aplikatif dan kontekstual.

Baca Juga :  Ini kata Ketua DEMA FEBI INSTIKA, Imam Arifin Terkait Dialog Kewirausahaan

Salah satu peserta, Tri Warsiati, S.Pd., M.Pd., guru SMP Negeri 1 Wates, mengaku memperoleh banyak ide baru dalam menyusun perangkat pembelajaran membaca.

“Pendekatan deep learning memberikan alternatif yang menarik untuk meningkatkan keterlibatan siswa dalam kegiatan membaca dan diskusi,” ujarnya.

Pelatihan tersebut diharapkan menjadi langkah awal penguatan literasi membaca di SMP Kabupaten Kulon Progo melalui penerapan pembelajaran yang lebih bermakna, reflektif, dan menyenangkan.

Ke depan, program ini akan dilanjutkan dengan pendampingan dan evaluasi secara daring guna memastikan perangkat pembelajaran yang telah disusun dapat diimplementasikan secara efektif di sekolah.

Hasil kegiatan juga direncanakan untuk didiseminasikan melalui publikasi ilmiah, media massa, serta pengembangan modul ajar yang dapat dimanfaatkan oleh komunitas guru secara lebih luas. (*)

Penulis : Wail Arrifqi

Berita Terkait

Ilkom UNPAM Perkuat Komunikasi Digital Bank Sampah Sentosa
GP Ansor Jatim Lepas Kader Kuliah di Tiongkok
Gus Muhaimin Dorong Lulusan Universitas Ibrahimy Jadi Penggerak Kemajuan Daerah
Tekan Persoalan Sampah, KKN Posko 43 Bangun Rocket Stove di PP Mis Annibros I
Menghidupkan Prajurit Keraton di Jemari Generasi Alpha
KKN Kolaborasi UIN Saizu Gandeng Karang Taruna Siapkan Lomba Agustusan di Desa Bejiruyung
Disdik Sumenep Siapkan Renovasi Rumah Dinas Rusak Guru SDN Berakas Raas
Naik Kelas, OPEC 2026 UPI Sumenep Kini Jadi Ajang Olimpiade Tingkat Jawa Timur

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:17 WIB

Ilkom UNPAM Perkuat Komunikasi Digital Bank Sampah Sentosa

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:26 WIB

GP Ansor Jatim Lepas Kader Kuliah di Tiongkok

Rabu, 23 September 2026 - 08:05 WIB

Gus Muhaimin Dorong Lulusan Universitas Ibrahimy Jadi Penggerak Kemajuan Daerah

Rabu, 16 September 2026 - 16:11 WIB

Tekan Persoalan Sampah, KKN Posko 43 Bangun Rocket Stove di PP Mis Annibros I

Jumat, 21 Agustus 2026 - 08:43 WIB

Menghidupkan Prajurit Keraton di Jemari Generasi Alpha

Berita Terbaru

Bupati Fauzi mengenakan baju adat keraton dalam sebuah acara (Foto: Istimewa)

Daerah

Pemkab Sumenep Lestarikan Budaya Lewat Baju Adat Keraton

Kamis, 29 Okt 2026 - 07:07 WIB