Komdigi Libatkan Finalis Puteri Indonesia 2026 dalam Kampanye Perlindungan Anak di Ruang Digital

Redaksi Nolesa

Selasa, 16 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Komdigi, Fifi Aleyda Yahya (Foto: Istimewa)

Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Komdigi, Fifi Aleyda Yahya (Foto: Istimewa)

JAKARTA, NOLESA.COM – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menggandeng para finalis Puteri Indonesia 2026 untuk memperkuat upaya perlindungan anak di era digital.

Melalui pengaruh yang mereka miliki di tengah masyarakat, para finalis diharapkan dapat menjadi mitra pemerintah dalam mengedukasi publik tentang pentingnya menciptakan ruang digital yang aman, sehat, dan ramah anak.

Ajakan tersebut disampaikan Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Komdigi, Fifi Aleyda Yahya, dalam kegiatan Pembekalan PP Tunas bagi Finalis Puteri Indonesia 2026 yang berlangsung di Jakarta, Senin kemarin, 15 Juni 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan itu mengusung tema “Membangun Generasi Emas Anak Indonesia yang Sehat, Cerdas, dan Aman di Ruang Digital”.

Menurut Fifi, kehadiran para finalis Puteri Indonesia tidak sekadar menjadi bagian dari acara seremonial. Mereka dinilai memiliki kapasitas komunikasi yang baik, jangkauan media sosial yang luas, serta kedekatan dengan generasi muda sehingga mampu menjadi agen perubahan dalam menyampaikan pesan-pesan positif terkait keamanan digital.

Baca Juga :  Usul Bentuk Badan Vokasi Nasional, Ini Target Menko Pemberdayaan Masyarakat

Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan figur publik sangat dibutuhkan di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi. Indonesia saat ini tercatat sebagai salah satu negara dengan tingkat penggunaan internet yang tinggi.

Berdasarkan data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) tahun 2026, jumlah pengguna internet nasional mencapai 235,2 juta orang atau setara dengan 81,72 persen populasi.

Di balik tingginya angka tersebut, terdapat sejumlah persoalan yang memerlukan perhatian serius. Fifi mengungkapkan bahwa hampir seluruh anak Indonesia telah terhubung dengan internet.

Data menunjukkan 99,4 persen anak mengakses internet dengan rata-rata penggunaan mencapai 5,4 jam setiap hari. Kondisi ini membuka peluang besar bagi anak untuk memperoleh informasi, namun di sisi lain juga meningkatkan risiko terpapar berbagai konten negatif.

Ia menyebutkan, sekitar separuh anak Indonesia pernah menemukan konten bermuatan seksual di media sosial. Dari jumlah itu, sebanyak 42 persen mengaku mengalami ketidaknyamanan bahkan rasa takut setelah melihat konten tersebut.

Baca Juga :  Bocoran Rencana Pemerintah untuk Papua di Masa Mendatang

Menurut Fifi, kondisi tersebut menjadi alarm bagi seluruh pihak untuk lebih serius memberikan perlindungan kepada anak-anak di ruang digital.

Tantangan lain juga terlihat dari aspek kesehatan mental. Berdasarkan hasil Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) 2025–2026, hampir 10 persen anak Indonesia terindikasi mengalami gangguan kesehatan jiwa. Angka tersebut terdiri atas 4,4 persen yang mengalami kecemasan dan 4,8 persen mengalami depresi. Sementara itu, data UNICEF mencatat lebih dari 500 ribu anak menjadi korban eksploitasi seksual daring setiap tahunnya, sedangkan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menerima 1.508 laporan kasus perlindungan anak sepanjang 2025.

Sebagai langkah antisipasi, pemerintah telah memberlakukan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik bagi Anak atau PP Tunas yang efektif berlaku sejak 28 Maret 2026. Regulasi tersebut menjadi landasan dalam memperkuat perlindungan anak, termasuk melalui pembatasan akses terhadap platform digital yang memiliki tingkat risiko tinggi bagi pengguna di bawah usia 16 tahun.

Baca Juga :  Ingin Bantu Pemerintah Pusat, Gubernur DKI Jakarta Gandeng Dua Daerah untuk Perkuat Ini

Fifi menegaskan bahwa keberhasilan implementasi PP Tunas tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Dukungan keluarga, komunitas, dunia pendidikan, media, hingga tokoh publik sangat diperlukan agar pesan perlindungan anak dapat diterima secara luas. Karena itu, para finalis Puteri Indonesia diharapkan mampu menjadi jembatan antara kebijakan pemerintah dan masyarakat dengan menyampaikan informasi secara lebih mudah dipahami.

Selain berperan sebagai penyampai pesan edukasi, para finalis juga didorong menjadi contoh dalam penggunaan teknologi yang sehat, produktif, dan bertanggung jawab.

Fifi berharap kolaborasi yang terbangun dapat menjadi awal gerakan bersama untuk menciptakan ekosistem digital yang lebih aman sehingga anak-anak Indonesia dapat tumbuh menjadi generasi unggul, berkarakter, sehat secara mental, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045. (*)

Penulis : Arif

Berita Terkait

HUT Ke-81 RI Diawali Doa dan Zikir Kebangsaan
Sidang Kabinet Paripurna, Prabowo Tekankan Ketahanan Pangan hingga Jaminan Sosial Sesuai UUD 1945
Buntut Tambang Ilegal, GMPP Madura Desak Kapolres Bangkalan Dicopot
PKB Minta Pemerintah Ubah Paradigma Pembangunan Wilayah Kepulauan
Presiden Prabowo Targetkan Indonesia Swasembada Gula dalam Dua Tahun
Legislator PKB Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi El Nino, Jangan Sampai Target Produksi Pangan Terganggu
Novita Hardini Soroti Tata Kelola KEK Pariwisata, Nilai Perlindungan Hak Masyarakat Belum Optimal
Anggaran MBG 2027 Diprediksi Menyusut, Banggar DPR Jamin Kualitas Program Tetap Optimal

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:25 WIB

HUT Ke-81 RI Diawali Doa dan Zikir Kebangsaan

Selasa, 21 Juli 2026 - 02:07 WIB

Sidang Kabinet Paripurna, Prabowo Tekankan Ketahanan Pangan hingga Jaminan Sosial Sesuai UUD 1945

Senin, 20 Juli 2026 - 20:35 WIB

Buntut Tambang Ilegal, GMPP Madura Desak Kapolres Bangkalan Dicopot

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:33 WIB

PKB Minta Pemerintah Ubah Paradigma Pembangunan Wilayah Kepulauan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:20 WIB

Presiden Prabowo Targetkan Indonesia Swasembada Gula dalam Dua Tahun

Berita Terbaru