Usul Bentuk Badan Vokasi Nasional, Ini Target Menko Pemberdayaan Masyarakat

Redaksi Nolesa

Jumat, 14 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koordinator (Menko) Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus Imin (foto: istimewa)

Menteri Koordinator (Menko) Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus Imin (foto: istimewa)

JAKARTA, NOLESA.COM – Menteri Koordinator (Menko) Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus Imin, mengusulkan pembentukan Badan Vokasi Nasional (BVN).

Gagasan Gus Imin ini sebagai langkah strategis untuk menjawab kebutuhan pasar kerja yang semakin kompetitif, baik di dalam maupun luar negeri.

Usulan Gus Imin tersebut disampaikan usai rapat koordinasi dengan Menko PMK, Pratikno, di Jakarta, Jumat, 14 November 2025.

Gus Imin yang merupakan Ketum PKB itu menegaskan pentingnya percepatan konsolidasi program vokasi agar masyarakat Indonesia mampu bersaing di tengah dinamika pasar tenaga kerja global.

“Pasar kerja di dalam maupun luar negeri sangat potensial. Tapi pendidikan dan vokasi kita perlu dikonsolidasikan lebih cepat, sehingga masyarakat khususnya generasi muda bisa segera meng-update kapasitasnya,” ujarnya.

Baca Juga :  Jogja Lawan Pembajakan Buku

Ia menilai kebutuhan keterampilan saat ini berubah sangat cepat sehingga kebijakan vokasi harus lebih adaptif.

“Perubahan kebutuhan skill sekarang ini sangat cepat. Nggak sampai dua tahun, jenis keterampilan yang dibutuhkan industri bisa berubah lagi,” tambahnya.

Melihat perkembangan tersebut, Ketua Umum PKB itu menilai Indonesia membutuhkan sistem vokasi nasional yang kuat dan terintegrasi.

“Karena itu, sistem vokasi nasional harus terus dikembangkan. Saya mengusulkan agar dibentuk Badan Vokasi Nasional untuk mempercepat konsolidasi ini,” tegasnya.

Baca Juga :  Hari ini Ketua DPR RI Puan Maharani Berkunjung ke Pulau Giliiyang Dungkek

BVN nantinya diharapkan menjadi institusi lintas kementerian yang menyatukan perencanaan, standardisasi, dan percepatan implementasi program vokasi.

Lembaga ini akan mengoordinasikan sekolah vokasi, balai latihan kerja, hingga pelatihan berbasis industri agar selaras dengan kebutuhan riil pasar kerja domestik maupun global. (*)

Penulis : Arif

Berita Terkait

Hari Kebebasan Pers Sedunia, Ketua Dewan Pers Ajak Utamakan Berita Berkualitas
Arinna Premium Hijab Buktikan Kualitas Brand Lokal di Ajang Sedasa Summit
May Day 2026, Presiden Prabowo Tegaskan Komitmennya untuk Buruh
Kemenpora Buka Program TPON, Berikut Syaratnya
Legislator PKB Soroti Kasus TBC di Banyuwangi, Inilah 4 Catatannya
Novita Hardni Nyalakan Api Perjungan Kartini Masa Kini
Novita Hardini Serahkan Ambulans Kemanusiaan dan Sembako
Dalam Suasana Lebaran, Ketum PDIP Ziarah ke Makam Bung Karno

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 19:53 WIB

Hari Kebebasan Pers Sedunia, Ketua Dewan Pers Ajak Utamakan Berita Berkualitas

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:12 WIB

Arinna Premium Hijab Buktikan Kualitas Brand Lokal di Ajang Sedasa Summit

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:39 WIB

May Day 2026, Presiden Prabowo Tegaskan Komitmennya untuk Buruh

Selasa, 28 April 2026 - 21:26 WIB

Kemenpora Buka Program TPON, Berikut Syaratnya

Minggu, 26 April 2026 - 20:30 WIB

Legislator PKB Soroti Kasus TBC di Banyuwangi, Inilah 4 Catatannya

Berita Terbaru

Pemilu Mendatang, PDIP Sumenep Target 15 Kursi di DPRD (Foto: Istimewa)

Politik

Pemilu Mendatang, PDIP Sumenep Target 15 Kursi di DPRD

Minggu, 3 Mei 2026 - 10:29 WIB