Kumpulkan Para Ketum Parpol, Ini Pesan Prabowo tentang Indonesia Terkini

Redaksi Nolesa

Minggu, 31 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nasional, NOLESA.COM – Presiden Prabowo Subianto mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap aksi demonstrasi yang berujung ricuh.

Ia menegaskan bahwa aspirasi rakyat yang disampaikan secara damai adalah hak konstitusional yang harus dihormati, namun bila berubah menjadi kerusuhan, maka hal itu bisa mengarah pada tindakan makar dan terorisme.

“Sekali lagi, aspirasi murni yang disampaikan harus dihormati. Hak untuk berkumpul secara damai harus dihormati dan dilindungi. Namun kita tidak dapat pungkiri bahwa sudah mulai keliatan gejala adanya tindakan-tindakan di luar hukum, bahkan melawan hukum, bahkan ada yang mengarah kepada makar dan terorisme,” kata Prabowo dalam konferensi pers di Istana Negara, Minggu (31/8).

Prabowo menegaskan telah memerintahkan aparat keamanan untuk bersikap tegas. “Kepada pihak kepolisian dan TNI saya perintahkan untuk mengambil tindakan yang setegas-tegasnya terhadap segala macam bentuk perusakan fasilitas umum, penjarahan terhadap rumah individu, atau tempat-tempat umum, atau sentra-sentra ekonomi. Sesuai dengan hukum yang berlaku,” ujarnya.

Baca Juga :  Menyongsong Abad ke-2 NU, Begini Komitmen ISNU

Meski demikian, Prabowo memastikan pemerintah tetap membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan pendapat secara damai. “Kepada seluruh masyarakat, silakan sampaikan aspirasi murni secara damai. Kami pastikan akan didengar, akan dicatat, dan akan kita tindaklanjuti,” katanya.

Baca Juga :  Pembahasan Kedelai Indonesia Hari Ini

Pernyataan Presiden ini disampaikan bersama sejumlah ketua umum partai politik pendukung pemerintah. Mereka menegaskan dukungan penuh terhadap langkah tegas pemerintah dalam menjaga ketertiban umum dan stabilitas nasional.

Prabowo menambahkan, masyarakat perlu waspada terhadap pihak-pihak yang menunggangi demonstrasi dengan tujuan menciptakan kerusuhan. “Jangan sampai kita lengah. Demokrasi boleh, tapi kalau berubah menjadi kekerasan, itu bukan lagi aspirasi, melainkan ancaman,” tegasnya.

Penulis : Wail Arrifki

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Panglima Santri Nusantara Pimpin Apel HSN Ponpes Dar el Hikmah Riau
Menko PM Minta BUMN Optimalkan Aset Menganggur untuk Pemberdayaan Masyarakat
Menko PM Buka Jalan Perubahan Bansos 2027, Warga Rentan Jadi Sasaran Utama
Presiden Prabowo Lantik 26 Wantimpres, Salah Satunya Mantan Gubernur Jatim
Novita Hardini Dorong Kebijakan Industri Berkelanjutan
Influenza A Meluas, Neng Eem Dorong Penguatan Deteksi Dini dan Layanan Kesehatan
Said Abdullah: Evaluasi UU P2SK Perlu Didahulukan Sebelum Regulasi Baru
Novita Hardini Minta Rencana Ekspor Satu Pintu Dikaji Agar Tak Ganggu Industri

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:59 WIB

Panglima Santri Nusantara Pimpin Apel HSN Ponpes Dar el Hikmah Riau

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:42 WIB

Menko PM Minta BUMN Optimalkan Aset Menganggur untuk Pemberdayaan Masyarakat

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:31 WIB

Menko PM Buka Jalan Perubahan Bansos 2027, Warga Rentan Jadi Sasaran Utama

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:14 WIB

Presiden Prabowo Lantik 26 Wantimpres, Salah Satunya Mantan Gubernur Jatim

Senin, 28 September 2026 - 17:43 WIB

Novita Hardini Dorong Kebijakan Industri Berkelanjutan

Berita Terbaru

Bupati Fauzi mengenakan baju adat keraton dalam sebuah acara (Foto: Istimewa)

Daerah

Pemkab Sumenep Lestarikan Budaya Lewat Baju Adat Keraton

Kamis, 29 Okt 2026 - 07:07 WIB