Sejarah Lengkap Islam di Jawa

Redaksi Nolesa

Minggu, 21 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Islam di Jawa tidak dapat dipisahkan dari budaya Jawa itu sendiri. Ibarat kata, Islam di Jawa memiliki konsep keberagaman sekaligus budaya dalam satu napas. Konsep ini tentu baik untuk dilestarikan.

Sebab, dengan begitu, semangat nilai-nilai budaya dalam masyarakat tidak akan hilang dengan adanya Islam, bahkan pola Islam yang rahmatan lil ‘alamin akan menemukan wajahnya di tengah-tengah masyarakat.

Baca Juga :  Degradasi Moral; Masa Depan yang Ditaruhkan ia

Nah, buku karya Husnul Hakim ini penting dibaca bagi masyarakat yang ingin mengetahui alur sejarah masuknya Islam ke Jawa, agar umat Islam mampu memaknai Islam dan kejawaannya secara bersamaan.

Dengan demikian, diharapkan masyarakat Indonesia, khususnya Jawa tidak beranggapan bahwa Islam harus berwajah Arab.

Perlu ditegaskan bahwa Arab memang tempat kelahiran Nabi Muhammad Saw sebagai utusan untuk menyebarkan Islam.

Namun, bukan berarti segala sesuatu yang berasal dari Arab mencerminkan wajah Islam yang rahmatan lil ‘alamiin. Dengan begitu, semua amalan Islam di Indonesia akan tercipta.
Selamat membaca!

Baca Juga :  Revitalisasi Kearifan Lokal sebagai Identitas Bangsa di Tengah Gempuran Ideologi Transnasional!

Rincian buku:

Penulis: Husnul Hakim

Penerbit: Laksana

Tahun Terbit: 2022

ISBN: 978-623-327-247-6

Halaman: 174

 

sumber: divapress-online.com

Berita Terkait

Mengutamakan Implementasi
Kebodohan dan Ingin Diakui Tanpa Mengetahui
Puisi-puisi Abd Gafur Sajjad Alfarisi
Tuhan, Manusia, dan Alam
Emosi dan Kehilangan: Interpretasi dalam Seribu Wajah Ayah
Damar Kambang: Sebuah Perspektif Semiotik dan Kultural
Bermekaran Bersama Bunga Tulip dengan Puisi Surajiya
Ikan Buntal, Mem-Bendung Racun

Berita Terkait

Minggu, 19 Mei 2024 - 12:00 WIB

Mengutamakan Implementasi

Minggu, 19 Mei 2024 - 09:00 WIB

Kebodohan dan Ingin Diakui Tanpa Mengetahui

Minggu, 19 Mei 2024 - 05:53 WIB

Tuhan, Manusia, dan Alam

Rabu, 15 Mei 2024 - 10:39 WIB

Emosi dan Kehilangan: Interpretasi dalam Seribu Wajah Ayah

Rabu, 15 Mei 2024 - 07:30 WIB

Damar Kambang: Sebuah Perspektif Semiotik dan Kultural

Senin, 13 Mei 2024 - 07:30 WIB

Bermekaran Bersama Bunga Tulip dengan Puisi Surajiya

Minggu, 12 Mei 2024 - 08:00 WIB

Ikan Buntal, Mem-Bendung Racun

Sabtu, 11 Mei 2024 - 11:00 WIB

Manusia Makhluk Egois dan Bengis

Berita Terbaru

Inspirasi

Sejarah Hari Kebangkitan Nasional dan Relevansinya di Masa Kini

Senin, 20 Mei 2024 - 06:00 WIB

Shinta Faradina Shelmi (Foto: dokumen pribadi)

Opini

Mengutamakan Implementasi

Minggu, 19 Mei 2024 - 12:00 WIB

Khoirus Safi' (Foto: dokumen pribadi)

Opini

Kebodohan dan Ingin Diakui Tanpa Mengetahui

Minggu, 19 Mei 2024 - 09:00 WIB