Sejarah Baru, Presiden Prabowo Membaur Bersama 200 Ribu Buruh

Redaksi Nolesa

Kamis, 1 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional di Monas, Jakarta, Kamis, 1/5/2025 (Foto: IP/nolesa.com)

Presiden Prabowo menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional di Monas, Jakarta, Kamis, 1/5/2025 (Foto: IP/nolesa.com)

Jakarta, NOLESA.com – Hari Buruh Internasional 2025 mencatatkan sebuah babak baru dalam sejarah pergerakan buruh di Indonesia. Untuk pertama kalinya dalam enam dekade terakhir, seorang presiden Republik Indonesia hadir secara langsung di tengah gelombang massa pekerja. Kamis pagi, 1 Mei 2025.

Presiden Prabowo Subianto melangkah ke kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, disambut lautan buruh yang telah membanjiri lapangan sejak fajar.

Lebih dari 200.000 buruh dari berbagai penjuru negeri—mewakili serikat pekerja besar hingga komunitas lokal—turun ke jalan, membawa spanduk penuh tuntutan dan semangat.

Teriakan “Hidup Buruh!” menggema di antara dentuman genderang perjuangan, membentuk atmosfer yang tak hanya meriah, tapi juga penuh harap.

Tepat pukul 10.00 WIB, suasana memuncak. Presiden Prabowo tiba dan langsung menyapa massa. Dengan senyum lebar, ia menjabat tangan para buruh, melambaikan tangan, menyatu dengan gelombang rakyat yang menyambutnya dengan semangat luar biasa. Slogan “Prabowo Presiden Rakyat!” bergema dari segala penjuru.

Baca Juga :  Kemenhaj Dorong Tata Kelola Berbasis Data dan Bukti untuk Perkuat Pelayanan Jemaah

Di atas panggung utama, Presiden Prabowo menyampaikan pidato yang tegas dan berapi-api. Ia menegaskan komitmennya terhadap keadilan bagi pekerja.

“Saya tidak akan biarkan kekayaan negara terus dirampas oleh segelintir orang. Hukum akan ditegakkan. Negara ini milik rakyat,” ucapnya lantang, disambut riuh tepuk tangan dan sorakan dukungan.

Presiden Prabowo juga menyoroti pentingnya distribusi kekayaan yang adil serta penguatan sistem perlindungan buruh—mulai dari upah layak, jaminan sosial, hingga pengawasan ketenagakerjaan yang ketat.

Baca Juga :  Masyarakat Berjubel Minta Foto ketika Presiden Jokowi Kunjungi Pasar Rakyat di Manado

Bagi banyak buruh yang hadir hari ini, pidato Presiden Prabowo bukan sekadar janji, tapi sebuah pengakuan atas perjuangan panjang mereka.

Kehadiran Presiden Prabowo di tengah lautan manusia yang berprofesi sebagai buruh itu bukan sekadar simbolis belaka. Melainkan sebagai bentuk dukungan pemerintah bagi kaum buruh agar lebih sejahtera.(*)

Penulis : Arif

Editor : Ahmad Farisi

Sumber Berita: IP

Berita Terkait

Novita Hardini Dorong Hilirisasi Komoditas Pertanian dan Penguatan UMKM di Tapanuli Utara
Presiden Prabowo Minta Anggaran Mitigasi Bencana Ditambah
SE Menkomdigi Untuk Lindungi Sisa Kuota Pelanggan Seluler
Suarakan Inklusivitas di Muktamar NU, PP IPNU Gelar Bedah Buku Fiqh Disabilitas
Legislator PKB Apresiasi Ojol Jadi Pelaku Usaha Mikro, Dorong Perlindungan dan Akses Pembiayaan
Kemenhaj Dorong Tata Kelola Berbasis Data dan Bukti untuk Perkuat Pelayanan Jemaah
Kado HUT ke-81 RI, Novita Hardini Hadiahkan Dua Ambulans Gratis untuk Warga Trenggalek
Ketua DPR RI Puan Mahan Soroti RAPBN 2027 yang Hampir Tembus Rp4.000 Triliun

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 00:22 WIB

Novita Hardini Dorong Hilirisasi Komoditas Pertanian dan Penguatan UMKM di Tapanuli Utara

Senin, 7 September 2026 - 23:08 WIB

Presiden Prabowo Minta Anggaran Mitigasi Bencana Ditambah

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:17 WIB

SE Menkomdigi Untuk Lindungi Sisa Kuota Pelanggan Seluler

Jumat, 28 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Suarakan Inklusivitas di Muktamar NU, PP IPNU Gelar Bedah Buku Fiqh Disabilitas

Jumat, 21 Agustus 2026 - 08:59 WIB

Legislator PKB Apresiasi Ojol Jadi Pelaku Usaha Mikro, Dorong Perlindungan dan Akses Pembiayaan

Berita Terbaru