Refleksi 756 Tahun Kabupaten Sumenep: Pemuda, Budaya, dan Arah Pembangunan

Redaksi Nolesa

Sabtu, 1 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(for NOLESA.COM)

(for NOLESA.COM)

Oleh Moh. Anis Anwari

OPINI, NOLESA.COM – Peringatan 756 tahun Kabupaten Sumenep bukan hanya momentum sejarah, tetapi ajakan untuk menengok ulang arah perjalanan daerah bertuah di ujung timur Pulau Madura, Sumenep tumbuh dari tradisi kerajaan, budaya maritim, dan spiritualitas pesantren yang membentuk karakter masyarakat yang religius, tangguh, dan terbuka, identitas ini adalah modal strategis, bukan sekadar romantisme sejarah.

Namun modal budaya membutuhkan akselerasi kebijakan, tantangan hari ini tidak lagi sekadar menjaga tradisi, tetapi memastikannya relevan dalam dinamika ekonomi modern, di tengah percepatan digitalisasi, pertarungan sumber daya global, dan kompetisi antarwilayah, Sumenep harus menempatkan warisan budaya sebagai basis inovasi bukan kemudian menjadi beban masa lalu.

Di titik inilah pemuda menjadi aset berharga, Generasi muda Sumenep harus hadir dengan energi kreatif, literasi digital, dan keberanian bermimpi, mereka bukan hanya pewaris sejarah, tetapi arsitek masa depan. Peran pemerintah dan institusi pendidikan termasuk pesantren adalah memastikan ruang tumbuh bagi pemuda agar bisa menuangkan ide dan gagasan untuk masa depan Sumenep, diyakini atau tidak pemuda memegang peran penting terhadap nasib Kabupaten Sumenep di masa depan.

Baca Juga :  Dicari: Calon Kepala Daerah Berintegritas!

Arah pembangunan Sumenep ke depan harus menegaskan tiga pilar : penguatan identitas budaya, pemberdayaan pemuda, dan pemerataan pembangunan terutama darat dan kepulauan, dari keraton hingga pulau-pulau, dari sentra perikanan hingga desa wisata, pembangunan harus berakar pada potensi lokal dan berpihak pada kesejahteraan rakyat.

Momentum 756 tahun harus dibaca sebagai panggilan koreksi, Sumenep tidak cukup hanya membanggakan sejarah ia harus berani menata masa depan dengan visi yang lebih tegas dengan pembangunan berbasis budaya, teknologi, dan kemandirian ekonomi rakyat. Pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton peradaban mereka harus ditempatkan sebagai subjek pembangunan didukung kebijakan yang berpihak pada kreativitas, keberanian, dan ilmu pengetahuan.

Baca Juga :  Mencermati Pembubaran Diri Jamaah Islamiyah

Sumenep telah dianugerahi sejarah yang panjang, tugas hari ini ialah memastikan perjalanan berikutnya tidak lagi ditopang nostalgia, tetapi oleh strategi, keberanian, dan kepemimpinan yang memihak rakyat dan generasi masa depan. (*)

*) Koordinator Rembuk Pemuda Madura kelahiran Sumenep

Berita Terkait

Penguatan Manajemen Logistik Kebencanaan dengan Ekosistem Digital: Transformasi Respons Kemanusiaan
Bohong Akut
Fenomena Air: Lebih Masalah, Kurang Juga Masalah
Eksaminasi Parate Eksekusi atas Penetapan Nilai Limit Lelang di Bawah Harga Pasar: Analisis Perlindungan Hukum terhadap Debitur
Tambang di Sumenep: Antara Urusan Perut dan Lingkungan yang Absurd
MBG dan Potensi Gesekan Ekonomi di Pondok Pesantren
Menyelamatkan Bahasa Madura dari Ejaan yang Kocar-kacir
Inkonsistensi dan Potensi Conflict of Interest dalam Pasal 100 UU No. 1/2023 Tentang KUHP

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 09:31 WIB

Penguatan Manajemen Logistik Kebencanaan dengan Ekosistem Digital: Transformasi Respons Kemanusiaan

Senin, 6 April 2026 - 15:50 WIB

Bohong Akut

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:15 WIB

Fenomena Air: Lebih Masalah, Kurang Juga Masalah

Jumat, 27 Februari 2026 - 14:28 WIB

Eksaminasi Parate Eksekusi atas Penetapan Nilai Limit Lelang di Bawah Harga Pasar: Analisis Perlindungan Hukum terhadap Debitur

Selasa, 17 Februari 2026 - 15:09 WIB

Tambang di Sumenep: Antara Urusan Perut dan Lingkungan yang Absurd

Berita Terbaru

Ketua Fraksi PDIP DPRD Sumenep, H. Hosnan Abrory naik sepeda ontel ke kantor DPRD Sumenep (Foto: Istimewa)

Daerah

Aksi Nyata Fraksi PDIP DPRD Sumenep Dorong Penghematan BBM

Jumat, 17 Apr 2026 - 16:25 WIB

Ketua DPD PDIP Jatim, Said Abdullah (Foto: Istimewa)

Politik

Said Abdullah Tegaskan Kedekatan PDIP Jatim dengan NU

Minggu, 12 Apr 2026 - 18:45 WIB