Presiden Prabowo Buka Pameran Pertahanan Internasional

Redaksi Nolesa

Rabu, 11 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Secara resmi Presiden Prabowo membuka pameran pertahanan internasional Indo Deference 2024 di Jiexpo Kemayoran, Jakarta, Rabu 11/6/2025 (foto: ist)

Secara resmi Presiden Prabowo membuka pameran pertahanan internasional Indo Deference 2024 di Jiexpo Kemayoran, Jakarta, Rabu 11/6/2025 (foto: ist)

JAKARTA, NOLESA.COM – Kementerian Pertahanan Republik Indonesia menggelar pameran pertahanan internasional Indo Deference 2024. Pamaran ini dipusatkan di Jiexpo Kemayoran, Jakarta.

Pameran pertahanan internasional Indo Deference 2024 ini diikuti oleh 1180 peserta dari 42 negara sahabat, dengan 659 perusahaan asing dan 521 produsen dalam negeri.

Indo Defense 2025 yang mengusung tema “Defence Partnership for Global Peace and Stability”.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Secara resmi, pameran pertahanan internasional ini dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto pada Rabu, 11 Juni 2025.

Pada kesempatan ini, Presiden Prabowo menegaskan pentingnya pertahanan nasional sebagai penjamin kedaulatan dan kesejahteraan bangsa Indonesia.

Karenanya, Presiden Prabowo mengingatkan seluruh lapisan masyarakat bahwa investasi pada pertahanan adalah investasi pada kemerdekaan dan masa depan negara.

Baca Juga :  Berhentikan Aswanto dan Angkat Guntur Hamzah sebagai Hakim Konstitusi, Jimly Assidiqie: DPR Melanggar Hukum!

Tak lupa, Presiden Prabowo juga menekankan bahwa Indonesia adalah bangsa yang cinta damai, namun lebih mencintai kemerdekaan dan siap mempertahankannya.

“Perang adalah pilihan terakhir, namun jika terpaksa kita akan berjuang sampai titik darah penghabisan, sebagaimana ajaran nenek moyang kita,” kata Presiden Prabowo seperti dikutip infopublik, Rabu 11 Juni 2025.

Sebagai renungan, dalam pembukaan itu, Presiden Prabowo mengingatkan akan sejarah pahit penjajahan yang menyebabkan Indonesia kehilangan kekayaan hingga setara USD31 triliun selama masa kolonial Belanda.

Pameran pertahanan internasional ini menjadi ajang penting bagi industri pertahanan dalam negeri dan dunia untuk memperkenalkan teknologi terkini serta membangun kerja sama global.

Salah satu momen penting dalam pembukaan adalah peluncuran kendaraan taktis listrik MV3 Tactical EV “Pandu” karya PT Pindad, yang menandai komitmen Indonesia untuk inovasi berbasis teknologi hijau dan kemandirian industri pertahanan nasional. Kendaraan ini dikembangkan dari platform MV3 yang telah sukses digunakan dalam berbagai varian, termasuk kendaraan resmi kepresidenan.

Baca Juga :  Hari ini Presiden Jokowi dengan Menlu Arab Saudi Bahas Soal Haji

Presiden Prabowo juga menyampaikan sikap Indonesia yang netral dan independen dalam geopolitik, menolak keterlibatan dalam blok militer mana pun, sambil tetap menjalin hubungan baik dengan semua negara.

“Kita hormati kedaulatan semua negara, dan kita minta kedaulatan kita juga dihormati,” ucapnya.

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin melaporkan kesiapan pameran yang akan berlangsung hingga 14 Juni 2025. Ia menegaskan bahwa pameran ini bukan hanya soal teknologi dan jumlah alutsista, tetapi juga tentang membangun kepercayaan diri bangsa dalam menjaga wilayah darat, laut, dan udara. Peserta dari berbagai negara seperti Brunei, Korea, Bosnia, dan lain-lain turut memeriahkan pameran dengan menampilkan produk unggulan mereka, termasuk pesawat tempur Rafale dari Prancis dan Sukhoi dari Rusia.

Baca Juga :  Menyongsong Abad ke-2 NU, Begini Komitmen ISNU

Indo Defence 2024 juga menampilkan karya inovatif mahasiswa Universitas Pertahanan RI yang berhasil meraih medali di ajang internasional, menandai era kebangkitan generasi teknokrat nasional yang siap mengawal kedaulatan bangsa.

Presiden Prabowo mengakhiri sambutannya dengan pesan kuat: “Jika kita kaya, kita harus kuat. Jika kaya tapi lemah, maka kekayaan itu akan hilang.” Pesan tersebut menegaskan bahwa pertahanan yang kuat adalah syarat mutlak bagi kemerdekaan dan kemakmuran Indonesia.(*)

Penulis : Arif

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Jangan Terkecoh Konten Viral! Pakar Siber Beberkan Alasan Konten Bisa Dihapus
HUT Ke-81 RI Diawali Doa dan Zikir Kebangsaan
Sidang Kabinet Paripurna, Prabowo Tekankan Ketahanan Pangan hingga Jaminan Sosial Sesuai UUD 1945
Buntut Tambang Ilegal, GMPP Madura Desak Kapolres Bangkalan Dicopot
PKB Minta Pemerintah Ubah Paradigma Pembangunan Wilayah Kepulauan
Presiden Prabowo Targetkan Indonesia Swasembada Gula dalam Dua Tahun
Legislator PKB Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi El Nino, Jangan Sampai Target Produksi Pangan Terganggu
Novita Hardini Soroti Tata Kelola KEK Pariwisata, Nilai Perlindungan Hak Masyarakat Belum Optimal

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:30 WIB

Jangan Terkecoh Konten Viral! Pakar Siber Beberkan Alasan Konten Bisa Dihapus

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:25 WIB

HUT Ke-81 RI Diawali Doa dan Zikir Kebangsaan

Selasa, 21 Juli 2026 - 02:07 WIB

Sidang Kabinet Paripurna, Prabowo Tekankan Ketahanan Pangan hingga Jaminan Sosial Sesuai UUD 1945

Senin, 20 Juli 2026 - 20:35 WIB

Buntut Tambang Ilegal, GMPP Madura Desak Kapolres Bangkalan Dicopot

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:33 WIB

PKB Minta Pemerintah Ubah Paradigma Pembangunan Wilayah Kepulauan

Berita Terbaru