Poin Penting Pesan Kiai Asep Tentang Pondok Pesantren Saat Peluncuran Buku Membangun Manusia Indonesia

Redaksi Nolesa

Kamis, 21 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fathorrahman berfoto di dekat Kiai Asep sebelum acara peluncuran buku dimulai (fotofathorrahman)

Fathorrahman berfoto di dekat Kiai Asep sebelum acara peluncuran buku dimulai (fotofathorrahman)

Jakarta, nolesa.com – Pendiri Pondok Pesantren Amanatul Ummah Pacet Mojokerto, Jawa Timur itu bernama KH Asep Saefuddin Chalim.

Tidak hanya di Mojokerto, Kiai Asep-sapaan akrab Ketua Umum Pimpinan Pusat Persatuan Guru Nahdlatul Ulama itu sebelumnya telah merintis Pondok Pesantren Amanatul Ummah yang berlokasi di Kota Surabaya.

Di acara peluncuran buku ‘Inspirasi dan Perjuangan Kiai Asep Saefuddin Chalim Membangun Manusia Indonesia’ di Hotel Sari Pasific, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (20/08/2021), kemarin, Kiai Asep menyampaikan kunci utama dalam merintis sebuah lembaga pendidikan termasuk pesantren.

Menurut Kiai Asep, dasar utama yang harus dijadikan pegangan dalam merintis pondok pesantren yakni Visi. Visi yang dimaksud Kiai Asep ini agar pendidikan yang dikelola terarah, bisa menjadikan anak didik ataupun santri berbudi luhur, dan bisa inspirasi kesejahteraan umat.

Baca Juga :  PB PMII Gelar Haul Akbar dan Testimoni para Tokoh

“Kemuliaan dan kejaayaan seluruh bangsa Indonesia dan keberhasilan cita-cita luhur kemerdekaan yaitu terwujudnya kesejahteraan dan tegaknya keadilan,” dawuh Kiai Asep kala itu.

Abah dari Wabup Mojokerto Gus Barra itu juga menegaskan bahwasanya pimpinan lembaga pendidikan termasuk pesantren tidak hanya bertanggungjawab atas penyelenggaraan pendidikan.

Baca Juga :  Sosok Polisi ini Kumpulkan Dana untuk Bangun Masjid dari Hasil Wayang Kulit

Lebih dari itu, pimpinan pondok pesantren juga memiliki tanggungjawab atas keberhasilan alumni.

“Misinya melaksanakan sistem pendidikan yang berlaku di Pondok Pesantren Amanatul Ummah secara bertanggung jawab atas pelaksanaan dan bertanggung jawab atas keberhasilan,” tutur Kiai Asep didengarkan seluruh undangan peluncuran buku.

Penulis: Paong

Berita Terkait

Sampang Berduka, Hj Mimin Tutup Usia
Mobil Dinas Sumenep Gunakan Penutup Nopol Warna Gelap Disorot Netizen, Begini Tanggapan Kasat Lantas Setempat
Puskesmas Batang-Batang Diluruk Warga
Malang Nian Nasib Bayi di Batang-Batang ini, Diduga Meninggal Karena Jadi Korban Malpraktik Puskesmas Setempat
Celana Dalam Laki-laki di Ruang Paripurna DPRD Sumenep
Jalan Penghubung Gapura Tengah-Tamidung Sering Makan Korban, GPS Ambil Langkah Tegas
Begini Cerita Dugaan Pemotongan Honor Pantarlih di Desa Sukajeruk Masalembu
Gus Islah Bahrawi Ajak Warga Pasongsongan Rawat Keberagaman

Berita Terkait

Selasa, 28 Mei 2024 - 18:00 WIB

Sampang Berduka, Hj Mimin Tutup Usia

Senin, 22 Januari 2024 - 15:30 WIB

Mobil Dinas Sumenep Gunakan Penutup Nopol Warna Gelap Disorot Netizen, Begini Tanggapan Kasat Lantas Setempat

Selasa, 28 November 2023 - 11:40 WIB

Puskesmas Batang-Batang Diluruk Warga

Selasa, 21 November 2023 - 16:30 WIB

Malang Nian Nasib Bayi di Batang-Batang ini, Diduga Meninggal Karena Jadi Korban Malpraktik Puskesmas Setempat

Rabu, 28 Juni 2023 - 02:27 WIB

Celana Dalam Laki-laki di Ruang Paripurna DPRD Sumenep

Minggu, 28 Mei 2023 - 23:34 WIB

Jalan Penghubung Gapura Tengah-Tamidung Sering Makan Korban, GPS Ambil Langkah Tegas

Minggu, 14 Mei 2023 - 15:30 WIB

Begini Cerita Dugaan Pemotongan Honor Pantarlih di Desa Sukajeruk Masalembu

Jumat, 3 Maret 2023 - 20:09 WIB

Gus Islah Bahrawi Ajak Warga Pasongsongan Rawat Keberagaman

Berita Terbaru

Anggun Cahyaningrum (Foto: dokumen pribadi)

Budaya

Rokat Pandhaba: Identitas Budaya yang Masih Terjaga

Jumat, 14 Jun 2024 - 13:11 WIB